Legenda Pendekar Peniru {The Impersonator}

Legenda Pendekar Peniru {The Impersonator}
Episode 82 : Benarkah? Ah, Baiklah Tak Masalah !


__ADS_3

Zoan dan kedua orang prajurit melesat, meski dikatakan hanya prajurit namun mereka memiliki basis kultivasi yaitu diranah emas, cukup standar bagi sebuah kerjaan utama memiliki anggota prajurit berada diranah tersebut.


Zoan pun mengikuti kecepatan kedua orang prajurit itu, Walau menurut Zoan yang memiliki kultivasi ranah Petapa Supreme hal itu cukup lambat namun ia tak mempermasalahkannya.


Beberapa waktu terlewati kini Zoan terlihat berjalan memasuki gerbang kerajaan, tentu ia sembari ditemani oleh kedua prajurit yang menemuinya saat di desa Loubet.


Terdengar suara bisik-bisik penasaran ketika Zoan melewati banyak orang didalam kerajaan itu.


" Siapa orang itu? bahkan kedua prajurit dalam, menemaninya...


"Apakah mungkin ia adalah tamu penting yang mulia raja..?


"Yah, itu mungkin saja....


Berbagai ucapan dapat Zoan dengar meski mereka melakukannya hanya dengan saling berbisik. ia terus berjalan tanpa menghiraukan hal itu, hingga suatu ketika ia akhirnya sampai didepan pintu utama kerajaan.


"Mari masuk tuan muda ! ungkap Guan lalu diangguki oleh Sarui.


Zoan bersama Guan pun memasuki pintu utama kerajaan Black Hole, sementara Sarui berkata bahwa ia hanya dapat mengantarnya sampai disini.


flash back on :


Dikediaman kerajaan Black Hole sesaat Zoan sebelum di undang oleh sang raja kerajaan Black Hole.


"Apakah benar apa yang kamu katakan itu?" tanya seseorang yang mana menatap orang yang berlutut dihadapannya.


" Benar komandan elit 17, " ungkap sang pelapor yang tak lain dan tak bukan adalah salah satu dari lima komandan pasukan Cabang assosiasi pembunuh. Orang yang melaporkan itu memakai pakaian berwarna merah.


Untuk orang yang dipanggil komandan elit 17 ia sedang duduk di kursi kerajaan Black Hole, ia memiliki postur dan rupa wajah mirip dengan raja kerajaan Black Hole yaitu Zhang Rei.


"Baik lah suruh pemuda itu untuk menemui ku! katakan bahwa raja kerajaan Black Hole yang mengundangnya" ungkap komandan elit no 17 sambil meminum anggur yang tersedia disamping atas mejanya.


"Baik komandan elit 17, hamba laksanakan!" ungkap komandan pasukan yang berpakaian merah sebelum menghilang bak ditelan bumi.


Sang Komandan elit juga tak lupa untuk menghubungi 4 komandan pasukan agar berkumpul menemuinya, menyambut seseorang. Sang komandan elit no 17 menggunakan batu giok komunikasi untuk menghubungi nya.


"Heh,... aku akan lihat secara langsung orang yang yang telah membunuh komandan elit no 20 dan ada kemungkinan orang itu juga membunuh Komandan yang lain." ungkap komandan elit no 17 menyeringai.


Ia juga memerintahkan para komandan pasukan agar membuat sebuah formasi untuk penyambutannya, tentu segel itu akan aktifkan ketika kelima orang komandan pasukan berkumpul sambil mengalirkan energi spiritual nya.


flash back off :


Kembali ke Zoan

__ADS_1


Zoan dan Guan menghampiri sang raja kerajaan Black Hole, ia mengikuti Guan yang berlutut memberi hormat.


"Hormat yang mulia raja Zhang Rei, hamba sudah membawa pemuda yang telah membantu kerajaan ini!," ungkap Guan disertai sedikit senyuman kejam di sudut bibirnya.


"Menghadap yang mulia raja, saya Prozz. !" ungkap Zoan.


"Baik lah, berdiri lah! dan terimakasih... " ungkap Zhang Rei yang sebenarnya adalah komandan elit no 17 yang menyamar.


" Ya sama-sa...-" ungkap Zoan namun dengan cepat ucapannya terpotong oleh sang Raja yang menyamar.


