
Zoan dan Zhang Jingmi dengan sabar mendengarkan semua cerita Gu Yuan. Sedikit demi sedikit kini baik Zoan maupun Zhang Jingmi mengetahui banyak informasi yang belum mereka ketahui termasuk asal muasal benua bulan ini.
Tak terasa pembicaraan dengan Gu Yuan sang informan telah mendekati akhir. Zoan pamit lalu diikuti Zhang Jingmi dari arah belakang.
“Pak tua Gu, maaf dan terimakasih atas semua informasinya. Kami berdua ijin pamit, bila ada waktu mungkin kami akan berkunjung lagi ke sini.” Ucap Zoan sambil menangkupkan tangganya.
“Baiklah silahkan. Tak masalah kalau tuan dan nona ingin berkunjung ke sini lagi, malah dari pihak kami senang dapat memiliki pelanggan.” Ucap Gu Yuan santai.
“Tunggu sebentar saya akan memanggil Qiu’er, untuk kembali mengantar kalian.” Ucap Gu Yuan kembali melanjutkan ucapannya.
“Maaf, untuk hal itu tidak perlu pak tua Gu, karena saya sendiri dapat menggunakan teknik perpindahan(teleportasi).” Ucap Zoan sesaat menyadari kegelisahan dibalik wajah Zhang Jingmi.
“ehm, seperti itu yah! Baiklah silahkan.” Ucap Gu Yuan kembali mempersilahkan Zoan dan Zhang Jingmi, bahkan kini ia sedikit membungkukkan kepalanya karena merasa bahwa kedua orang di depannya merupakan orang yang akan membawa perubahan dimasa depan suatu hari nanti.
Zoan yang melihat hal itu sedikit tersenyum ramah, serta tak ingin membuang waktu lebih lama lagi.
Ia memegang tangan Zhang Jingmi, lalu mulai menggunakan teknik teleportasi dengan tujuan keluar dari Rumah Makan Enak86.
Whussh!
Kedua sosok pemuda dan pemudi itu menghilang tepat di depan Gu Yuan. Di lain sisi Gu Yuan tersenyum melihat kepergian dua insan itu, disertai gumamnya setelahnya.
“Benar-benar dua sosok yang hebat, terutama pemuda itu yang dapat menggunakan teknik perpindahan(teleportasi) tanpa perlu membuat segel tangan.” Ucap Gu Yuan sedikit tertarik dan berharap bahwa dengan adanya kedua sosok itu dapat merubah tatanan benua ini suatu hari nanti dan mengembalikan kedamaian seperti dulu sebelum benua ini berganti nama.
“Bukan kah begitu pengawal yang mulia...?!” ucap kembali Gu Yuan sesaat sosok manusia dengan pakaian perang tiba-tiba muncul dari arah belakang nya.
Wussh!
“Ya kau benar, Gu Yuan. Mungkin suatu saat nanti benua ini kembali seperti semula, yaitu dipenuhi rasa damai dan ketentraman tanpa adanya permusuhan serta penindasan antara ras.” Ujar orang yang disebut pengawal yang mulia itu masih menatap ke arah dimana Zoan dan Zhang Jingmi berada sebelumnya.
Tak lama setelah mengatakan itu , orang yang disebut pengawal yang mulia, kembali menghilang.
Gu yuan yang melihatnya hanya bisa menggelengkan kepala, sebab tak menyangka bahwa kenalannya itu masih sulit untuk diajak berbicara serta selalu serius.
“haih, kau ini berbeda dengan dua saudaramu yang lain ya, Gasius!” ujar Gu Yuan sambil menghela nafas.
Orang yang dipanggil pengawal yang mulia itu bernama Gasius. Ia adalah 1 dari tiga pengawal raja dari pemimpin wilayah Netral.
Tentu saja Gu Yuan mengenal mereka karena dia sendiri memiliki peran penting didalam kerajaan wilayah Netral itu.
Gu Yuan sendiri dikenal sebagai sang informan bukan hanya sekedar isapan jempol semata. Hal itu dikarenakan Gu Yuan sangat pandai dalam teknik penyamaran dan penyusupan, bahkan jika dia sudah serius hanya dalam satu kedipan mata musuh akan dapat ia kalahkan.
Semua itu terbukti saat perang melawan dua ras gabungan(ras serigala dan ras vampir), ia berhasil membunuh sekitar 25.000 pasukan dari dua kubu dalam hitungan kurang dari 150 tarikan nafas.
Yah, meski pada akhirnya ras manusia tetap dikalahkan karena tak kuat menahan terus gempuran dari serangan kedua ras itu selama 7 hari 7 malam.
