
“Mau bikin tattoo apa?” tanya Mbak Ati sambil menanggalkan atasannya hingga tampak sebuah pemandangan bagian atas tubuh wanita matang yang sudah tidak terlalu kencang namun sangat menantang.
Benar kata apa yang dinilai oleh Penglihatan Seorang Gigolo, bila daya tarik milik Mbak Ati lebih tinggi daripada daya tarik Kika secara default sebelum ditingkatkan oleh Kai. Tidak peduli bila usia Mbak Ati yang dua kali lipat daripada Kika, lebih menarik tetaplah lebih menarik.
Kai menarik nafasnya sejenak melihat keindahan pemandangan alami yang tergelar di hadapan matanya.
“Nyi Roro Kidul,” jawab Kai sambil tersenyum senatural mungkin. Diam-diam Kai mengumpat pada singkongnya yang berlahan tumbuh di dalam balutan celana panjang formal yang dia kenakan.
“Kenapa Nyi Roro Kidul?” tanya Mbak Ati yang merasa kalau tattoonya yang paling mistis bila dibandingkan Tattoov milik keempat pemilik Laksa lainnya.
“Mau tahu atau mau tahu banget?” goda Kai sambil meletakkan telapak tangannya pada punggung Mbak Ati.
“Iya! Aku mau tahu banget. Sebenarnya ada nggak sih alasan dibalik semua tattoo yang kau buat?” tanya Mbak Ati kembali.
“Ya jelas ada lah…!” Kai bersungut. Sementara itu dengan telapak tangannya, Kai mengaktifkan kemampuan spesial miliknya untuk mulai membuat tattoo di punggung seksi milik Mbak Ati.
“Jadi untuk Yono aku memilih tattoo Black Dragon karena naga adalah hewan mistis yang diibaratkan sebagai hewan yang kuat dan memiliki daya hancur luar biasa. Bahkan di beberapa mitologi, naga juga merupakan hewan yang memiliki kebijakan dan juga kepintaran yang luar biasa. Sedangkan kupilih warna hitam sebagai representasi dari dunia yang Laksa Perkasa garap yakni dunia gelap,” jelas Kai.
“Lalu?”
“Untuk Udin dan Kika sebenarnya mudah saja. Untuk Udin kupilih Dewi Ameterasu karena dia adalah Dewi Matahari dalam mitologi Jepang. Sedangkan untuk Kika kupilij Dewi Artemis karena dia adalah Dewi Rembulan dalam mitologi Yunani.”
“Kenapa Dewi Matahari dan Bulan?”
“Oh… Itu karena nama Laksa Mereka. Udin kan Laksa Cahaya, sedangkan Kika mewakili Laksa Rembulan.”
“Nah… Kenapa ngasih nama Laksa Cahaya dan Laksa Rembulan?”
“Ya kan itu nama mereka. Udin Nurdin. Nur kan cahaya. Terus Kartika Wulandari. Wulan kan rembulan.” jawab Kai tanpa menutup-nutupi.
“Terus kenapa kamu memilih Dewi Ameterasu dan Dewi Artemis, dari banyaknya representasi matahari dan bulan di berbagai mitologi?
“Beneran pingin tahu Mbak?” tanya Kai memastikan.
“Iya.” Mbak Ati penasaran akan sedalam apa pemikiran daripada Kai di balik idenya dalam membuat Tattoo.
“Jadi, Kisah mengenai Amaterasu pertama kali disebutkan dalam Kojiki dan Nihon Shoki, dua buah catatan tertua mengenai Mitologi Jepang. Disebutkan bahwa Amaterasu adalah dewi matahari, kakak dari Tsukuyomi, dewa bulan, dan Susanoo, dewa badai dan laut. Mereka bertiga adalah tiga dewa terakhir yang lahir saat Izanagi, dewa yang menciptakan pulau Jepang, melakukan ritual pembersihan diri setelah gagal menyelamatkan istrinya, Izanami dari Yomi.”
__ADS_1
“Amaterasu lahir saat Izanagi membasuh mata kirinya, Tsukuyomi lahir saat Izanagi membasuh mata kanannya, dan Susanoo lahir saat Izanagi membasuh hidungnya. Karena Izanagi masih berduka atas nasib istrinya, ia kemudian memberikan tugas kepada Amaterasu untuk memimpin jagat raya.”
“Jadi walaupun di mata orang-orang Udin terlihat bukan seperti siapa-siapa. Tapi bagiku, dibandingkan kedua sahabatku yang lain, Udin layak dijadikan pemimpin bagi mereka bertiga,” jelas Kai panjang lebar.
“Oh ya? Kupikir yang kau angkat jadi pemimpin mereka bertiga adalah Yono?”
“Hehe… Aku melihat potensi yang sangat besar dalam diri Udin,” jelas Kai pada Mbak Ati.
“Terus untuk Dewi Artemis? Kenapa nggak pake Tsukuyomi aja yang sama-sama dari mitologi Jepang?”
“Dewi Artemis adalah salah satu Dewi pelindung bagi orang-orang sparta kuno yang sangat tangguh dan hobi berperang. Selain itu, Artemis juga adalah dewi bagi wanita - wanita Amazon yang dikenal ganas dan gemar berperang. Sehingga, aku berharap. Walaupun Kika akan terlihat lemah dengan segala polahnya di depan kamera. Namun dia akan dikelilingi dan dipuji oleh orang-orang kuat dan siap melindunginya.”
