
Hun jie, Zhang Jingmi, Zuan Lu, Lang Jun dan Amelia berjalan menelusuri anak tangga yang menuju ruang bawah tanah.
Walau gelap mereka tetap dapat merasakan dan melihat dengan cukup jelas, hal itu karena mereka memusatkan energi spiritualnya ke kedua matanya serta menyebarkan energi spiritualnya agar dapat mendeteksi jika sewaktu-waktu ada bahaya.
Beberapa tarikan nafas akhirnya terlewati, mereka pun sampai disebuah ruang bawah tanah. Di ruangan bawah tanah yang cukup luas itu hanya terdapat 5 pintu yang saling berjejer rapih saja.
Disetiap pintu itu terdapat nomor yang terpampang sangat jelas dari mulai nomor 1-5. Diurutan pintu nomor 5 terpancar aura energi yang cukup menarik perhatian mereka.
"Hem, nampaknya dibalik pintu itu ada sesuatu yang dapat berguna untuk meningkatkan kekuatan." Ucap Zuan lu sambil memegangi dagunya.
"Yah, kau benar. Semoga dapat berguna untuk kita semua." Ujar Zhang Jingmi menimpali ucapan Zuan Lu.
Hun jie yang mendengar itu hanya menanggukan kepala, lalu ia beralih melihat kearah 4 pintu lainnya. Rasa penasaran muncul, ia lalu berkata, " Kita bagi setiap orang untuk membuka 1 dari masing-masing pintu didepan."
"Zuan lu kau masuk pintu no 1, Zhang Jingmi masuk pintu no 2, Amelia masuk pintu no 3, Lang Jun kau masuk pintu no 4 sementara untuk pintu no 5 serahkan pada ku." Ucap Hun jie menjelaskan pembagian serta siapa saja yang akan membuka kelima pintu itu.
Tidak ada yang keberatan akan hak tersebut, mereka pun akhirnya mulai melaksanakan perintah dari Hun Jie tanpa banyak Komentar.
Zuan lu berjalan menuju pintu no 1 dan membukanya, ia memasuki pintu tersebut tanpa ragu sedikitpun.
Setibanya didalam ruangan pintu itu, ia melihat banyak tumpukan koin yang menggunung, mulai dari koin emas, perak, perunggu. Di ruangan itu memiliki luas kira-kira 2 meter, dan semua itu terisi oleh koin-koin yang menumpuk.
Zuan Lu membelalakan matanya, serta sebuah senyuman terlukis diwajahnya. Ia yakin dengan semua itu akan menjadi salah satu dari orang terkaya Dibenua Bulan(Benua Tanpa Matahari) ini.
Ia segera memasukan semua koin-koin itu kedalam cincin ruangnya, setelah dirasa tidak menemukan hal lain lagi ia kembali keluar dari ruangan itu.
Sementara itu diruangan pintu yang dimasuki oleh Zhang Jingmi(Pintu no2), ia menemukan sebuah hamparan Senjata dari mulai tingkat rendah sebanyak 500 buah, tingkat menegah sebanyak 400 buah, 250 buah senjata tingkat tinggi, 100 senjata tingkat Mistik, dan terakhir 50 senjata tingkat Legenda. Selain itu ada juga beberapa artefak yang terletak diruangan itu. Dibenua Bulan sendiri sebuah senjata itu terbagi menjadi 5.
Zhang Jingmi yang melihat itu, langsung menutup mulutnya yang terbuka cukup lebar.
" Ini... Adalah kumpulan senjata. Aku tak menyangka akan menemukan peninggalan seberharga ini."
Setelah mengatakan hal itu ia tanpa ragu dan basa basi langsung memasukan semua hamlaran senjata itu kedalam cincin ruangnya. Setekah selesai memasukan semua itu, ia melihat kesekeliling lagi karena ia tak ingin melewatkan sesuatu yang berharga, namun setelah lama menelisik sekitar ia tak menemukan hal lainnya selain senjata-senjata yang telah ia masukan.
Zhang Jingmi pun lalu keluar dari ruangan dengan pintu no 2 itu.
Diruangan lain dengan pintu no 3, Amelia yang telah mamsuki pintu itu juga terlihat dikejutkan oleh berbagai tanaman herbal, serta beberapa hal yang dapat meningkatkan kultivasi seperti Batu/permata keristal, batu ajaib, Kolam suci serta beberapa ratus kristal energi yang terpampang jelas didepannya.
__ADS_1
Untuk tanaman herbal diantaranya terdapat Teratai Bintang, Teratai Yin dan Yang, Rumput roh/Jiwa, Rumput elemen, Gingseng Darah., Gingseng Giok.
Selain itu terdapat juga beberapa pil, menurut catatan yang telah Amelia baca dari sebuah buku pengobatan. Pil-pil itu adalah Pil Jiwa, Pil Kultivasi, Pil Regenerasi, Pil Darah, Pil Amukan Semesta, Pil Elemen.
Semua hal itu berhasil membuat Amelia kesulitan untuk berkata-kata bahkan bernafas sekalipun ia hampur lupa saking terkejutnya.
Seakan takut diambil oleh orang lain, amelia bergegas untuk memasukan semua itu kedlam cincin ruangnya, setelah dirasa selesai ia pu akhirnya memutuskan untuk keluar dari ruangan itu.
Beralih keruangan yang dimasuki oleh Lang Jun, di pintu ke 4 ia dpat melihat berbagai buku serta gulungan yang berisi tentang ketermpilan bagi kultivator.
Bahkan diantaranya ada 7 Gulungan teknik tingkat Legenda, serta 15 tingkat Mistik, 20 tingkat Bumi, 30 tingkat Langit, 40 tingkat Tinggi, 50 tingkat menegah dan 70 tingkat rendah.