"Maksudnya Terimakasih karena sudah mengantarkan nyawa mu !" ungkap sang raja membuat Zoan diam beberapa detik setelah mendengar hal itu.


wushh....wush...wush....


Sebuah formasi segel muncul tepat dibawah kaki Zoan yang sedang berdiri sementara itu Guan sudah melompat keluar formasi entah kapan.


Zoan melihat sekeliling, ia melihat ada 4 orang yang sedang tersenyum kejam menatapnya. terlihat dari orang-orang di ruangan itu keluar aura membunuh yang kina lama membesar.


" Fokuskan energi spiritual kalian pada formasi itu." ungkap sang raja yang menyamar.


Kini dengan sangat jelas Zoan dapat melihat bahwa ada lima tune formasi dari kelima orang, Guan yang menjemputnya termasuk. kelima orang itu nampak terfokus akan aliran energi spiritual dengan memusatkan kearah Zoan.


Formasi segel itu berbentuk segi lima layaknya kekkai (penghalang) dengan warna 5 elemen yaitu Coklat(bumi), Biru gelap(air), merah(Api), Hitam(kegelapan), hijau(angin) dan biru muda(petir).


"Haha... rasakan itu. Kau tidak akan bisa berbuat apa-apa dalam formasi segel kultivasi!" ungkap seseorang berpakaian hijau senang sesaat melihat Zoan terkejut.


Zoan memang terkejut namun didalam hati dan pikirannya ia masih dalam keadaan tenang santai mengamati dan menganalisis semua kejadian saat ini.


2 menit terlewati selama itu Zoan tidak melakukan gerakan ia melakukan hal seolah-olah ia sudah mengaku kalah dan putus asa. Hingga saat sesuatu melesat masuk kedalam kekkai yang mengekangnya.


wush....


duarr... suara ledakan serangan berhasil Zoan hindari dengan melompat kesamping, sehingga hanya menabrak lantai kosong.


Lesatan itu tak lain dan tak bukan adalah serangan yang dilancarkan oleh sang raja yang menyamar atau biasa dipanggil komandan elit 17.


"Boleh juga kau nak!" ungkap komandan elit no 17 sesaat melihat Zoan berhasil menghindarinya.


wushh...


"Tapi bagaimana kalau begini, ckckck.... aku kesihan padamu yang mana kau bertarung tanpa kultivasi " ungkap komandan elit no 17 memasuki kekkai yang mengekang kultivasi Zoan kini terlihat baik Zoan ataupun sang komandan elit no 17 saling berhadapan.


"Benarkah? ah, baiklah tak masalah !" ungkap Zoan acuh.

__ADS_1


"Nampaknya kau tak terkena oleh efek formasi segel ini " ungkap Zoan kembali sambil menaikkan sebelah alis kanannya.


"Yah kau benar, formasi segel ini dapat membuat orang yang tidak ditargetkan tidak terpengaruh,Hebat bukan?!" ungkap sang komandan elit no 17 bangga dan percaya bahwa ia dapat mengalahkan pemuda dihadapannya ini dengan mudah.


Ranah kultivasi komandan elit no 17 berada diranah Petapa Diamond tingkat ahli level tiga menuju ranah Supreme.


wushh...


Angin berhembus sesaat tiba-tiba Zoan melesat menggunakan teknik tangan kosongnya. Tentunya ia mengaktifkan skill copy-nya, skill itu memang tidak terpengaruh oleh formasi segel kultivasi atau apapun. Hal itu memberikan Zoan sedikit peluang,meski harus melakukan sedikit pengorbanan.


Buakk...buukkk....


Zoan melesat sesaat terkena tendangan dari kaki kanan sang komandan elit no 17. Komandan itu kini kembali melesat kearah nya disertai pedang yang ada ditangan kiri dan kanannya, ia terlihat akan menebaskan nya kearah kepala Zoan yang terlihat meringis kesakitan pada bagian perut dan bokongnya.


"Cih, memang merepotkan ya. apalagi kultivasi ku disegel oleh formasi ini hingga kini aku layaknya manusia biasa." ungkap Zoan berusaha berdiri lalu berguling kearah kanan sesaat melihat serangan pedang dari lawannya.


