
Disebuah hutan tepatnya dipinggiran hutan, tempat kaisar dan seluruh keluarga nya benua hijau berada. terdapat sebuah tempat persembunyian dibawah tanah, “hai kawan apa kau tahu kenapa petinggi asosiasi merubah rencana? padahal kita sudah mencapai lokasi dan tinggal melakukan penyerbuan ” ucap salah seorang anggota dari kelompok Asosiasi pembunuh bertanya pada rekannya dengan suara agak pelan takut ada yang mendengar. “ mungkin pemimpin merubah rencana karena ia merasakan suatu hal yang dapat membahayakan rencananya” jawab rekannya sambil terus memastikan keadaan sekitar. “ya mungkin kau benar, ah sudahlah lebih baik kita berjaga saja dari pada memikirkan hal itu. benarkan kawan?” ucap salah seorang anggota asosiasi pembunuh ikut berbicara. " ya ya kau benar" jawab sang penjaga.
"hm ... 3 penjaga, lumayan ketat penjagaannya ya?" ucap Leo setelah menyadari bahwa itu tempat kelompok Asosiasi pembunuh yang dibicarakan dalam ruang diskusi. “ya kamu benar makanya tuan muda menyuruh kita bertiga yang mengintai mereka. Awalnya tuan zoan menyuruh kita, dan setelah menerima laporan dari kita berdua sebelumnya ia memutuskan untuk melakukan pergerakan dan bila ada kemungkinan menghabisi kelompok tersebut ditempat." ucap Jai menjelaskan kembali melalui telepati. “tuan Jai, tuan Leo apa kita akan menyerang sekarang langsung?” ucap Cause memotong pembicaraan melalui telepati. "tunggu 3 menit lagi, jangan gegabah" ucap Jai. "baiklah ” ucap Cause. Mereka bertiga pun terus mengamati dari jarak yang cukup jauh dari jangkauan penjagaan.
3 menit berlalu...
"Sudah saatnya ayo!" ucap Jai.
" Ledakan bola Api...." ucap Leo langsung melancarkan serangan, sebuah serangan api berbentuk bola menyerang dan melesat cepat kearah tiga orang penjaga sekaligus. Wuss... duarr.... serangan yang dilancarkan Leo hanya mengenai salah satunya
"sial cepat masuk dan laporkan kepada ketua cabang , ada serangan" ucap salah seorang dari kelompok Asosiasi pembunuh kepada satu rekannya dibelakang. "Wuji apa kau tak apa? " tanya satu anggota sambil membantu rekannya yang terkena serang Leo. " tak apa mata mu, apa kau tak lihat tadi serangan itu mengenai ku" ucap rekan penjaga asosiasi sambil berusaha bangun. " aih sudahlah kan yang penting kau masih hidup. ayo kita bereskan mereka, Wuji tadi sudah melapor kedalam dan bantuan tak akan lama lagi" ucap sang anggota penjaga tak lupa ia memasang kuda-kuda bertarung dan mengeluarkan pedang nya.
" sial, kenapa kau tadi mengganggu konsentrasi ku dasar " ucap Leo sambil mencoba menyeimbangkan tubuhnya yang beberapa saat waktu melakukan serangan entah kenapa Jai tiba-tiba mengacaukan aliran energi spirit nya dengan cara menyerang titik vital energi milik Leo. " hehe, maaf saudaraku abisnya kau ini meninggalkan ku terlalu jauh " ucap Jai beralasan. " makanya berlatih jangan tidur Mulu, dan gara gara kau serangan ku jadi gagal menghabisi salah satu dari mereka." ucap Leo masih kesal. sementara itu Cause hanya menggelengkan kepala dan melesat kearah dua penjaga dari kelompok Asosiasi pembunuh yang juga terlihat melesat tuk melakukan pertarungan.
Trang....tranggg..... Cause melemparkan senjata yoyo nya, kearah dua penjaga tak lupa Cause mengalirkan energi nya ke senjata nya tersebut. suara pertarungan dan benturan senjata tak terelakan.
