Legenda Pendekar Peniru {The Impersonator}

Legenda Pendekar Peniru {The Impersonator}
Episode 27 : Sebuah obrolan& rencana


__ADS_3

" Tuan muda, apa kita akan bergerak cepat atau santai ?" tanya Leo sesaat setelah mendarat.


" Kita jalan santai saja, lagi pula hal tersebut cukup baik untuk teman temanku " ucap Zoan.


" Baiklah " jawab leo.


" Leo sepertinya kita harus mengumpulkan beberapa beast serta monster tuk menjadi pelengkap diruang dimensi " ucap Zoan.


" Ya baiklah tuan muda, lagi pula saya ingin melakukan pertarungan tangan saya sudah agak gatal hehehe...." ucap leo. Cengengesan, mereka pun berjalan dengan santai sambil mencoba tuk mencari beberapa beast atau monster.


" Tuan muda, lihat beast itu sepertinya menarik " ucap leo. saat tanpa sengaja melihat seekor rusa api, rusa tersebut berjeni betina yang kebetulan terlihat sedang mengandung .



contoh ilustrasi beast rusa api yang dilihat leo.


" Mari kita tangkap " ucap Zoan sambil melesat tuk menangkap rusa tersebut.


wushh.....


" Sial...! dia gesit sekali, tuan muda" ucap leo.


" Gunakan energi spirit tuk mempercepat langkah " ujar Zoan.


" Baik tuan muda " ucap leo sambil mencoba tuk mengalirkan energi spirit ke kedua kakinya.


Wush....


Wush...


" Kena kau " ucap Zoan sambil menangkap rusa tersebut dengan tangan kosong.


" Heaaa...Heeeaaaa..... " suara rusa yang terlihat memberontak saat tertangkap zoan.


" Tenang lah saya tak akan menyakitimu " ucap Zoan sambil mengeluarkan tangan kirinya kearah kepala rusa tersebut.


" Heeaaa...." suara rusa tersebut terdengar tenang.


" Tuan muda cepat masukan rusa tersebut kedalam ruang dimensi sebelum ada orang melihat nya, dan juga rusa tersebut tergolong dalam tipe beast langit" ucap Leo. membuyarkan senyuman Zoan yang sedang menikmati bulu halus milik rusa api.


" Iya kau benar " ucap Zoan lalu ia melambaikan tangan lalu memasukan rusa api tersebut kedalam nya.

__ADS_1


" Mari kita lanjutkan " ucap Zoan.


Mereka pun mulai melanjutkan perjalanan,. Satu hari berlalu Zoan dan Leo terlihat terduduk disebuah batang pohon ditemani cahaya rembulan, "Leo tolong telusuri sekitaran Area ini bila menemukan beast atau monster bawalah hidup hidup, saya akan mencoba tuk berlatih elemen ruang dan waktu " ujar Zoan.


" Baik, saya akan berusaha" ucap Leo lalu ia pun pergi.


" Elemen ruang dan waktu " ucap Zoan lalu melambaikan tangan kanannya yang dilapisi elemen ruang serta disusul lambaian tangan kiri yang dilapisi elemen waktu dan menyatukan kedua unsur elemen tersebut.


Steak....


Kretak....


Wush.....


Suara celah ruang yang berukuran kecil terlihat.


" Ahaha....., akhirnya berhasil juga dengan ini saya dapat mencoba tuk membuka sebuah ruang dimensi kedunia atau dimensi lain" ucap Zoan senang.


"Selamat tuan muda" ucap leo.


" Ya sama sama " ucap zoan.


...****************...


" Ah, akhirnya keluar juga hehe..." ucap Zuab.


" Ya kau benar walau di sana terdapat energi yang berlimpah beserta nyaman namun sampai sekarang kita lebih suka di dunia luar " Ucap Cause.


" Sudah lah, lebih baik kita bersyukur dari pada berbicara seperti itu lagi pula dengan diam nya kita di dalam artefak ruang dimensi milik tuan Zoan, kita semua dapat meningkat kan kekuatan kita dengan tenang tanpa memikirkan hal lain." ucap intan.


" Apa yang diucapkan intan benar " ucap Jean.


