
"Bisa kau pijit kepalaku... Rasanya sakit sekali," Kai jawab pertanyaan Kika sambil mengurut tengkuk dan juga keningnya bergantian.
Setelah enam jam penuh berkonsentrasi dan berpikir demi mendapatkan Penglihatan Seorang Detektif, Kai memang merasa kepalanya sedikit tidak nyaman. Ditambah lagi, setelah itu Kai harus memikirkan strategi yang akan dia lakukan setelah mendapatkan kemampuan spesial Penglihatan Seorang Detektif.
Terus berpikir dengan keras tentu membuat kepala Kai menjadi semakin berdenyut.
"Kepala yang mana yang butuh dipijat Tuan?" tanya Kristal tiba-tiba.
'Eh!' Kai kembali dikejutkan oleh Kristal yang memiliki inisiatif yang cukup tinggi kalau soal kegiatan yang enak-enak.
"Terserah kamulah... Sekarang aku merasa kalau kepalaku berdenyut dan otot-otot di sekitar kepalaku ini butuh rilekasasi. Tapi kalau menurutmu aku juga membutuhkan rileksasi yang lainnya, aku tidak akan menolak pijatan yang akan kau berikan," jawab Kai.
Kai tidak menolak ataupun mengiyakan tawaran asyik dari Kristal. Dia membebaskan Kristal dalam memberikan pelayanan terbaik bagi dirinya.
Dan keputusan yang dibuat oleh Kai ternyata tidaklah salah. Karena selama dua jam berikutnya Kristal memberikan pijatan luar biasa yang tidak hanya merelaksasi kepala Kai yang berdenyut namun juga merelaksasi kepala lain yang terlihat kaku. Pijatan pun tidak hanya dilakukan dengan menggunakan tangan berjari jenjang, tapi juga menggunakan rongga mulut serta gua terlarang yang harus noveltoon sensor itu.
β π±π±π± β
Kali ini Kai memilih untuk tidak menggunakan mobil limosin mewah dan super nyaman miliknya. Kai pergi dengan menggunakan salah satu dari lima buah mobil MPV yang baru saja dia beli kemarin.
Untuk sekarang Kai memilih untuk memparkir limosin miliknya di rumah adalah karena Kai tidak ingin tampil terlalu mencolok hari ini. Walaupun mobil yang akan Kai gunakan ini juga sudah cukup mencolok, tapi mobil ini tidak lebih menarik perhatian orang lain bila dibandingkan dengan seorang pemuda seperti Kai yang mengendarai sebiah limosin mewah.
Karena Yeyen dan juga Yayan kini sedang bersama dengan Kika, sehingga Kai kali ini disupiri oleh Kristal.
Rencananya Kai ingin berangkat menuju ke salah satu rumah sakit besar yang ada di kota ini. Kai berniat untuk mendapatkan Penglihatan Seorang Tabib. Dimana Kai harus mencari seorang pasien yang sudah tidak memiliki harapan hidup untuk dia sembuhkan menggunakan dokter sihir.
βββββ
β’ Penglihatan Seorang Tabib
Sembuhkan penyakit seseorang yang sudah akut dan sudah di diagnosa akan segera meninggal dunia.
Hadiah Misi :
β’ [Kemampuan Spesial] Penglihatan Seorang Tabib
Hukuman Misi :
β’ Tidak Ada
βββββ
__ADS_1
Kai dan Kristal berangkat saat hari belum gelap. Namun karena jalanan yang super macet, akhirnya saat malam datang, Kai dan Kristal masih dalam perjalanan mereka. Kai yang sudah makan dua kali, tetap saja merasa kalau perutnya kembali meminta untuk di isi.
"Kris... Kayaknya aku harus makan malam dulu deh..." Kai menginformasikan kondisinya kepada Kristal.
"Makan apa Tuan?" tanya Kristal.
"Seketemunya aja," jawab Kai
"Di depan ada pecel lele tuan," Kristal memberitahukan Kai saat dia lihat sebuah spanduk pecel lele dipinggir jalan.
"Oh iya. Di situ aja!β
Kai saat ini sudah cukup lapar. Dia ingin segera mengisi perutnya yang sudah kosong.