“Harapan kamu terkabul sih!” sindir Mbak Ati yang mengingat bagaimana Kika kini dalam perlindungan Yono siang dan malam.
“Lalu untuk Sila?”
“Kalua untuk Sila… Kupikir harimau Sumatra adalah salah satu hewan yang menjadi representasi dari negara kita. Dia merupakan hewan yang dikenal kuat dan siap menerkam mangsanya. Jadi aku memilih hewan eksotis ini karena aku ingin Sila nantinya akan memiliki bisnis yang kuat. Juga selalu siap untuk menerkam setiap potensi keuntungan yang ada di depan mata. Walaupun itu akan membinasakan lawan bisnisnya.”
“Cukup sederhana tapi cocok juga,” puji Mbak Ati.
“Terus untuk aku?” Kai masih menyisakan satu pertanyaan.
“Itu karena Nyi Roro Kidul ini cantik, menawan, dan yang pasti… Dia adalah seorang ratu.”
“Kok singkat penjelasannya?” tanya Mbak Ati kembali.
“Ya kalau nggak mau sih aku nggak akan lanjut. Walaupun ini udah setengah jalan sih…” Kai sengaja segera mengerjakan tattoonya barusan karena tidak mau Mbak Ati menolak tattoo pemberiannya yang sudah dia pikirkan dengan cukup matang.
“Baiklah… Lakukan semaumu,” Mbak Ati duduk di depan Kai sambil pasrah mempersilahkan Kai melanjutkan tattoo yang sudah setengah jadi tersebut.
➖ 📱📱📱 ➖
Beberapa menit kemudian Kai dengan telaten men tattoo tubuh Mbak Ati sambil seperti biasa turut meningkatkan daya tarik Mbak Ati ke nilai sempurna. Walaupun Mbak Ati pada dasarnya sudah memiliki nilai daya tarik yang sangat tinggi seperti halnya Yono. Tapi tetap saja ada sedikit perubahan yang terjadi pada Mbak Ati.
Tapi bukan itu masalahnya!
Masalah utamanya adalah Mbak Ati merasakan sawah miliknya ditimpa bencana banjir akibat sentuhan dari Kai selama beberapa menit barusan.
__ADS_1
“Sudah selesai Mbak… Mau dilihat dulu?” Kai memberitahukan Mbak Ati.
‘Nggak perlu! Pasti bagus!’ pekik Mbak Ati dalam hati.
Bukannya mengecek seperti apa tattoo yang terukir di punggungnya. Karena sudah kepalang tanggung dan sudah tidak berpakaian. Mbak Ati langsung memalingkan wajah untuk menerjang bibir pemuda berkulit hitam tersebut. Berbagai pengalaman yang dimiliki Mbak Ati membuat terjangan lidah Mbak Ati berhasil membuat Kai sedikit melayang.
‘Wanita matang memang memabukkan,’ begitu bisik Kai sambil membalas perlakuan Mbak Ati dengan mengaktifkan Penglihatan Seorang Gigolo miliknya.
Tak lama berselang, pertarungan dua insan berbeda usia itupun akhirnya terjadi. Setelah berbulan-bulan menahan diri. Akhirnya Mbak Ati berhasil merasakan kenikmatan yang tak terperi.
Karena dimulai dengan kertergesa-gesaan. Akhirnya mereka melakukan berbagai kegiatan panas itu di dalam ruang tamu.
Jelas saja! Hal itu membuat aksi bercocok tanam yang Kai dan Mbak Ati lakukan akhirnya terlihat oleh ketiga bidadari lainnya.
Merasa sudah cukup akrab dengan Mbak Ati. Sila,, Kristal dan Yeyen langsung bergabung tanpa meminta persetujuan dari Mbak Ati ataupun Kai terlebih dahulu. Sebagai pria berkemampuan spesial yang pastinya bisa mengimbangi mereka, ya Kai sih seneng-seneng aja.
Yang pasti…
Kai hari ini panen. Dari siang hingga menjelang malam dia menggarap langsung empat buah ladang dalam waktu bersamaan. Sebuah pengalaman yang sangat luar biasa bagi Kai. Seorang pria yang tujuh bulan yang lalu hanyalah seorang pemulung sampah yang begitu menderita.
➖ 📱📱📱 ➖
Langit terlihat mulai gelap.
Tampak Kai berdiri menatap jendela penthouse tanpa mengenakan kembali pakaiannya. Mempertontonkan siluet otot punggung yang kencang lagi menawan. Di belakang Kai tengah tergeletak empat orang wanita dalam posisi yang tidak beraturan. Mereka semua terkapar setelah dijejali berjuta kenikmatan oleh sang pemilik singkong hitam.
Sambil memandangi pemandangan malam kota Bandung, Kai terlihat sedang berbicara dengan seseorang menggunakan handphone nya..
“Halo Frank… Aku sudah siap! Semuanya sudah genap dan lengkap,” ujar Kai kepada sosok di seberang sana.
“Oh iya… Jadi kita bisa mulai rencana kita secepatnya? Baiklah…” Kai lalu menutup teleponnya sambil mengepalkan tangannya.
‘Terima kasih Kakek… Akan kutuntaskan segalanya…’ dalam hati Kai menegur almarhum Kakek Arya. Sang pemilik Sistem tepat sebelum digantikan oleh Kai.
➖ Arc Panca Laksa : Selesai ➖
Bersambung ke Final Arc : System War
__ADS_1