Legenda Pendekar Peniru {The Impersonator}

Legenda Pendekar Peniru {The Impersonator}
Episode 22 : Pertemuan


__ADS_3

Bulan berganti matahari, malam berganti siang, waktu terus berjalan tak terasa perjalanan Zoan serta Jai menuju desa saidan mencapai akhir. Setibanya di hutan dekat desa saidan Zoan serta Jai singgah lalu berubah ke wujud manusianya, sebelum memasuki desa saidan , Zoan serta Jai pergi ke hutan tempat tinggal nya dan kakek nya dahulu.


" huuhh, akhirnya sampai juga, aku rindu padamu kakek" ucap Zoan sambil membersihan makam kakek nya


" tuan muda apa ini tempat tuan muda dan kakek tuan muda tinggal dahulu?" ucap bertanya


" ya kau benar disinilah saya dahulu dan ini adalah makam kakek saya" ucap Zoan


" dan kakek ini teman saya Jai" ucap Zoan memperkenalkan ke kuburan kakeknya


" salam kakek tuan muda" ucap Jai membungkuk hormat pada makam kakek zoan


Lalu mereka masuk gubuk tempat dahulu Zoan tinggal, mereka membersihkan gubuk tersebut setelah agak lama akhirnya selesai


" ahk akhirnya selesai juga " ucap Zoan sambil meregangkan sedikit tubuh nya


" tuan muda bagaimana kalau malam ini kita menginap disini saja ?" ucap Jai


" ya itu memang rencana ku" ucap Zoan santai lalu ia duduk di kursi tempat kakeknya dulu suka duduk.


" hmm, sepertinya sekarang adalah waktu yang tepat tuk mempelajari buku jurus keterampilan pedang bintang yang memiliki 7 langkah dari pria paruh baya Zheng lu, " gumam Zoan, lalu ia mengeluarkan buku jurus keterampilan tersebut.


Malam pun berlalu


Zoan pun selesai membaca dan mempelajari jurus dari buku keterampilan tersebut, walau ia hanya dapat memahami 3 jurus keterampilan pedang bintang namun ia tak mempermasalahkan nya. Mungkin lain waktu ia akan mencoba tuk mempelajarinya, " Jai mari kita ke desa Saidan " ucap Zoan


" baik tuan muda" ucap Jai


mereka berdua pun pergi menuju desa saidan, Zoan dan jai saat ini berjalan menuju desa saidan.


" tunjukan tanda pengenal kalian!" ucap sang penjaga gerbang


" ini " ucap Zoan sambil memperlihatkan lencana guild petualang nya.


" silahkan masuk " ucap sang penjaga gerbang


" Baik terimakasih " ucap Zoan


Zoan serta Jai pun berjalan masuk,



contoh ilustrasi Zoan saat ini(usia 11 tahun mendekati 12 tahun).


Zoan serta Jai berjalan menuju guild. Sesampainya di guild Zoan lalu menghampiri manager guild petualang nya.


" selamat datang tuan Zoan " ucap manager Kaila.


" ya terimakasih manager Ze yu" ucap Zoan


" Tuan Zoan siapa dia ?" ucap manager Kaila mengarah kan pandangan ke arah Jai

__ADS_1


" oh dia jai, dia adalah teman saya saat diperjalanan " ucap Zoan, ia saat ini tidak berencana tuk memberitahukan semua hal yang ia miliki serta dapatkan


" salam kenal saudara Jai" ucap manager Kaila ramah


" ya salam kenal juga" ucap Jai singkat



Ilustrasi Jai, saat dalam mode manusia nya.


" manager Kaila , apakah Jean ada disini?" tanya Zoan


" Ada dia saat ini lagi di tempat makan guild bersama teman teman nya" ucap manager Kaila


" yasudah kalau begitu saya akan menemui jean dahulu, maaf mengganggu " ucap Zoan


" tak masalah tuan Zoan" ucap manager Kailap , lalu Zoan serta Jai pergi ketempat makan guild tuk menemui jean,.


Sesampainya di tempat makan guild ia lalu melihat sekeliling dan ia akhirnya menemukan Jean, serta menghampirinya.


" Yo Jean, apakabar ?" ucap Zoan menyapa


" baik " ucap Jean asal menjawab, dan saat ia menoleh kesamping dan melihat siapa yang telah menyapanya ia sangat terkejut serta senang, bagaimana tidak sudah sangat lama ia merindukan saudaranya tersebut.