β π±π±π± β
Kristal lalu memparkir mobil mewah Kai itu di sebelah mobil sedan dan juga mobil jeep yang tidak kalah mewahnya dengan mobil yang Kai miliki.
Bila kedua pemilik mobil ini juga makan malam di tukang pecel lele yang sama, maka sungguh beruntung tukang pecel lele ini. Walaupun dia hanyalah seorang pedagang pinggir jalan. Tapi ada tiga konglomerat yang saat ini bersedia untuk menjadi tamunya.
Setelah mematikan kalau Kai sudah duduk di kursi bakso kayu, Kristal bertanya pada Kai. βPesan apa tuan?β
βLele aja!β jawab Kai.
Padahal setahu Kai dia sudah terbiasa makan sehari atau dua kali. Entah kenapa hari ini, setelah dia menambah kapasitas ototnya, Kai jadi sangat mudah lapar.
"Sudah?" tanya Kai pada Kristal yang kembali duduk di hadapan Kai.
"Sudah Tuan."
Kai jawab kesigapan Kristal dengan anggukan mantap. Sambil menunggu pesanan mereka siap, pandangan Kai tiba-tiba tertarik pada satu orang gadis cantik yang ada di sana. Penglihatan Seorang Gigolo memberitahukan Kai sebuah data yang cukup mengejutkan.
βββββ
Nama : Sila Prayoga
Usia : 17 tahun
Daya tarik : 100/100
Ikatan Fisik : 13/100
__ADS_1
Ikatan Cinta : 2/100
βββββ
Kai tahu gadis di depannya itu sangat cantik. Tapi Kai tidak menyangka kalau gadis itu memiliki daya tarik yang sempurna 100/100. Padahal gadis itu adalah manusia biasa dan bukan seorang minion.
Hal lain adalah karena gadis ini memiliki nama belakang yang sama dengan dirinya.
βApakah dia memiliki hubungan kekerabatan dengan Kakek Arya?β Kai bertanya dalam hatinya.
βAh! Nggak mungkin!β yang memiliki nama belakang Prayoga tentu sangat banyak di negara ini. Dan belum tentu itu karena mereka berasal dari keluarga yang sama.
Kai kemudian memperhatikan gadis itu dengan lebih seksama. Kai menangkap sebuah ekspresi yang tidak biasa dari gadis tersebut.
'Kenapa dia?' Kai menjadi penasaran saat melihat kalau gadis itu tampak begitu lesu dan juga sedih. Dan sepertinya saat ini gadis yang bernama Sila itu sedang makan malam bersama dengan pacarnya.
βββββ
Nama : Gugun Apriansyah
Usia : 15 tahun
Daya tarik : 62/100
Ikatan Fisik : -/100
Ikatan Cinta : -/100
βββββ
Kai terhenyak. Matanya tanpa sengaja terbelalak.
βPemuda ituβ¦?β bisik Kai lirih.
Kai mengukirkan senyuman di wajahnya. Pemuda di depannya adalah seseorang yang dia kenal. Bukan saja kenal. Kai mengenal baik pemuda tersebut.
'Hmmm... Pantas saja... Ternyata kamu udah gede ya Gun...' bisik Kai dalam hati. Kedua tangan Kai mengepal kuat menahan amarahnya.
Pria yang dandanannya mirip artis Korea tersebut adalah perwaris tunggal dari keluarga Apriansyah. Kai sudah sering melihatnya muncul di berbagai berita dan sosial media. Keluarga Apriansyah adalah βmantanβ keluarganya. Sebuah keluarga yang sudah sangat tega membuang Kai saat dirinya masih berusia sepuluh tahun.
'Berarti sekarang kamu sudah kelas sepuluh ya Gun...' kembali Kai bicara di dalam hati. Kai menyimpulkan setelah melihat usia Gugun berdasarkan informasi yang diberikan penglihatan yang dimiliki oleh Kai.
__ADS_1
Keberadaan sepupunya itu membuat Kai menjadi semakin tertarik dengan gadis sempurna tersebut. Kai mencoba untuk meneliti lebih jauh siapa dan kenapa gadis secantik Sila bisa dekat dengan sepupu yang telah merebut singgasana kerajaan bisnis yang seharusnya Kai miliki. Kai memusatkan konsentrasinya untuk menggunakan kemampuan spesial penglihatan seorang detektif.
β Bersambung β