Gu Yuan memiliki kedudukan sebagai penasihat raja, kerajaan manusia.
***
Setibanya di luar Rumah Makan Enak86, Zoan dan Zhang Jingmi langsung melanjutkan pergi menghampiri sebuah penginapan yang bernama Penginapan Indah.
Berdasarkan dari informasi yang ia dapatkan, Zoan hanya perlu lurus lalu belok kiri tepat di sebelah kanan maka akan ada papan nama bertuliskan Penginapan Indah.
Zoan merasa bahwa 50.000 koin emas adalah hal yang wajar akan semua informasi yang ia ingin dapat terpenuhi. Bahkan ia mendapatkan beberapa informasi tambahan seperti letak dimana tempat-tempat yang dapat meningkatkan kultivasinya.
Baginya hal itu cukup memuaskan, serta informasi yang ia ingin yaitu tentang kelompok Assosiasi pembunuh telah ia dapatkan. Hanya tinggal menunggu waktu untuk ia membereskan mereka.
Kurang dalam setengah hari mereka telah menemukan Penginapan Indah tersebut.
Memang benar baik di luar maupun di dalam penginapan itu cukup ramai, hal itu memang cukup wajar karena penginapan itu adalah salah satu dari dua penginapan mewah yang berada di wilayah Netral.
__ADS_1
“Selamat datang di Penginapan Indah kami! Silahkan dipilih ruangan penginapan yang diinginkan.” Ucap ramah sang resepsionis muda itu sambil meletakan sebuah buku diatas meja sesaat kedatangan kedua sosok muda, yang tak lain adalah Zoan dan Zhang Jingmi.
Zoan pun membuka buku itu dan melihat lihatnya. Cukup banyak ruangan beserta keterangan-keterangan yang dapat terlihat oleh Zoan, setelah cukup lama, ia memesan dua kamar dengan nomor 11 dan 12, dua kamar itu ruangan itu Saling bersebelahan.
Zhang Jingmi sendiri hanya mengangguk dan mengikuti. Ia tak ingin banyak komentar serta ia juga tak ingin pemuda dosisnya menganggap dirinya adalah seorang putri manja.
“Baik kamar VIP no 11 dan 12 yah! emh..., per-malamnya seharga 5 koin emas serta sudah termasuk 2 kali makan dalam sehari.” Ucap sang resepsionis sesaat setelah melihat diruangan/kamar yang Zoan pesan.
“Saya akan pesan kedua kamar itu Selama 1 bulan penuh dan ini pembayarannya dan juga mohon jangan ganggu kami selama satu bulan itu termasuk tak perlu untuk mengantarkan makanan.” Ucap Zoan meletakan cincin penyimpanan yang di dalamnya terdapat 150 koin emas.
“Baik, tuan muda. Ini kunci kamar/ruangannya, mari saya antar.” Ucap sang resepsionis berinisiatif mengantar Kedua tamu itu secara pribadi.
Tak lama mereka akhirnya sampai didepan kamar yang terdapat nomor 11dan12. Sang resepsionis pamit untuk melakukan tugasnya kembali.
Ruang kamar VIP penginapan sendiri berada dilantai 3. Untuk lantai dua digunakan untuk penginapan biasa serta lantai satu biasanya digunakan untuk makan bagi para penginap, yang tak ingin makanannya diantarkan ke kamar pribadinya.
Kedua insan itu saling menatap satu sama lain dan mengangguk. Mereka memasuki kamar masing-masing, mereka berdua berencana untuk meningkatkan kultivasi.
Apalagi setelah mengetahui bahwa dibenua ini mereka masih tergolong cukup lemah.
Sebenarnya bisa saja Zoan dan Zhang Jingmi berlatih di dalam artefak dimensi, mungkin itu akan menghemat waktu. Namun kali ini kedua insan itu ingin mencoba untuk berkultivasi serta mengetahui batas diri saat berlatih dibenua yang baru mereka tinggali ini.
Zhang Jingmi sendiri telah diberi cincin ruang yang di dalamnya terdapat sumberdaya atau kepentingan lainnya dalam berkultivasi.
Zoan sengaja memberikan hal itu, karena bagaimana pun kini Zhang Jingmi bersamanya, dan secara tidak langsung Zoan harus memperhatikannya termasuk tingkat kekuatannya.
Ia tak ingin dimasa depan nanti, orang yang ikut bersamanya itu membebaninya serta ia tak ingin terjadi hal merepotkan. Yah, meski hal itu belum menjamin tetapi itu lebih baik mengantisipasi dahulu dari pada tidak sama sekali.
