
Sambil terus menghindari serangan dari Frank. Kai menggunakan sirkulasi antara menukarkan seluruh universe coin menjadi uang tunai lalu mentransferkannya ke sembarang orang.
'Semoga ini berhasil...' walaupun cara ini terbilang instan untuk menaikkan level, akan tetapi semakin tinggi level Kai, semakin tinggi pula experience yang Kai butuhkan untuk naik level.
'Ayooo!' bisik Kai yang sedang berpacu dengan waktu. Karena kini hanya tersisa dua buah kemungkinan. Yakni antara Kai mencapai level yang cukup untuk menghadapi Frank. Ataukah Frank terlebih dahulu berhasil membunuhnya.
➖ 📱📱📱 ➖
Sementara itu di suatu tempat yang sangat jauh dari area pertarungan antara Kai dan Frank.
Tampaklah seorang pria sedang termenung di depan handphonenya. Jemarinya menari mengetikkan kata demi kata.
"Harus cepet update nih!" ujar pria tersebut dengan nafas tersengal-sengal.
Sebagai pria yang bekerja di sebuah perusahaan kecil. Dia juga mencoba untuk mendedikasikan sebagian waktunya untuk menulis di sebuah platform membaca online gratis populer bernama NovelToon.
"Bang! Beras habis?" ujar seorang wanita jelita pada pria tersebut.
"Masak udah habis lagi?"
"Ya udah... Abang beli dulu ya?"
"Beli! Beli! Uangnya nggak ada!"
"Masak udah habis lagi?" pertanyaan yang sama tak sengaja terulang dua kali.
"Ya iyalah... Emangnya gaji Abang berapa?! Pergi pagi pulang petang penghasilan pas-pasan!"
"Tapi kan Neng... Abang sekarang lagi berusaha... Nih liat! Abang bikin akun dengan nama Arsha Walgita biar bisa nyalurin hobi Abang nulis. Syukur-syukur nantinya bisa ngehasilin," jelas pria tersebut meminta sang istri untuk mengerti dengan apa yang sedang diupayakan.
"Halah! Nulis-nulis! Kerja tuh yang pasti-pasti! Ambil double shift atau kerja sambilan kan bisa juga... Emangnya dari Novel Toon ngehasilin berapa?!"
Arsha Walgita terdiam.
"Udah berapa lama kamu nulis?"
"Tiga bulan Neng..."
"Selama tiga bulan dah ngehasilin berapa?Sepuluh juta?!"
Arsha Walgita menggeleng.
"Sejuta?!"
Masih menggeleng.
"Seratus ribu?!
"Dibawah dua puluh ribu,"
__ADS_1
"Halah! Itu mah bukan gawe!"
"Tapi Neng... Banyak yang udah sukses di NovelToon loh Neng..."
"Itu kan orang lain Bang!"
Brak!
Sang istri membanting pintu meninggalkan sang pria sendirian di kamarnya.
'Nulis lagi deh...' seakan melupakan seluruh masalah yang sedang terjadi, Arsha Walgita kembali menulis demi melayani para pembaca setianya.
(A.N. : Jangan anggap ini kejadian nyata ya... Istri Author sangat mendukung Author mengejar impian masa kecilnya. Yang penting tetep kerja. 😁)
'Eh! Ada notifikasi dari Bank! Siapa yang transfer ya?' bisik Arsha Walgita di dalam hati. Pikirannya menebak kalau dia baru saja dapat bonus dari kantor tempat nya bekerja.
'Wuih... Sejuta... Lumayan... Bisa beli beras nih! Eh... Tapi kok yang transfernya gak kenal sih? Kai Prayoga! Siapa ini?!' Arsha bicara sendiri dalam hati sambil membaca notifikasi SMS di handphone nya.
'Eh! Masuk lagi! Se... Sepuluh juta?!'
'Eh! Masuk lagi! Sa... Satu milyar?!' Arsha terkejut dengan notifikasi yang datang terus menerus.
Bermilyar-milyar datang bertubi-tubi ke rekeningnya hingga saldonya mencapai beberapa triliyun.
Arsha berlari keluar kamarnya.
"Neng! Kita kaya Neng...!" jerit Arsha hampir tak percaya dengan apa yang terjadi pada hidupnya.
➖ 📱📱📱 ➖
Sementara itu di lokasi pertarungan antara Kai dan Frank. Kedua pria ini masih bertarung dengan cukup sengit. Berbeda dengan sebelumnya di mana Kai begitu kewalahan menghadapi Frank. Seiring dengan kenaikan level yang Kai alami, Kai merasa kalau tubuhnya kini semakin ringan dan juga semakin kuat sehingga bisa mengimbangi kekuatan tempur dari lawannya tersebut.