"sudahlah mari kita bantu saudara Cause dari pada berdebat tak jelas" ucap Jai lalu mereka berdua pun melesat kearah Cause tuk membantunya, tak lama setelah Jai dan Leo datang disisi Cause, para anggota dari kelompok Asosiasi pembunuh yang berada disana keluar dan terlihat 1 orang yang paling belakang berkata sambil memegangi pinggangnya, Orang tersebut kemungkinan adalah ketua yang memimpin di kelompok markas tersebut. Selain itu ranahnya juga cukup tinggi yaitu Supreme Platinum God. “habisi mereka, jangan biarkan rencana kelompok kita diketahui !!" ucap sang pemimpin kelompok cabang dengan suara dialiri energi spirit.
wushh.....
duarr..... Trang....tranggg.....
pertempuran pun terjadi serangan demi serangan tak dapat dipungkiri berhasil membuat tempat tersebut berantakan. mungkin tak akan lama lagi para penjaga yang berada didekat tempat tersebut akan menyadarinya, meski kelompok Asosiasi pembunuh menekan suara dan aura pertempuran mereka dengan sebuah artefak akan tetapi hal itu tidak akan selamanya membantu karena lambat Laun akan diketahui juga.
"Saudara Cause kita harus cepat membereskan mereka, mari kita berkumpul dan menggabungkan kekuatan" ucap Jai melalui telepati tak lupa juga mereka memberitahu Leo untuk berkumpul, akan tetapi nampaknya Leo tak dapat ikut berkumpul melakukan serangan bersama karena saat ini ia sedang fokus tuk menumbangkan beberapa orang yang menjadi tangan kanan dan pemimpin kelompok cabang asosiasi pembunuh tersebut. Jai dan Cause hanya tersenyum kecut menanggapi, " nampaknya tidak ada pilihan lain hanya kita berdua yang akan melakukan serangan bersama itu" ucap Jai. " tak apalah lagi pula saya yakin dengan kekuatan tuan Leo dia akan mengalahkan mereka semua, " ucap Cause percaya akan kekuatan Leo apalagi setelah tahu bahwa Leo memiliki kultivasi ranah Petapa Platinum tingkat 2 level Dasar.
"teknik es : pisau es " ucap Jai sambil melambaikan tangannya, di udara kosong terbentuk 10 buah pisau dari elemen es, dan melesat kearah anggota asosiasi pembunuh yang berada disekitar Jai dan Cause.
cleb....
clebb.... beberapa pisau es tersebut berhasil mengenai para anggota yang terlambat menghindar.
__ADS_1
"teknik dua elemen : Badai Api " ucap Cause tak mau kalah, sebuah energi spirit elemen angin bercampur elemen api membentuk sebuah badai yang cukup mengerikan membabat hutan dan apapun yang dilewatinya. dampak dari serangan Cause berhasil membunuh sekitar 100 anggota kelompok cabang asosiasi pembunuh, hal itu mungkin disebabkan karena hanya beberapa yang memiliki ranah kultivasi tinggi untuk yang tak kuat menahan serangan susulan yang dilancarkan Cause setelah serangan Jai. " eee... ternyata cukup mengerikan juga serangan tuan muda ini, hehe..." ucap Cause terkekeh karena bangga akan serangan yang barusan ia lakukan.
"jangan sombong kau bocah" ucap seseorang yang berhasil selamat dari serangan Cause, orang itu memiliki ranah Diamond God tingkat Ahli.
sementara orang orang yang tewas terkena serangan Cause adalah orang orang yang berada diranah Diamond bahkan ada juga yang masih berada diranah platinum dan ranah emas tingkat mahir dan ahli. Cause dan pria yang selamat itu lalu saling melesat dan saling berbenturan senjata. Cause sendiri menggunakan cadangan senjatanya yaitu sebuah kunai. meski begitu sebenarnya ia lebih menyukai senjata yoyo shuriken nya namun ia terpaksa menggunakan senjata kunai jika lawannya adalah petarung jarah dekat seperti saat ini. " mati kau bocah " ucap anggota asosiasi pembunuh sambil terus melesatkan tebasan pedang, "aiyooo... tidak semudah itu kawan hehe" ucap Cause sambil menghindari sebuah tebasan yang mengarah pada lehernya lalu melompat kebelakang dan merapalkan teknik yang telah ia sempurnakan. " Killer night wind " ucap Cause, setelah itu semilir angin yang awalnya kecil dan menyejukkan perlahan bergerak dan terpusat disekitar Cause tak lama angin tersebut melesat dan mengelilingi orang yang sedang dilawan Cause. orang yang sedang di lawan Cause terus berusaha tuk keluar dari kepungan angin yang menghalanginya, "teknik pedang : pemusnah elemen" sebuah lesatan pedang dengan aura warna hitam bercampur merah mengenai angin yang diciptakan Cause,
wusshhh..... lesatan pedang tersebut berhasil membelah jurus teknik angin yang dilancarkan Cause, "ahaha.....teknik mu memang merepotkan anak muda namu teknik ku lebih kuat " ucap sang anggota asosiasi pembunuh berhasil mematahkan teknik Cause dan terlihat melesatkan kembali tebasan pedangnya kearah Cause.
