
"Guguguuu...,Kau akan membayar ini manusia sialan!" Ucap Sang Gorila Pembalik sembari melesat serta melepaskan sebuah pukulan yang telah dialiri energi berwarna merah gelap.
"Ohoho.. Baiklah mari kita lihat!" Ucap Brock sembari mempersiapkan teknik berpedangnya.
Pertukaran itu kembali terjadi namun hanya terlihat dua kilatan cahaya yang mana saling berbenturan satu sama lain.
Swush...
Boom!Boom...!!!
Baik itu sang Gorila Pembalik maupun Brock menghentikan pertarungan mereka sejenak guna mempersiapkan teknik tarung yang akan dilancarkan.
"Pukulan Pembalik Surga!" Sang gorila pembalik pun tak mau kalh, ia kembali mempersiapkan kepalan tangannya yang diliri energi.
Dilain sisi Zhang jingmi dan lang jun juga ikut membantu dengan mengeksekusi teknik yang telah mereka pelajari. Mereka saling mengangguk satu sama lain dan mulai mengalirkan energi spiritual, sehingga tak lama mereka mengumankan teknik masing-masing.
"Tebasan Pedang Yin!" Pedang yang telah dilapisi oleh energi dingin yng keluar dari tubuh Zhang jigmi melesat kearah lawan yang dituju sesaat setelah mengungkapkan tekniknya itu.
"7 langkah nengarungi semesta Tahap 4 : Serangan Beruntun!" Energi spiritual perlahan tercipta disekitar Lang jun sesaat ia mwnggunakan tekniknya.
Swosh..., Swushh..., Swusshh!!
Boom!Boom!!
Duarrr..!!!
Benturan serta ledakan yang cukup dahsyat terjadi saat teknik yang mereka lepaskan membentur teknik serangan yang dilancarkan oleh Brock.
__ADS_1
Meski sedikit mendengar gumaman dari nama teknik yang digunakan oleh lawannya itu. Baik itu Zhang Jingmi, Lang jun atau pun Sang gorila pembalik dapat mengetahui nama dari teknik yang digunakan Brock yang tak lain adalah Teknik Iblis : Dominasi pedang Iblis.
Dapat terlihat sesaat sebelum teknik yang dilancarkan brock berbenturan, terdapat aura merah gelap yang begitu pekat yang membawa kesan kekejaman serta penuh penekanan pada jiwa.
Beruntung saat itu ketiga orang yang menjadi lawan dari brock melapisi tubuh juga jiwa mereka dengan energi spiritual yang berlapis, jika tidak mungkin jiwa mereka dapat terluka.
"Ohoho..., tidak buruk juga. Aku sebagai orang yang memiliki julukan pedang Iblis mengakui kalian..." Ujar Brock menatap tajam serta sedikit menyeka darah yang keluar dari mulutnya. Tentu hal itu terjadi karena efek dari teknik yang ia gunakan belum mencapai tingkat sempurna.
"Cih orang ini kuat sekali!" Ungkap Lang Jun waspada
"Tapi kita harus tetap melawannya, sekalipun nyawa kita taruhannya." Ucap Zhang Jingmi.
Lalu disusul oleh perilaku sang gorila pembalik yang memberikan tanda tak akan menyerah, hal itu terlihat dari cara ia lakukan dengan memberikan tatapan tajam serta memukul-mukul dadanya menggunakan kedua tangannya.
Satu hari, dua hari, tiga hari bahkan 7 hari terlewati dengan cepat sementara pertarungan masih terus berlangsung dengan sengit.
Jika tidak cepat diungsikan mungkin mereka(orang-orang asli benua hijau yang tersisa itu) telah lenyap menyatu dengan kerusakan yang ditimbulkan.
Tepat pada hari ke delapan mereka sedikit menghetikan pertarungan sengit itu sejenak. Terlihat kedua belah pihak mengalami banyak luka serta kehilangan cukup banyak energi spiritual. Zoan pun tanpa terkecuali satu tangan telah hilang akibat pertarungannya melawan Bram.
Hun jie sendiri kehilangan mata kiriinya sesaat setelah menerima pukulan telak dari Aoi yang mana pukulan itu telah dialiri energi spiritual yang merusak bola mata hun jie, tak berbeda jauh dengan semua rekan zoan yang ikut bertempur itu, sebab seuanya mengalami cidera cukup fatal.
Yang paling parah adalah dialami oleh ke tiga beast yang mengalami kehilangan kedua kakinya.
Zoan yang melihat itu semua dengan cepat memutuskan untuk mengirim mereka semua kedalam artefak ruang dimensinya, dengan hanya lambaian tangan serta pemahaman yang ia miliki tentang hukum ruang dan waktu, semua rekannya itu menghilang.
Tak lupa juga ia mengirimi pesan suara untuk mengonsumsi pil yang yang ada didalam cincin ruang yang telah ia lemparkan bersamaan menghilangnya mereka.
__ADS_1
Zoan tau mereka masih ingin tetap bertarung bersamanya, hal itu terlihat dari ekpresi sebelum mereka menghilang.
Sambil menghela nafas ia pun mengonsumsi pil menggunakan tangan kanannya. Pil yang ia konsumsi adalah pil Regenerasi Super. Selain berfungsi sebagai peregenerasi bagian tubuh yang hilang, pil itu juga memberikan tambahan energi pemulihan yang cukup memukau.
Hanya membutuhkan 5 tarikan nafas zoan sudah dapat kembali ke kondisi prima bahkan luka-luka yang dideritanya sudah sembuh total.
Dibawah tatapan terkejut yang ditampilkan oleh ketiga orang lawannya, ia menyunggingkan senyum dingin serta tatapan yang ganas.
Di lain sisi ketiga orang dari asosiasi pembunuh semakin tertarik kepada zoan, setelah apa yang sudah diperlihatkan sampai saat ini. Mereka semakin bertekad untuk membunuh zoan, yah meski dalam hati mereka ada sedikit berharap zoan mau menjadi rekan mereka.
Namun nampaknya semua itu mustahil, sebab berapa kali pun mereka membujuk pemuda itu tetap bersih kukuh pada pendirinya.
Ketiga orang itu memang mengalami luka-luka hanya saja luka yang mereka derita tidak separah zoan dan para rekannya.
...****************...
Pertarungan kembali berlanjut lebih sengit dan intens dari pada sebelumnya, hal itu terjadi karena kini zoan menggunakan teknik klon nya yang berjumlah 99 klon.
Ke sembilan puluh sembilan klon itu zoan tugaskan untuk melawan para pasukan/anggota asosiasi pembunuh faksi 3(faksi darah) yang telah baru saja dikeluarkan oleh Bram melalui robekan ruang yang ia telah ciptakan menggunakan lambaian tangan saja.
Awalnya zoan cukup terkejut akan jumlah serta kekuatan dari semua hal didepannya, akan tetapi ia kembali berekspresi seperti biasa. Serta dengan cepat mengeksekusi teknik klon nya.
"Ohoho... Ternyata kau masih memliki teknik serta kemampuan yang lebih menarik lagi dari pada sebelumnya." Ucap Brock sambil menaikan sebelah alisnya menatap kearah zoan.
Dua rekannya yang berada disisinya itu pun menganggukan kepala menyetujui apa yang dikatakan oleh Brock terhadap zoan.
Jangan lupa like,komentar nya !
__ADS_1