Sesampainya dikamar Zhang Jingmi pergi kekamar mandi guna membersihkan tubuh terlebih dahulu, setelah dirasa selesai ia kembali memakai baju dari cincin ruangnya yang ia bawa. Lalu ia berjalan menuju tempat tidur dan mulai duduk lotus serta melakukan kultivasi.
Sekitar 30 puluh kristal energi berelemen kan Es terpapar di sekelilingnya. Semua sumber daya itu Zhang Jingmi keluarkan dari balik cincin penyimpanan dari pemberian Zoan.
Walau penasaran dari mana Zoan bisa mendapatkan semua sumber daya itu berasal, akan tetapi Zhang Jingmi Mengubur pertanyaan itu.
Sementara itu Zoan yang kini sedang duduk diatas tempat tidur, ia sedikit bergumam.
“Sudah cukup lama aku tidak melatih kedua anak itu. Bagaimana yah mereka sekarang?!” Ucap Zoan sesaat mengingat Dong Peng dan Mei Su.
“Ahk!, lebih baik aku pergi melihatnya sendiri serta mungkin dalam tiga hari ini aku akan melatih mereka didalam artefak ruang dimensi, yang mana tiga hari didunia luar setara dengan tiga bulan didunia luar.” Ucap Zoan kembali sambil memegangi dagunya menggunakan tangan kanannya.
Ia pun melambaikan tangan kirinya sehingga dari udara kosong muncul pusaran dimensi. Sebelum memasukinya dia membuat 3 klon bayangannya serta menyuruh mereka untuk menjaga dan mengawasi pelatihan Zhang jingmi di sebelah kamarnya.
Whushh!
Zoan memasuki pusaran portal yang menuju ke dalam artefak ruang dimensi. Sesaat Zoan telah memasukinya, pusaran portal itu menghilang.
Zoan muncul kembali ditempat biasa yaitu di padang rumput hijau yang di depannya terdapat danau berwarna biru langit.
Ia mengedarkan kesadarannya menggunakan energi spiritual, dan menemukan semua orang sedang fokus berlatih.
Dong Peng, Mei Su sedang berlatih tanding dengan Zuan lu. Lalu Amelia, Viktor, gagak emas dan Tyrannosaurus juga sedang berlatih tanding di sebuah tempat yang tak jauh dari ketiga orang itu berada(Dong Peng, Mei Su dan Zuan lu).
Sementara itu Gorila terbalik dan hun jie terlihat sedang meracik racun tepat di dalam rumah. Zoan dapat merasakan dan mengetahui hal itu berdasarkan persepsi kesadaran energi spiritual nya.
Dan lagi Zoan lah pemilik dari ruang dimensi itu, lebih tepatnya pemilik artefak ruang dimensi.
Whussh!
Ia berteleportasi ke tempat mereka, kemunculannya yang tiba-tiba membuat semua orang yang sedang melakukan aktivitas berhenti dan menghampirinya.
“Selamat datang kak Zoan!” Ucap Zhang lu orang yang pertama kali melesat dan sampai di depan Zoan.
__ADS_1
Zoan hanya mengangguk disertai senyum ramah. Lalu disusul oleh kedatangan kedua anak kecil yang langsung memeluknya, apalagi Mei Su terlihat sangat manja dan masih terus memeluknya.
Dong Peng sendiri ia memeluk melepas rindu sebentar lalu melepasnya kembali.
Amelia, hun jie dan para beast juga tak kalah menyapa kedatangan Zoan.
Mereka semua banyak menceritakan segala hal, serta memperlihatkan peningkatan kekuatan mereka.
Zoan yang melihat hal itu, tentu saja sangat senang. Apalagi Dong Peng dan Mei Su terlihat sangat senang serta tidak ada lagi raut wajah murung.
Hun jie kini telah menginjak ranah Petapa misterius tingkat ahli level 3.
Amelia dan Zuan lu juga telah menginjak ranah Petapa yaitu ranah petapa Surgawi tingkat ahli level 3, Zoan pun mengakui mereka berdua adalah orang yang cukup jenius melebihi Jean.
Untuk para beast mereka berada diranah Petapa Nirvana dan mereka sudah dapat berubah menjadi wujud manusia.
Kasus Monster Gorila pembalik sendiri ia hanya memperlihatkan tingkat ranah Petapa platinum, meski begitu Zoan percaya ia adalah yang terkuat dari pada para beast ataupun bawahan lainnya.
Dong Peng dan Mei Su kini berada di ranah Diamond God tingkat Pemula. Di umur mereka yang masih terbilang sangat muda yaitu Dong Peng yang masih berumur 10 tahun, sedangkan Mei Su berumur 7 tahun, mungkin menurut Zoan kedua anak itu yang layak dikatakan paling jenius di benua hijau setelah dirinya.