"sekarang tau Jai" ucap Cause melalui telepati. " teknik kombinasi : suara kematian dunia Es" ucap Jai dari langit, sebuah aura dingin disertai hawa dingin es yang menusuk tulang menghantam seorang anggota asosiasi pembunuh dan membuatnya membeku ditempat tidak bergerak, Cause sendiri berhasil menghindari tebasan pedang yang diarahkan kearahnya.
" aaaa...... sebuah teriakan membuat terkejut semua anggota asosiasi pembunuh yang sedang melakukan pertarungan dengan Leo yang mereka kroyok.
"ah, berhasil " ucap Jai lalu mendarat didekat Cause sambil terus melihat kearah orang yang ia serang, terlihat orang yang ia serang tersebut memegang kepalanya sambil terus berguling-guling diatas tanah padanan sebelumnya orang tersebut sangat arogan dan melancarkan tebasan kearah Cause.
teknik yang dilancarkan Jai barusan bukan hanya dapat menghentikan pergerakan nya namun juga teknik tersebut dapat merusak mental korban apa lagi yang terkena memiliki ranah kultivasi rendah atau dibawah pengguna. tanpa memperdulikan hal itu Cause pun melesat kearah para anggota asosiasi pembunuh yang tersisa tinggal 150 orang lagi karena sebelumnya Leo berhasil mengalahkan sekitar 100 orang entah teknik apa yang ia gunakan namun yang pasti Leo berhasil menghabisinya, Jai juga tak mau kalah dia juga melesat untuk menghabisi anggota asosiasi pembunuh.
bush...
boommm....
serangan demi serangan Leo lancarkan, sebenarnya tidak terlalu sulit jika Leo mengerahkan semua kekuatannya, namun Zoan sebelumnya mengingatkan jangan sampai terlalu menarik perhatian dan terlalu merusak daerah sekitar. maka dari itu Leo hanya menggunakan kekuatan fisik dan 10% kekuatan energi spirit yang ia miliki. meski agak lama namun tetap saja Leo sebagai pemenang dan berhasil membunuh pemimpin cabang asosiasi pembunuh tersebut. saat ini ia mulai bergerak masuk kedalam markas untuk memeriksanya siapa tahu ada beberapa anggota asosiasi pembunuh yang sedang bersembunyi, 25 menit telah berlalu sejak Leo memasuki ruang tempat kelompok cabang asosiasi pembunuh tinggal, ia berhasil menemukan beberapa ramuan racun dan penawarnya, serta beberapa senjata dan 1 peti ukuran sedang yang didalamnya berisi koin emas setelah diperiksa. Leo pun memasukan semua itu kedalam cincin penyimpanan yang telah diberikan oleh zoan, lalu ia keluar dari tempat itu dan melihat Jai dan Cause sedang membakar mayat-mayat dari anggota asosiasi pembunuh yang telah mereka tumpuk seperti sebuah gundukan sampah. total pasukan yang dikalahkan Leo, Jai, dan Cause adalah 350 anggota, dan mereka berhasil menghabisi semuanya. mungkin setelah ini Asosiasi pembunuh akan marah dan menyelidiki kematian anggota asosiasi pembunuh bagian cabang tersebut. meski anggota cabang namun asosiasi pembunuh sangat menghargai para anggotanya.
" ayo kita kembali " ucap Jai, lalu mereka bertiga pun melesat kembali kearah penginapan.
Disebuah tempat Dimana kelompok Utama asosiasi pembunuh tinggal.....
Terlihat seseorang sepuh bergegas masuk kesebuah ruangan dimana didalam ruangan tersebut sedang mengadakan rapat, sepuh pria tersebut terlihat tergesa-gesa.
Tokk...tok..... suara pintu diketuk, " tolong ijin kan masuk ada laporan darurat dari tempat kelompok cabang E yang saat ini berada di tempat turnamen" ucap seorang sepuh, meski sudah menginjak usia namun dalam dunia kultivator tidak menjadi daya ukur sebab semua orang tahu yang menjadi daya ukur dalam dunia kultivator adalah kekuatan dan kultivasi untuk umur/usia bukan lah halangan. Mungkin hal itu terjadi seperti pria sepuh tersebut.