" Tua muda, apa kita akan langsung menuju kerajaan Alvous tuk menanyakan detail misi nya?" Tanya Jai


" Tidak kita lebih baik mencari penginapan serta mencari beberapa informasi terlebih dahulu." Ucap Zoan


" Baik lah, namun apa akan baik baik saja serta tak apa apa karena kita telat mengambil misi tersebut? Tanya Jai


" Gak apa apa, lagi pula didalam kertas misi tersebut dijelaskan bahwa misi tersebut akan terlaksana sekitar 8 hari lagi sementara kita sudah menghabiskan waktu selama 5 hari kurang lebih " Ucap Zoan


" Eh, seperti itu ya?" tanya intan

__ADS_1


" Ya Memang seperti itu, ini coba kamu baca " Ucap Zoan lalu menyerahkan selembaran kertas misi yang telah mereka ambil sebelumnya,.


" Em, ternyata ini alasan kamu terlihat santai serta menyuruh kita tuk berlatih tenang " ucap intan


" Ya..!" Ucap Zoan


saat ini teman teman Zoan sudah berada di ranah serta ditingkat yang sama yaitu ranah Supreme platinum God tingkat ahli, hal itu sesuai dengan apa yang Zoan inginkan, meski kultivasi mereka sama dengan Zoan, Jai serta leo baik dalam segi ranah atau tingkatan, namun terdapat sebuah perbedaan yang besar yaitu energi yang terkandung serta pondasi yang mereka semua miliki,.


Zoan, Jai serta Leo memiliki pondasi kultivasi yang 5× lipat dari mereka semua yang ada diBenua hijau ini, khususnya teman teman Zoan saat ini.


" Baik lah mari kita gunakan 2 hari hari ini tuk mencari informasi serta kita menyewa penginapan agar tidak dicurigai penyusup oleh orang orang yang disekitar kita" Ucap Zoan


mereka semua pun keluar dari gang tersebut lalu mereka mulai mencari penginapan serta menanyakan beberapa hal umum kepada beberapa pedagang yang mereka lewati.


" Sepertinya itu nama penginapan yang sebutkan pedagang loak tadi " ucap Cause.


" Mari..! " ucap Zoan


mereka pun berjalan menuju penginapan yang bernama "Druxie Sleep And Eatdrink ."


" Maaf apa masih ada kamar yang kosong?" tanya sebuah suara seorang pemuda yang tak lain suara tersebut adalah Zoan.


" Ada , sekitar 7 kamar lagi yang kosong, khususnya kamar vip" ucap pelayan penginapan.


" Baiklah saya pesan ke tujuh kamar tersebut, selama satu malam " ucap Zoan, awalnya ia hanya ingin memesan kamar sederhana biasa namun dari pada tidak sama sekali gak masalah kamar vip juga, sekali kali walau menghabiskan banyak uang koin nya pikir Zoan lagi.


" Baiklah satu kamarnya adalah 100 koin emas sudah disertai makan dan minum malam serta pagi perhari "ucap sang pelayan agak khawatir.


" Ini, gak masalah tenang saja" ucap Zoan santai lalu memberikan 700 uang koin nya,.


" Baik lah terimakasih mari saya antar sampai lantai atas" ucap sang pelayan sambil memberikan ketujuh kunci kamarnya ke Zoan,.


" Ini ambilah satu kunci untuk masing masing kalian ucap Zoan setelah diberikan kunci kamar oleh sang pelayan penginapan.


" Baik saudaraku maaf merepotkan" ucap Jean mengambil empat kunci dan membagikannya.


" terimakasih tuan muda " ucap Jai serta leo mengambil kunci tersebut.


Alasan Zoan tidak menyuruh mereka berdua tuk kembali ke tubuhnya serta tak menyuruh mereka tuk dimensi menjaga Jenita, Syi nie serta Zuan lu adalah sebab kata mereka saat ini ranah kultivasi Jenita berada di Diamond God tingkat ahli dan untuk Zuan lu ia berada diranah emas tingkat ahli cukup mengesankan bagi anak yang saat ini berusia 10 tahun yang berasal dari sebuah desa terpencil, pengecualian untuk Zoan. Mengetahui hal itu Zoan sangat senang walau ada kecewa sedikit saat mengetahui bahwa Syi mie menolak tuk berkultivasi dan memilih menjadi manusia biasa Zoan tak mempermasalah kanya, ia tak mau memaksa seseorang yang tidak mau karena akan berdampak buruk kedepannya baik itu terhadap perkembangan kultivasi dirinya sendiri atau pun Zoan yang merasa tak enak.


Jangan lupa like, komen and votenya

__ADS_1


see you next chapter....


__ADS_2