" woah akhirnya saudaraku tiba juga hehe..." ucap jean, melihat hal itu ketiga temannya heran (cause, zuab, intan seorang perempuan),


" duduk disini lah saudara ku" ucap Jean sambil menepuk nepuk kursi yang kosong.


" ya dia adalah saudaraku yang sering saya ceritakan kepada kalian" ucap Jean


" salam kenal saya Cause" ucap Cause, memperkenalkan.


" salam kenal saya Zuab " ucap Zuab memperkenalkan.


" intan" ucap intan singkat memperkenalkan.


" salam kenal kembali saya Zoan Prozz" ucap Zoan


" Dan dia Jai" ucap Zoan lagi menambahkan


" Benar, salam kenal juga" ucap jean agak terkejut sebab ia serta ketiga temannya tidak menyadari keberadaan Jai mereka hanya fokus pada Zoan


lalu mereka pun mengobrol menceritakan banyak hal, serta tak lupa Zoan serta Jai memesan makanan juga.


" Jadi saudara ku kamu ingin membuat sebuah kelompok?!"tanya Jean


" kalau boleh tau buat apa kelompok tersebut? ucap Intan tiba tiba


" Untuk menjelajah seluruh dimensi serta dunia " ucap Zoan


" Apa,...?!" ucap Cause terkejut

__ADS_1


" saya setuju dan ingin ikut sepertinya menarik hehe", ucap Zuab


" aihk,... kalian ini itu hanya sebuah rencana jadi belum tentu terlaksana" ucap Zoan menghela nafas


" tapi sepertinya apa yang dibilang Zuab bener, hal tersebut cukup menarik saudaraku benarkan intan , cause? " ucap Jean


" ya lumayan sih tapi untuk membuat sebuah kelompok kita harus memiliki nama apa kau sudah memikirkan nama kelompok tersebut jika terbentuk?" ucap Cause


" ya saya ikut saja dan cukup menarik" ucap intan


" hmm, sepertinya kalian setuju dan rencana ini dapat dimulai ", ucap Zoan


" Serta untuk nama kelompoknya saya sudah memikirkannya yaitu World explorer " ucap Zoan


" Nama kelompok yang keren " ucap Jean


" ya kau benar" ucap Cause sementara untuk Zuab dan intan memberi anggukan


" setelah ini mari kita membicarakan hal lainya di rumah ku dulu " ucap Zoan, mereka lalu melanjutkan obrolan lain serta menghabiskan makanannya.


Beberapa menit setelah mereka menyelesaikan makanan serta pembayaran, mereka pergi ke rumah Zoan dulu. Sesampainya di rumah Zoan mereka cukup terfana dengan keadaan rumah yang bersih serta terlihat baru, bagaiman tidak sebelumnya Zoan serta Jai membersihkan serta merubah bentuk rumah gubuk Zoan dahulu , Zoan juga menggunakan elemen kayu, serta tanah tuk memperkuat dan merubah bentuk rumah gubuk nya.


" mari kita masuk " ucap Zoan


" ya..." ucap Jean


lalu mereka semua memasuki rumah Zoan tak lupa Zoan menyiapkan air minum serta beberapa buah hutan tuk dijadikan sebagai makanan pembuka. Banyak hal yang dibicarakan Zoan, namun ia juga belum memberitahukan beberapa hal seperti artefak dimensi serta siapa saja yang ada didalamnya, batu kristal dimensi walau ada yang menanyakan mengapa Zoan tau bahwa didunia itu terdapat dunia lain serta dimensi dimensi ia hanya menjawab bahwa ia mengetahui itu sebuah dari sebuah buku sejarah yang ia temukan dari hasil pencarian peta harta, ia juga tidak memberitahukan perihal ia diangkat menjadi Murid dari Maxstrong yang merupakan Dewa segala alam, beserta peninggalannya sebab ia masih belum mengenal betul ketiga temannya Jean tersebut. Untuk saat ini ia perlu cukup berhati hati.



ilustrasi Jean untuk saat ini



ilustrasi Cause



ilustrasi Zuab



ilustrasi Intan



ilustrasi Leo saat wujud manusia


Jangan lupa like, komen, and vote nya


See you next chapter....

__ADS_1


__ADS_2