" Masuk lah" ucap sang pemimpin tertinggi, tak lama setelah mengatakan itu pintu tersebut terbuka dengan sendirinya. " ada laporan apa?" ucap sang pemimpin tertinggi disertai sikap tenangnya. " anu.... pemimpin segel Anggota dan 3 pemimpin kelompok cabang asosiasi pembunuh E telah hilang, bahkan 3 kristal energi kehidupan 3 pemimpin cabang telah berhenti bersinar tanda mereka telah dihabisi dalam waktu bersamaan, dan menurut rekaman singkat yang melakukan serangan tersebut berjumlah 3 orang. satu ranah Petapa Platinum dan dia lainnya berada diranah Supreme Platinum God, laporan selesai!" ucap sang pria sepuh dengan hormat dan suaranya tersebut dapat terdengar oleh semua orang yang hadir mengikuti rapat di ruangan tersebut. "Apakah kamu mengetahui ciri-ciri nya?" tanya sang pemimpin tertinggi masih dengan suara tenangnya. "Menurut rekaman ulang dari ketiga kristal energi kehidupan, yang berada diranah Petapa memiliki elemen api, serta menggunakan tangan kosong yang dapat berubah menjadi cakar nampaknya ia adalah beast yang telah berevolusi, untuk satunya memiliki elemen Es dan suara yang juga merupakan beast jenis rajawali es dan untuk yang ketiga adalah seorang manusia yang nampaknya ia adalah seorang Assassin
__ADS_1
menggunakan senjata jenis yoyo shuriken dan senjata kunai selain itu ia memiliki elemen Api dan angin. ketiga penyerang itu berpakaian hitam menutupi seluruh tubuhnya" ucap sang pria sepuh menjelaskan.
"Ehm, jadi begitu. nampaknya kita akan bermain sedikit hehe..." ucap sang pemimpin tertinggi. "rapat kita akan kita lanjutkan bulan depan dan untuk sekarang kirimkan pasukan elit asosiasi pembunuh untuk mencari informasi lebih detail mengenai kematian kelompok cabang bagian E asosiasi pembunuh!!" ucap sang pemimpin tertinggi memberi perintah.
"Baik pemimpin utama,laksanakan" ucap para anggota pemimpin cabang, lalu mereka menghilang dari ruangan tersebut begitu juga pria sepuh yang memberikan laporan tadi.
"hama hama itu, nampak nya mulai berani menampakan taringnya. Apakah mereka sudah tak merasa takut? seperti kelompok Asosiasi pembunuh harus kembali menunjukan Taringnya lagi seperti sebelum-sebelumnya " ucap sang pemimpin tertinggi alias pemimpin utama.
Disebuah ruang penginapan.....
Leo, Jai, dan Cause akhirnya sampai di depan penginapan lalu mereka pergi ke kamar penginapan yang dipakai oleh zoan. Sesampainya didepan penginapan tempat zoan berada, mereka berdua mengetuk pintu dan masuk setelah dibukakan pintunya oleh zoan. "bagaimana apakah sudah selesai?" tanya zoan sesaat mereka telah duduk.
" semua anggota asosiasi pembunuh sudah musnah, tuan zoan" ucap Leo memberikan laporan. "okeh baguslah, mungkin saat ini kita tidak perlu khawatir akan terjadinya serangan namun meski begitu ini akan jadi lebih berbahaya dari sebelumnya, karena kelompok yang kalian habisi mungkin hanya sebagian kecilnya saja. maka dari itu kita harus tetap memperkuat diri dan waspada ada kemungkinan untuk selanjutnya kelompok kita yang akan di icar lebih dahulu karena menghalangi dan telah menghabisi banyak anggota asosiasi pembunuh tersebut." ucap zoan berspekulasi. "ya kamu benar kita harus bersama-sama jangan terlalu banyak dan jauh berpisah" ucap Cause. Cukup banyak mereka berbincang tak lupa juga Leo mengeluarkan cincin penyimpanan yang didalam berisi harta jarahan dari kelompok anggota asosiasi pembunuh yang telah di habisi, zoan pun untuk membagikannya sebagian dan sebagian lainnya akan dijual sebagai pendapatan awal untuk kelompok World Explorer .
\=note\=
Anggota World Explorer :
1) Zoan Prozz (pemimpin)
2) Leo
3) Jai
4) Jean
5) Cause
6) Zuab
7) Intan
__ADS_1
8) Jenita