Legenda Pendekar Peniru {The Impersonator}

Legenda Pendekar Peniru {The Impersonator}
Episode 120 : Kemurkaan Sang Pemimpin


__ADS_3

Di Sebuah tempat yang ramai akan wanita, seseorang berjubah hitam yang sedang melakukan hubungan suami istri bersama 2 wanita sekaligus disebuah kamar, tiba-tiba mengkerutkan keningnya sesaat koneksi nya dengan para petinggi Pemuja Iblis terputus, terlebih sinar giok sebagai pemberi tanda bahaya serta meminta bantuan bersinar cukup terang dibalik saku bajunya.


"Nampaknya ada pengacau yang merepotkan sehingga petinggi kelompokku memerlukan bantuan ku...!"


" Cih, mengganggu saja!" Ujar pria berjubah hitam sedikit kesal. Lalu ia dengan cepat bergegas meninggalkan dua wanita tanpa busana itu.


Tentu kepergian yang tiba-tiba itu membuat kedua wanita itu heran dan penasaran, akan tetapi kedua wanita itu tidak mau memikirkannya dan malah langsung bergegas berpakaian lalu keluar dari kamar tersebut.


Pria berjubah hitam itu pergi dan setelah ditempat yang cukup sepi ia melakukan segel tangan untuk berteleportasi kearah markas Aliran Pemuja Iblis.


Tepat saat ia sampai ditempat markas Pemuja Iblis. Pria berjubah hitam itu terkejut akan apa yang terjadi ditempat itu terutama saat melihat dan merasakan bahwa seluruh anggota beserta petinggi aliran Pemuja Iblis telah musnah.


Berbagai kerusakan dan bagian tubuh yang hancur serta genangan darah berhasil membuatnya meraung marah.


"Aaagrrh..!! Siapa yang berani memusnahkan kelompokku!!!"


" Keparat sialan, aku sebagai pemimpin dari pemuja Iblis akan memburu kau yang telah memusnahkan kelompokk." Ungkap Pria berjubah hitam meraung marah serta mengeluarkan aura kultivasi, hal itu pun kembali menambah kerusakan disekitarmya.


Wusshh !!!


Duarr...


Duarrr....


Ledakan aura itu membuat tanah menjafi berjawah serta bnyak pepohonan yang tumbang karena luapan energi tersebut.


Sesaat setelah beberapa waktu terlewati, akhirnya pria berjubah itu pun selesai meluapkan emosinya. Ia menarik nafas dalam dalam lalu mengeluarkannya kembali untuk menenangkan pikirannya.


"Haih, aku malah menambah kerusakan dengan meluapkan emosiku." Ungkapnya sesaat setelah sadar akan apa yang telah ia lakukan.


"Teknik Pelacak Aura Dan Jiwa !"


Sang pria berjubah hitam menggunakan salah satu teknik guna melacak dan mencari pelaku dari pembantaian ini..


"Hem, hanya beberapa serangga tapi mereka berhasil memporak-poranda kan kelompokku sampai musnah seperti ini. Tunggu saja kalian para serangga !!!" Ucap pria berjubah hitam disertai kilatan dan aura merah gelap yang mendominasi.


***


Diluar hutan nampak Zoan masih memulihkan kekuatannya. Sementara itu Dong Peng, mei Su dan keempat bawahan nya, terlihat sedang mengelikingi api Unggun sambil membolak balikkan daging ayam hutan, yang telah didapatkan oleh Gagak Emas serta beberapa waktu lalu.


Teoat saat mereka akan menyantap daging bakar yang sudah nampak matang itu, sebuah aura yang cukup mengerikan mereka rasakan dari arah bagian terdalam hutan tepatnya tempat dimana berdirinya markas Aliran Pemuja Iblis sebelumnya.


"Siapa yang mengeluarkan aura yang mengerikan ini?!" Ungkap Tryannosaurus menatap tajam kearah munculnya aura yang ia rasakan, begitu juga sang Gorila pembalik serta dua bawahan lainnya.


Zoan juga merasakan hal itu namun dikarenakan ia masih dalam masa pemulihan, maka ia hanya bisa menyerahkan untuk sementarawaktu kepada keempat bawahannya itu.


Dong Peng dan Mei Su terlihat menampilkan wajah khawatir juga tegang saat merasakan aura tersebut.

__ADS_1


Wushh...!


Beberapa saat setelah merasakan aura mengerikan itu, muncul sosok pri berjubah hitam tak juh dri mereka berada.


"Ahahaha... Akhirnya aku menemukan kalian." Ucap Pria berjubah itu sesaat tiba-tiba muncul tak jauh dari orang-orang dari kubu Zoan.


Pria Berjubah itu terlihat berjalan secara perlahan menuju mereka. Bawahan Zoan terlihat bersiap untuk bertarung, bahkan Dong peng dan Mei Su juga memperkuat kuda-kuda mereka.


"Aiyoyo.... Jangan tegan seperti itu, santai saja karena aku hanya akan memberikan rasa sakit sedikit unyuk membalaskan kwmatian kelompokku." Ucap nya sambil berjalan disertai senyuman kejam yang terpampang sangat jelas dibalik wajahnya.


"Oiya untuk menghilangkan rasa penasaran kalian, maka Perkenalkan aku adalah Gu Yuan, pemimpin sekaligus pendiri dari Kelompok Pemuja Iblis." Ucap pria berjubah memperkenalkan diri dengan bersamaan itu jarak antara dirinya dengan orang-orang dari kubu zoan semakin dekat.


Mereka saling menatap tajam satu sama lain, sehingga angin yang berhembus lembut pun terdengar cukup jelas diantara mereka.


Wush !


Bruak...


