Memulung Kejayaan

Memulung Kejayaan
Kisah 12 : Power Leveling (Bagian 3)


__ADS_3

[Setiap Laksa mau dinamakan apa?]


'Laksa Perkasa untuk Yono, Laksa Cahaya untuk Udin, dan Laksa Rembulan untuk Kika.'


[Ternyata Host sudah memikirkannya.]


'Aku hanya mengambil dari nama mereka.'


[Tapi dengan begini, Host akan kehilangan nilai asset perusahaan. Apakah Host yakin?]


'Ya! Aku tidak mungkin mengurus ratusan atau ribuan usaha sendirian. Aku harus mempercayakan seseorang untuk mengurus semuanya.'


[Tapi Sistem memberikan satu batasam mulai sekarang.]


'Apa itu?'


[Laksa hanya bisa dipimpin oleh manusia. Bukan minion.]


'Ok. Aku Mengerti!'


[Merging Sistem Pengikut Setia dengan Sistem Perusahaan dimulai.]


[Sistem Laksa dibuat.]


[Selesai.]


➖➖➖➖➖


Laksa Perkasa


Level 1 (0/5.000.000)


Pendapatan :


Rp.2.500.000,-


➖➖➖➖➖


Pemimpin : Raja Sugiyono Perkasa


Usia : 31 tahun


Kesetiaan : 100


Daya tarik : 92/100


Ikatan Fisik : -/-


Ikatan Cinta : -/-


➖➖➖➖➖


➖➖➖➖➖


Laksa Cahaya


Level 1 (0/5.000.000)


Pendapatan :


Rp.0,-


➖➖➖➖➖


Nama : Udin Nurdin


Usia : 18 tahun


Kesetiaan : 100


Daya tarik : 69/100


Ikatan Fisik : -/-


Ikatan Cinta : -/-


➖➖➖➖➖


➖➖➖➖➖


Laksa Rembulan


Level 1 (0/5.000.000)


Pendapatan :


Rp.0,-


➖➖➖➖➖


Nama : Kartika Wulandari


Usia : 20 tahun

__ADS_1


Kesetiaan : 100


Daya tarik : 82/100


Ikatan Fisik : 100/100


Ikatan Cinta : 35/100


➖➖➖➖➖


'Dengan begini aku tinggal memberitahukan ini pada mereka semua dan mulai berinvestasi pada mereka bertiga.'


[Ya Host. Selanjutnya Sistem akan memberikan peringatan pada Host jika mereka tidak bisa menjalankan Laksa dengan baik.]


Diam-diam ada satu data yang membuat Kai merasa sedikit kecewa. Dari berbagai kegiatan yang sudah mereka lakukan semalaman, ternyata ikatan cinta yang Kika rasakan pada Kai hanya bertambah 5 poin saja.


[Cinta dan Nafsu nilainya tipis Host. Hanya saja Sistem dapat menilainya dengan akurat.]


'Ya aku paham...' jawab Kai tanpa menyembunyikan raut kekecewaan di wajahnya.


'Tapi Sistem. Aku masih malas keluar untuk beli handphone,' marathon kenikmatan semalam masih terbayang-bayang di kepala Kai.


[Lalu...]


'Aku ingin pakai satu kartu kesempatan lagi.'


[Satu Kartu Kesempatan sudah digunakan!]


[Selamat! Host telah mendapatkan uang tunai senilai satu triliun rupiah.]


[Host juga telah mendapatkan satu minion.]


'Bisa nggak sih kamu kasih aku handphone aja!'


[Sistem hanya memberikan apa yang Host paling butuhkan. Bukan inginkan.]


'Benar juga. Dengan adanya dua minion, aku harus keluarkan 200 juta per hari. Tapi kan dengan begini, jadi makin gede dong! Aku jadi harus keluarkan 300 juta per hari?'


[Ya benar.]


[Host ingin menamai Minion terbaru dengan nama apa?]


'Emang minion ini tugasnya apa?'


[Sekretaris Pribadi.]


'Jadi dia akan mengikutiku kemana-mana?'


[Ya. Bahkan sekarang dia ada di belakangmu.]


Tapi di sisi lain Kai bener-bener terkagum karena dari segi kecantikan, Minion ini jauh lebih menarik daripada Kika. Bahkan penglihatan seorang gigolo pun menilai kecantikan minion ini dengan nilai sempurna.


[Seluruh minion akan memiliki wujud sempurna. Bahkan kalau minion tersebut adalah kuda atau anjing, mereka akan memiliki wujud yang sempurna.]


'Seperti Red Hare milik Guan Yu?'


[Ya Host. Guan Yu adalah salah satu Host di masa lalu.]


'Jangan-jangan Amenhotep dan Ramses juga?'


[Betul Host.]


[Jadi Host ingin menamai dia siapa?]


'Kristal.'


[Nama yang bagus. Apakah Host yakin?]


'Aku ngasal aja tadi. Pas sebut 'kretaris' jadi inget Kristal. Tapi aku yakin.'