Semua peningkatan kedua anak kecil itu tidak lepas dari bantuannya serta para seniornya.
Zoan meminta mereka kembali untuk melanjutkan aktivitas kembali, termasuk Mei Su yang berhasil ia bujuk dengan syarat selama 1 hari ia(Zoan) harus bersamanya(Mei Su).
Zoan pun tak menolak hal itu dan mengiyakannya kalau besok ia akan bersama nya, berdua saja. Akan tetapi sesaat Hun Jie hendak pergi Zoan memanggilnya.
“Hun Jie, kamu ikut saya. Mari!” ucap Zoan menghentikan langkah hun jie.
“Baik Tuan muda,” ucap hun jie sopan.
“Zoan pun menyetuh pundak hun jie dan langsung menggunakan teknik teleportasi nya. Ia muncul kembali di padang rumput di dekat danau.
Sesampainya di sana menggunakan Elemen kayu untuk membuat kursi dan meja. Tak lupa setelah selesai ia mempersilahkan Hun Jie duduk bersama dirinya. Tak sulit untuk dirinya membuat hal seperti itu.
Ia kembali melambaikan tangannya dan muncul diatas meja sebuah makanan dan minuman yang telah ia belum sewaktu berjalan menuju ke penginapan.
Sebuah minuman berupa perasaan buah jeruk serta makanan berupa sate Ular ungu, ia paparkan di atas meja kayu itu.
“Pertama-tama mari kita sedikit bersantai serta menikmati makanan juga minuman ini.” Ucap Zoan santai sambil mengambi segelas minuman dan meneguknya ke dalam tenggorokannya melalui mulutnya.
Hun jie pun mengikuti hal itu, walau ragu disertai rasa canggung karena bagai mana pun statusnya masih bawahan lebih tepatnya budak yang dapat dikontrol oleh tuannya kapan pun.
Beberapa waktu terlewati dengan begitu cepat.
Zoan kini memasang ekspresi serius, walau dengan wajah masih menatap ke arah danau dan menikmati keindahannya.
“Hun jie, bagaimana menurut mu perkembangan semua orang terutama kedua anak itu?” Ucap Zoan, walau sudah melihat sendiri namun ia ingin mengetahui padangan orang yang berada di samping nya itu.
“Mengenai perkembangan semua orang yang selama tinggal di dalam artefak ruang dimensi milik tuan muda, mereka sangat bersemangat untuk menjadi kuat terutama Zuan lu. Sementara itu Dong Peng dan Mei Su mereka juga ingin seperti tuan dan terus mengatakan hal itu, mereka juga termasuk anak yang jenius.” Ucap hun jie mengutarakan pendapat dan pandangannya.
“Ehm, kau benar. Lalu bagaimana dengan penghuni baru itu, eh... maksudku manusia serigala itu? Apakah dia juga berlatih ?” Ucap Zoan kembali bertanya. Ia teringat dengan Lang Jun yang mana kini telah dijadikan bawahan nya.
“Kalau soal itu, dia masih suka menyendiri. Yah, meski terkadan ia berinteraksi dengan lainnya namun ia lebih banyak diam. Untuk soal latihannya ia juga giat berlatih, tuan muda.” Ucap Hun Jie kemabi melaporkan terhadao bagaimana dan apa yang dilakukan Lang jun.daei ras Serigala.
“Okeh, baiklah serah kan sisanya kepadaku. Mungkin selama tiga bulan di dalam dimensi ini aku yang kan melatih mereka semua. Kamu sendiri kini dapat lebih fokus untuk meningkatkan kekuatan mu.” Ucap Zoan mengangguk dan mengutarakan apa yang ingin ia lakukan selama didalam didalam artefak ruang dimensi ini.
Hun jie pada awalnya saat mendengar hal itu ia hendak berbicara agar dirinya saja yang melatih mereka, namun Zoan dengan cepat mengatakan kalau kekuatan Hun Jie juga penting untuk ia tingkatkan.
Zoan juga mengatakan bahwa di benua bulan kita adalah yang terlemah. Maka dari itu Zoan menganjurkan agar Hun Jie meningkatkan lagi kultivasinya.
Hun jie pun menganggukkan kepala tak ingin menyanggah atau pun mengajukan diri lagi perihal melatih. Satu alasan Hun Jie bisa menyanggah atau mengajukan diri meski dalam pengaruh teknik telepati tingkat 4 Zoan, yaitu karena Hun jie murni serta secara suka rela ingin membantu tuannya serta tidak mengancam keselamatan tuan nya.
__ADS_1
Jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih!