
Pada akhirnya kisah ini membawa kita semua kembali lagi ke masa kini.
Tepatnya satu hari setelah Mbak Ati menyelesaikan seluruh pelatihan yang diberikan oleh Kai padanya.
Satu hari setelah Kai mendapatkan kenikmatan surgawi dari empat orang bidadari yang diseleding dewa jahil hingga jatuh ke alam dunia.
Satu hari setelah Kai menelepon Frank untuk mengatakan kalau dirinya sudah siap untuk melanjutkan cita-cita tak terwujud dari Kakek Arya. Yaitu membebaskan dunia ini dari jerat pemimpin bagi para pemimpin pemerintahan dunia. Pemilik Sistem luar biasa lainnya yang konon kabarnya bernama Samiri.
"Hei. Kau yang di sana bersiaplah!" teriak seorang pria berjas serba putih pada kawannya.
"Tolong berjajar yang rapi!" seorang pria lain berteriak sambil menepuk-nepuk tangannya mengingatkan seluruh kawan-kawannya.
Teriakan demi teriakan sahut menyahut terdengar. Membuat suasana pekarangan rumah Kai menjadi begitu ramai.
Seluruh keriuhan ini terjadi karena pada pagi buta tadi, Udin dikejutkan oleh sebuah telepon yang ia dapatkan.
Udin diberikan kabar kalau Kai akan pulang hari ini. Dia akhirnya memutuskan untuk kembali pulang setelah menghilang tanpa kabar selama satu bulan lebih.
Oleh karena itu sangatlah wajar jika Udin, Yono, Kika dan seluruh bawahan mereka semua. Menjadi heboh begini. Dimana mereka semua tampak sedang bersiap melakukan sedikit penghormatan untuk menyambut kedatangan Kai.
Sang pemimpin yang hilang.
➖ 📱📱📱 ➖
"Mereka datang," ujar Yayan yang berada di gerbang pada anak buah Yono
"Mereka datang!" teriak anak buah Yono tersebut pada teman-temannya yang lain.
Selama lima detik. Keriuhan yang sebelumnya terjadi. Seketika berubah menjadi kepanikan.
Mereka semua menjadi beberapa kali lipat lebih heboh. Lalu menjadi bisu saat mereka semua sudah siap di lokasi mereka masing-masing.
➖ 📱📱📱 ➖
Gerbang rumah Kai perlahan terbuka. Sebuah mobil limosin putih milik Kai dengan anggun memasuki pekarangan komplek istana Kai.
Seluruh anak buah yang berasal dari ketiga Laksa dan sudah berjajar di sisi kiri kanan mobil langsung membungkukkan tubuh mereka saat mobil tersebut lewat. Tampak persis seperti cara orang-orang Jepang saat menyambut orang yang begitu terhormat.
Loh... Kok ala Jepang? Kan bisa disambut jaipong atau ondel-ondel gitu... Lagian siapa sih yang mengusulkan ini semua?
__ADS_1
Yah... Siapa lagi kalau bukan si Yono yang merupakan seorang otaku sejati sejak kecil yang mungkin hingga nanti dia mati.
Mobil limosin Kai berhenti tak jauh dari tempat berdirinya para pemimpin Laksa.
Para anak buah yang ada di sana tidak langsung bubar. Mereka semua masih berdiri berjajar di posisi mereka masing-masing.
Sementara itu. Udin, Yono, dan Kika langsung lebih mendekati mobil limosin Kai untuk menyambut langsung kedatangan kawan mereka tersebut.
Pintu belakang mobil terbuka. Kai keluar dari dalam mobil. Diikuti oleh Mbak Ati yang turut keluar sedetik setelah Kai berdiri.
Lalu disusul dengan terbukanya pintu depan mobil yang diikuti oleh keluarnya Kristal dengan begitu mempesona. Disengaja ataupun tidak. Gerak-gerik Kristal barusan membuat para pria tercubit hatinya oleh pesona yang dipancarkan Kristal.
Brug!
Melihat Kai, Mbak Ati, dan Kristal sudah turun dari mobil. Udin menutupkan pintu depan mobil limo milik Kai.
Tidak hanya Udin yang berinisiatif melayani. Yono juga hendak menutupkan pintu belakang. Tapi pintu itu tiba-tiba ditahan. Yono terperanjat karena ternyata masih ada satu orang lagi yang hendak keluar dari dalam mobil.