Duarr....


Pria berjubah itu melesat cepat disertai pukulan yang telah diselimuti oleh energi merah gelap akan tetapi Gorila Pembalik juga melakukan hal sama guna menahan serangan itu.


Benturan antara kedua serangan yang tak terelakkan menimbulkan angin berhembus kencang bahkan beberapa pohon terangkat dari tanah dan porak-poranda.


Dalam waktu singkat sang gorila pembalik telah melakukan kurang dari 50 pertukaran bersama pria yang mengaku sebagai pemimpin dari aliran Pemuja Iblis tersebu, Gu yuan.


"Gagak Emas, Tryannosaurus, Singa Es(Viktor), Bantu aku untuk melakukan serangan dan tetap berhati-hati karena ia memiliki kekuatan diatas kalian." Ujar sng Gorila pembalik masih dengan tatapan yang tajam kearah Gu Yuan.


"Oh, sekarang kau meminta bantuan pada rekan mu. Bukan kah itu tidak adil nama nya hehe..." Ucap Gu yuan Tersenyum mengejek.


"Diam kau, cepat keluarkan seluruh kekuatan mu aku tau yang barusan itu bukan kekuatan yang sebenarnya. Benarkan?" Ucap sang Gorila pembalik yang terlihat mengeluarkan aura kultivasinya.


"Baik lah, aku hanya bisa menuruti. Dan aku harap kalian tak akan menyesalinya." Ungkap Gu yuan masih dengan nada yang mengandung ejekkan dan meremehkan.


Wushh!!


Bumm...Buumm..


Duarrr...!!


Sesaat Gu yuan mengeluarkan aura nya, namapak disekiut


Ar tubuhnya munvul aura merah gelap yang sangat mengerikan disertai kekejaman yang terkandung didalamnya.


Tanah oun membentuk sebuh kawah yang cukup dalam karena luapan aura serta energi yang mengerikan itu.


Dong Peng dan Mei Su terlihat tidak kuat menahan tekanan energi itu sehingga mereka pun pingsan, beruntung Singa es yang telah dapat berubah jadi manusia itu dengan cepat menangkap mereka berdua sehingga tidak jatuh ketanah.

__ADS_1


Bahkan zoan yang sedang memulihkan diri terganggu akan hal itu, sehingga mau tak mau ia pun mengakhiri dan membuka matanya.


"Aura yang sangat mengerikan" Zoan bergumam sesaat membiaka matanya, untuk saat ini ia telah berhasil memulihkan energi sebanyak 90%.


"Sial, Kekuatan yang mengerikan ini mencoba menekan tubuh serta jiwa ku." Ucap Gagak emas yang terlihat sedang berusaha menahan tekanan yang menimpanya begitu juga empat rekannya yang lain.


Sang Gorila pembalik terlihat mengaktifkan teknik Pembaliknya guna melawan tekanan dari aura tersebut.


"Teknik Pembalik: Serangan Pembalik...!"


"Ohoho, kau mencoba melawan tekanan dari ku. Baiklah akan aku timgkatkan tekanannya hehe...!" Ucap Gu yuan sesaat merakasan adanya sedikit perlawanan menurutnya.


Wushhh...!


Sebuah tekanan aura dan energi yang lebih mengerikan dari sebelumnya menimpa orang-orang ditempat tersebut.


Kini keempat rekan zoan dipaksa berlutut ke tanah. Hanya Zoan dan Gu yua yang masih dapat berdiri tegak saat ini.


Pelan namun pasti sebuah energi berbagai warna keluar dari tubuh Zoan untuk menahan sekaligus melawan tekanan dari lawannya itu.


Wushh!


Buumm.... Buumm !!!


Tekanan aura dan energi itu saling bentrok satu sama lain sehingga menimbulkan badai bahkan awan yang dilangit pun terlihat terbelah, akibat dari hal itu.


Gu Yuan menaikkan alisnya dan tersenyum senang.Tentu hal itu karena ia telah menemukan hal yang menarik terlebih orang yang membuatnya tertarik itu lebih muda darinya.


"Emh,.. Boleh juga kau anak muda! Baiklah mari kita bertarung." Ujar Gu Yuan melesat kearah Zoan dan melewati lainnya yang hadir di tempat tersebut.


Wushh!


Trang...trang...


Tidaj seoerti sebelumnya yang menggunakan tangan kosong, kini gu yuan menggungkan pedang yang ia keluarkan dari cincin ruannya saat melesat kearah Zoan.


Begitu juga Zoan, ia mengeluarkan pedang Jiwa naga guna melawan setiap serangan yang dilancarkan lawan didepannya itu.


Seaakan tak ingin ketinggalan dengan tuan muda mereka, sng Gorila Pembalik, Gagak Emas m, Tryannousrus, serta viktor(Singa Es) yang telah meletakkan Dong Peng dan Mei Su yang pingsan itu ditempat aman menurutnya.


Mereka verempat melakukan serangan dari berbagai arah dengan tujuan mengacaukan konsentrasi Pemimpin Pemuja Iblis itu, Gu Yuan yang sedang berhadapan dengan Zoan.


Memang bwnr pertempuran itu terlihat tidak adil namun dalam sebuah pertarungan kemenangan adalah segalanya bahkan bagi aliran putih sekalipun.


Satu hal yang pasti zoan dan lainnya bukan lah aliran putih atau pun liran netral. Mereka hanya lebih suka melakukan hal yang menurut mereka benar dan perlu mereka lakukan guna menegakkan keseimbangan antar dunia.


Jangan lupa berikan apresiasinya dengan cara like, komen and Subcribe!!

__ADS_1


Salam Persaudaraan_Minna_Sann...


__ADS_2