[Selesai.]


➖➖➖➖➖


Nama: Kristal


Wujud: Manusia Perempuan


Pekerjaan: Sekretaris Pribadi


Level 1 (0/100.000.000)


➖➖➖➖➖


Kemampuan Spesial


• Ahli Manajemen Tingkat Tinggi


• Ahli Keuangan Tingkat Tinggi


• Negosiator Ulung


• Ahli Senjata Api Tingkat Tinggi

__ADS_1


• Ahli Beladiri Tingkat Tinggi


➖➖➖➖➖


'Lima kemampuan spesial lagi?'


[Ya. Setiap minion pasti memiliki lima kemampuan spesial. Tidak kurang. Tidak lebih.]


'Dia ahli manajemen? Apa yang bisa dia manage?'


[Apapun yang Host butuhkan. Silahkan dicoba.]


'Baiklah.'


"Kristal..."


"Ya Tuan?" jawab Kristal.


'Suaranya merdu sekali...!' Kai melonjak kegirangan.


"Bisakah kamu carikan orang-orang yang bisa mengurusi rumah ini. Mulai dari masakan, kebersihan, sampai pertamanan?"


"Semuanya Tuan?"


"Ya. Aku ingin rumah ini selalu dalam keadaan bersih dan rapih. Seluruh supply dan keperluan di sini juga sudah ada yang urus. Aku ingin tahu beres."


"Baik Tuan. Untuk perawatan rumah sebesar ini, beserta restocking seluruh isinya termasuk pakaian, makanan, minuman, dan lain sebagainya. Tuan memerlukan biaya harian berkisar antara 300 juta sampai 500 juta rupiah. Tuan bisa menetapkan sendiri jumlah bujet nya," Kristal menghitung dengan cepat.


Kai terbatuk mendengar angka yang diucapkan oleh Kristal.


'Apakah kau tahu ini Sistem?'


[Tahu apa?]


'Biaya yang harus kukeluarkan setelah kau memberikanku rumah ini.'


[Tentu saja.]


'Argh... Bener-bener deh ini Sistem. Satu triliun uangku sepertinya harus ku manage dengan sangat baik,' simpul Kai.


"Apakah sudah termasuk mobil?"


"Ya."


Tanggung bingung, Kai lalu menjawab dengan angka terbesar, "Anggarkan lima ratus juta rupiah per hari."


"Baik Tuan," jawab Kristal yang langsung undur diri ke belakang lalu mulai bekerja menggunakan handphone dan tabletnya.


'Dia aja punya handphone. Masak aku belum...' celetuk Kai dalam hati.


Kai sempat terpikirkan untuk meminta Kristal menghubungi Yono dan kawan-kawan dan tidak usah membeli handphone saja. Tapi setelah dipikir-pikir, akan konyol jika Minionnya saja memiliki handphone sedangkan dia tidak punya.


Kai bisa saja meminta kristal untuk membelikannya handphone. Tapi setelah Kai pikir-pikir lebih lanjut, sepertinya dia sedang butuh Healing. Setelah bertubi-tubi mendapatkan berbagai beban harian yang berjumlah menakjubkan. Otak Kai saat ini benar-benar kusut. Pergi ke mall sepertinya merupakan pilihan yang lebih baik.


➖ 📱📱📱 ➖


Selang berapa menit saja Kristal sudah menyelesaikan pekerjaannya.


"Tuan, sore nanti seluruh pekerja akan sampai di rumah ini. Saya juga sudah mengatur kamar untuk semuanya," jelas Kristal.


'Oh iya! Kamar,' Kai teringat sesuatu.


"Kristal. Apakah kamu bisa mengaturkan juga pembagian rumah ini untukku, Kika, Yono dan juga Udin?"


"Sudah kulakukan Tuan."


"Lalu kamarku dimana?"


"Aku pikir seluruh lantai empat akan cocok bila digunakan oleh Tuan Kai."


"Baiklah..."


Karena Kristal pada dasarnya adalah entitas yang memiliki kesadaran dari Sistem. Sehingga Kristal sudah mengetahui rencana kedatangan Yono dan juga Udin.


"Eh. Siapa itu Kai?" tanya Kika membawa sebuah baki berisi menu makanan siang ini.


"Sekretaris pribadiku."


"Sejak kapan kamu punya sekretaris pribadi?" Kika keheranan.


"Dia baru saja datang," jawab Kai jujur. Memang Kristal baru saja datang kan. Datang ke dunia ini.


"Kamu tidak pernah berhenti memberikan kejutan padaku."


"Biasakan dirimu... Aku ini spesial," Kai berlagak sombong padahal kepalanya kini seakan mau pecah karena berbagai permasalahan yang diberikan oleh Sistem.


"Eh. Aku gak bikinin makanan buat..." kata Kika sambil melirik Kristal.


"Kristal," jawab Kai.


"Aku sudah makan Nona Kika..." ujar Kristal sopan.


"Dia sudah tahu namaku?"

__ADS_1


➖ Bersambung ➖


__ADS_2