Dia adalah Sila yang tadi sempat terdiam untuk meneguri dirinya sendiri. Kalau dialah yang menginginkan hal ini.
"Maaf. Kirain sudah tidak ada siapa-siapa!" Yono menundukkan kepalanya meminta maaf.
Selesai pelatihan disertai wisata kenikmatan. Sila memilih untuk ikut dengan Kai untuk turut datang ke rumah ini.
Wajar lah kalau dia memilih untuk ikut...
Walaupun Sila bermarga Prayoga dan memiliki banyak property yang bisa dia tinggali. Tapi Sila kini merupakan bagian dari Laksa yang dibentuk Kai juga. Dan kebetulan semua Laksa Kai berkumpul di istana ini.
Brug!
Pintu tertutup dan mobil kembali dilaju oleh Yeyen menuju ke area parkir yang khusus mobil limosin Kai di rumah ini.
Melihat kalau semua orang sudah turun. Udin langsung menjabat tangan keempat wanita di sana dan memeluk erat sahabatnya. Walaupun tampak wajar. Tapi Kai menangkap kalau jabatan tangan Udin tampaknya memang lebih erat saat menjabat tangan Kristal.
Udin tentu saja tetap dengan senang hati menyambut Kai dan ketiga wanitanya. Walaupun kalau mau kecewa juga masih wajar aja sih.
Dimana selama sebulan ini Kai telah menanamnya untuk tetap stay di rumah ini. Dan tidak dilibatkan dengan semua hal penting yang Kai lakukan di tempat lain.
Dan bukan hanya tidak dilibatkan. Tapi Udin juga sama sekali tidak dikasih kabar.
__ADS_1
"Oh iya semuanya... Perkenalkan. Ini Sila Prayoga."
"Si... Sila Prayoga?" Yono terkejut mendengar nama Sila.
"Ya."
"Anak dari Pasal Prayoga?"
"Betul Yon..."
"Senang bisa bertemu Nona!" Yono langsung bersimpuh di hadapan Sila. Hal yang tidak pernah Yono lakukan pada Kai.
Sementara Yono bersimpuh demi tidak melupakan keluarga yang telah 'membesar' kan dia. Si Udin malah terlihat terperangah tak berkedip melihat kecantikan yang dimiliki oleh Sila.
"Oh iya Kai... Mari masuk! Kami sudah menyiapkan jamuan untuk kamu," jelas Kika pada Kai.
"Oh ya?" Kai senang medengar bagaimana para sahabatnya menunjukkan sedikit perhatian berlebih pada dirinya.
"Kemari..." lanjut Kika sambil menunjuk ruang jamuan para tamu.
➖ 📱📱📱 ➖
Di ruangan tersebut Kai mendapati berbagai santapan mewah yang tersaji di atas meja. Kai, dan kelima pemimpin laksanya duduk mengelilingi meja.
"Ada banyak hal yang ingin aku ceritakan," ujar Kai mengawali pembicaraan.
Semua yang di sana diam mendengarkan segala hal yang Kai sampaikan sambil sesekali menyuapkan hidangan di atas meja.
Suasana serius tapi santai yang dibangun membuat obrolan yang lama berlangsung tanpa terasa. Kai memang tidak bisa cerita semuanya. Terutama soal keberadaan sistem dan segala macam yang berhubungan dengannya.
Tapi Kai cerita soal bertambahnya Laksa saat ini. Dimana Sila dan Mbak Ati menjadi bagian dari pondasi kekuatan Kai. Kai juga cerita tentang berbagai rencana yang akan mereka jalankan untuk ke depannya. Dengan satu tujuan. Yaitu menumbangkan pemerintahan dunia.
➖ 📱📱📱 ➖
"Oke. Sepertinya sudah tidak ada lagi yang harus kusampaikan. Karena semuanya sudah setuju dan tidak ada lagi pertanyaan. Aku akan ke ruang kerjaku untuk mengurus beberapa hal," ujar Kai menutup percakapan.
Sebenarnya tidak ada urusan yang akan Kai kerjakan. Dia hanya sudah kehabisan cerita. Sehingga memutuskan untuk pergi segera dari sini. Takutnya kehadiran dia di sini akan membuat para pemimpin Laksa tidak segera melaksanakan tugas-tugas mereka.
"Eh. Iya Kai!" Udin menghalangi kepergian Kai.
__ADS_1
➖ Bersambung ➖