Lan Jun langsung memasukkan semua itu kedalam cincin ruang nya, ia berencana nanti akan memberitahukan semua itu kepada tuan mudanya yang tak lain adalah Zoan.
Disisi lainnya, ruangan yang dimasuki oleh Hun Jie. Ia menemukan sebuah kerangka naga, dibagian perutnya sebuah cahaya bersinar cukup terang.
Sinara cahaya itu tak lain adalah Permata Naga. Permata Naga memiliki kegunaan yang lebih baik dari pqda batu kristal ataupun batu ajaib.
Selain itu kerangkan naga itu dapat diolah dan digunakan untuk digabungkan senjata atau membuat Pil. Sayang sekali yang tersisa hanya dua hal itu saja untuk kulit luarnya terlihat sudah habis dimakan waktu.
Hun jie sendiri dengan ceoat langsung memasukannya kedalam cincin ruang karena sebenarnya ia sendiri sudah tak tahan dari tekanan aura yang dihasilkan dari kerangka Naga dan juga Permata Naga tersebut.
Selain menemukan sebuah gulungan, ia juga menemukan sebuah cincin ruang berwarna ungu gelap.
Ia langsung memasukan kedua hal itu kedalam cincin ruang miliknya serta langsung pergi keluar dari ruangan itu setelah dirasa tidak ada hal lainnya lagi.
Sesaat ia keluar dari ruangan itu, Hun Jie dapat melihat bahwa yang lainnya telah berkumpul serta keluar dari masing-masing ruangan yang mereka masuki lebih dahulu.
Terlihat dari wajah mereka tersenyum bahagia menggambarkan suasana hati.
"Nampaknya setiap pintu yang kita masuki telah memberikan kita berkah serta keuntungan yang besar. Namun sebelum itu mari kita keluar dari ruangan bawah tanah ini, serta ada beberapa tempat lagi yang belum kita jelajahi." Ucap Hun Jie memecahkan suasana bahagia.
Mereka semua mulai naik keatas kembali. Tujuan mereka saat ini tempat berlatihnya para anggota Klan Zou.
Ruang bawah tanah yang mereka temukan itu terletak dibagian belakang reruntuhan. Dari arah itu mereka tinggal belok kiri lalu lurus.
Hun jie dan lainnya akhirnya sampai dibagian area pelatihan hal utu ditandai dengan adanya lapangan pertarungan yang berjumlah 5 area serta memiliki ukuran luas sekitar 4 meter per masing masing area pertarungan.
__ADS_1
Ditempat itu mereka mulai berkeliling dan memeriksa sekitar berharap mendapatkan beberapa keuntungan, akan tetapi hal itu tidak terjadi.
Sehingga mereka memutuskan untuk bergerak kearah bagian kamar yang cukup besar.
"Kamar ini cukup luas, mari kita periksa dengan teliti." Ungkap Hun Jie lalu diangguki oleh keempat rekannya yng lain.
Setelah lama mencari akhinya mereka menemukan sesuatu yang menarik yaitu Sekitar 7 lembar kertas, menurut mereka ketujuh lebar kertas itu merupakan catatan Klan Zou.
"Iini.. adalah catatan Klan Zou, dan lagi kertas serta tulisan ini telah dilapisi oleh sebuah array agar tidak rusak." Ungkap Hun Jie mengutarakan pendaoatnya sesaat melihat apa yang ditemukan oleh Lang Jun.
Flash back on :
Beberapa saat lalu Lang Jun melangkah kesebuah pojok yang mana disekitarnya teoaoar bekas sebuah meja dan kursi yang telah roboh.
Dari situ ia tanpa sengaja melihat sebuah kertas yang sedikit bersinar tepat tak jauh dari depan kakinya.
Dengan cepat Lang Jun mendekati kertas dan akan mengambilnya, namun tepat pada saat itu terjadi hal yang ia tidak duga.
Kertas yang hendak ia ambil itu tiba-tiba melayang didepan wajahnya. Sontak saja Lang Jun melompat keluar, lalu memberitahukan akan hal itu pada rekannya yang lain.
Flash back off:
"Mari kita hubungi kak Zoan, untuk memecahkan susunan array ini." Ucap Zuan lu mengusulkan untuk menghubungi serta tak lupa untuk memberitahukan lokasi mereka.
Hun Jie yang mendengar itu mengangguk, lalu mengirimi pesan suara melalui teknik telepati kepada Zoan.
***
Masih dipinggiran hutan luar kota Wu, Zoan dan rekannya sedang duduk mengelilingi api unggun.
Ia berencana u.ntuk menuju kota Liu besok. Untuk saat ini memutuskan untuk beristirahat serta kembali memulihkan energinya dan jika ada kesempatan ia ingin menerobos menuju ranah selanjutnya.
Ketika sedang meulihkan dirididwpan api unggun, Sebuah pesan suara melalui telepati. Pesan suara itu menjelaskan hal yang mereka temukan serta meminta Zoan untuk bergegas menemuinya.
Mengetahui hal itu Zoan membuka matanya lalu ia berdiri. Rekan-rekannya yang melihat hal itu cukup penasaran dan akhirnya Gagak emas pun bertanya " Tuan Zoan ada apa?"
"Hun Jie meminta ku untuk menemuinya, dan nampaknya mereka menemukan sesuatu hal yang menarik." Ucap Zoan menjawab pertanyaan Gagak emas dan rasa penasaran dari para bawahannya termasuk Dong Peng dan Mei Su yang sedang sibuk dengan daging ayam bakarnya.
__ADS_1
**Jangan lupa apresiasinya dengan cara Like, Komen and Subcribe!!!
Salam persaudaraan**...