Memang mustahil bagi orang lain ketika sudah masuk dalam formasi ini, namu tidak dengan Zoan ia dapat menggunakan skill copy-nya untuk melakukan teknik Cause yaitu Tubuh Dewa angin: Penyatuan angin,.


Zoan bahkan baru menyadari bahwa teknik itu selain dapat menghilang penyatu dengan hembusan angin serta dapat melakukan serangan diam-diam, teknik Cause itu jua dapat membatunya menyerah energi spiritual secara langsung dari alam.


Dan satu lagi keuntungan Zoan yang memiliki skill copy yaitu setiap teknik yang telah berhasil ia copy dan kuasai tidak akan terpengaruh oleh formasi segel bahkan oleh apapun yang mengekangnya. Maka dari itu Zoan cukup tenang,ia hanya akan kelelahan karena saat ini tubuhnya layaknya manusia fana tanpa kultivasi.


"Ka_kau...! bagaimana bisa "ungkap sang komandan elit no 17 sesaat melihat Zoan menggunakan teknik apalagi teknik tersebut dapat menghilang menyatu dengan hembusan angin, dengan wajah yang terkejut ia mulai menebaskan kedua pedangnya ke segala arah agar dapat menemukan keberadaan Zoan.


slash...slash....


" Keluar kau pengecut, jangan terus bersembunyi...!" ucap komandan elit no 17 sambil terus melesatkan tebasan pedangnya ke segala arah.


Dengan santai dan tenang Zoan menghindari semua Tebasan itu dalam wujud penyatuan anginnya. Skill copy Zoan memang sangat unik, menguntungkan dan masih banyak misteri yang mana Zoan sendiri cukup penasaran akan kemampuan skillnya ini yang sebenarnya.


Bush...


buakkk...buakk...


Zoan muncul dibelakang sang Komandan elit no 17 lalu menendang bokongnya keatas setelah itu ia kembali menggunakan teknik penyatuan angin itu dan muncul kembali didepan wajah sang komandan elit no 17 lalu memukulkan kepalan tangannya hingga membuat sang komandan elit itu terjatuh bahkan terpental ke dinding kekkai yang dibuat oleh kelima bawahannya itu.


Disisi lain para komandan pasukan yang melihat hal itu terperangah dengan mulut terbuka lebar membentuk huruf O, mereka berlima masih fokus dalam mengalirkan energi spiritual ke formasi yang mereka berinama formasi segel kultivasi.


Tidak ada satu pun dari mereka yang tidak kesal dan marah sesaat melihat pemimpin kelompok cabang asosiasi pembunuh mereka diperlakukan seperti itu oleh Zoan. Mereka marah dan ingin membantu sang komandan elit nya itu, namun mereka sadar harus mematuhi dan menunggu perintah selanjutnya dari komandan elit nya itu.


Jika mereka gegabah maka mungkin hanya akan memperburuk keadaan. Memang benar apa yang mereka pikirkan jika mereka melepas formasi itu maka Zoan akan cukup mudah melawan mereka, bukan kah mereka sendiri sudah melihat nya kini meski dalam kekangan formasi segel kultivasi pemuda yang memperkenal kan diri sebagai Prozz itu masih bisa melakukan pertarungan sengit dengan komandan elit nya bahkan melakukan serangan balik.


"Cih, benar-benar merepotkan! bahkan pemuda itu dapat menggunakan teknik dari salah satu pelingdung pemimpin tertinggi." ungkap Komandan elit terbangun dari jatuhnya. Tidak ada komandan elit yang tidak mengetahui bahwa ada 3 yang menjadi pelindung pemimpin tertinggi dikelompok asosiasi pembunuh mereka.

__ADS_1


Ketiga orang yang disebut pelindung itu memang jarang terlihat, karena mereka sering melakukan misi penyamaran guna mencari informasi berbagi hal dan bahkan tanpa ragu menebaskan pedang mereka kepada anggotanya sendiri agar misi yang mereka emban tetap berjalan lancar.


"hah...hah... bagaimana sekarang?" tanya Zoan muncul tak jauh dari komandan elit no 17 berada. Ia terlihat terengah-engah, mungkin ini efek yang ditimbulkan formasi segel kultivasi.


__ADS_2