'Ternyata benar. Aku semakin kuat. Tapi kok bisa begini ya?' tanya Kai pada Sistem.
[Seiring dengan meningkatknya level sinkronisasi antara Host dan Sistem, maka Host dan Sistem akan semakin menyatu. Sehingga Host dapat mengekstrak kemampuan sistem dengan lebih banyak lagi.]
'Jadi kau juga berperan sama seperti energi prana?' tanya Kai kembali.
[Ya Host. Bisa dikatakan seperti itu. Namun selain daripada itu. Kemampuan spesial dan apapun yang terikat dengan Host melalui jugaSistem akan menjadi semakin kuat.]
'Apakah itu termasuk Laksa dan minion?'
[Ya Host.]
'By the way... Levelku sudah setinggi ini. Tapi kenapa Frank masih tetap lebih kuat dariku? Apakah dia juga pemilik Sistem?' walaupun level Kai kini sudah hampir tiga kali daripada sebelumnya. Tapi yang bisa Kai lakukan saat ini tetaplah hanya berlari.
Frank masih terlalu kuat dan cepat bagi seorang Kai.
[Host akan menemukan jawabannya setelah mengalahkan Frank.]
__ADS_1
'Baiklah... Lakukan terus yang barusan kau lakukan Sistem! Kalaulah Indonesia harus inflasi, inflasi saja! Yang penting sekarang naik level dulu aja!'
[Apakah Host masih tetap ingin transfer ke sembarang orang? Atau Host ingin menyalurkannya ke hal lain juga?]
'Selain transfer ke sembarang orang. Tolong kau beli properti dan saham sebanyak-banyaknya. Apapun yang bisa menghabiskan uang dengan cepat!'
[Baik Host.]
Tumben memang. Tapi Sistem kali ini memberikan begitu banyak kemudahan pelayanan pada Kai. Apakah meningkatnya level Kai membuat sikap dari sistem juga berubah?
Beberapa menit sudah Kai meninggalkan kota Bandung. Kai dan Frank sudah melesat dengan begitu jauh. Serangan Frank yang membabi buta membuat setiap area area yang mereka lewati menjadi luluh lantak bagaikan dihantam bencana besar.
Stasiun berita begitu gempar mengabarkan tengah terjadi sebuah gempa bumi yang bergerak. Ini adalah fenomena bencana aneh yang bari terjadi di dalam sejarah ummat manusia.
Gempa dimulai dari area dekat apartemen Sila memanjang hingga kini sudah mendekati gunung salak.
Blar! Blar! Blar!
Ledakan demi ledakan terjadi di tengah hutan gunung salak yang lebat. Membuat burung-burung beterbangan menjauhi hutan.
[Selamat Host! Host telah mencapai level singkronisasi maksimal.]
Notifikasi dari Sistem muncul di dalam kepala Kai.
'Wah... Level maksimal? Ternyata level Sistem ada mentoknya toh!'
Kai bingung. Setelah levelnya maksimal. Kai tetap tidak bisa melebihi kemampuan dari Frank. Kai hanya dapat membuat dirinya dapat bertarung seimbang. Bila sebelumnya Kai hanya bisa lari dan menghindar. Kini Kai bisa melancarkan serangan balik kepada Frank.
"Hahahaha... Wah... Hebat juga kamu Kai!" Frank tertawa saat melihat Kai kini dapat mendaratkan serangan ke wajahnya.
'Eh!' Kai tersadar. Ternyata pemberitahuan dari Sistem tidak hanya satu saja. Ada banyak pemberitahuan bertubi lain yang muncul di hadapan Kai.
➖ 📱📱📱 ➖
[Selamat! Karena Host telah mencapai level maksimal. Maka level singkronisasi dengan sistem telah dihilangkan. Kini host dan sistem sudah menyatu dengan sempurna.]
'Wah... Benarkah? Aku dan Sistem sudah menjadi satu? Berarti kini aku adalah sistem itu sendiri?'
[Lebih dari itu Host.]
Jawab Sistem.
[Bila minion merupakan representasi dari perwujudan Sistem. Maka kini Sistem adalah representasi dari perwujudan Host.]
'Maksudmu?'
[Seluruh kemampuan sistem kini telah menjadi milik Host. Namun Sistem sama sekali tidak memiliki kendali terhadap Host.]
'Jadi kini aku memiliki kekuatan dari alam semesta?' tanya Kai yang begitu terkejut dengan apa yang dia dapatkan dari keberhasilannya dalam mencapai level sinkronisasi maksimal.
__ADS_1
➖ Bersambung ➖