Memulung Kejayaan

Memulung Kejayaan
Kisah 11 : Kenyataan Pahit (Bagian 5)


__ADS_3

“Kalau Juragan Agung staminanya sebesar apa sih?”


Kika tertawa geli mendengar pertanyaan dari Kai. Bagaimana tidak! Kika tahu kalau Kai baru saja kehilangan keperjakaannya. Dan Kika juga tahu kalau Kai ingin membandingkan staminanya dengan stamina Juragan Agung yang berusia jauh lebih tua darinya.


“Kalau aku sih minimal sepekan sekali. Rata-rata dua kali. Dan nggak pernah lebih dari tiga kali dalam sepekan. Tapi aku gak tahu kalau dengan istrinya dan dua orang korban Juragan Agung yang lainnya. Dugaanku sih hampir tiap hari tapi nggak sampai tiap hari,” Kika jawab pertanyaan iseng Kai dengan begitu terperinci.


“Ya elah… Segitu doang!” Kai kibaskan tangannya dengan sombong.


“Tapi itu kan yang aku tahu! Karena aku memang pernah lihat mereka sedang digauli di dalam rumah. Tapi kan masih ada kemungkinan kehadiran korban-korban lain yang suka Juragan gauli di luar rumah…” lanjut Kika mencoba untuk menghancurkan kesombongan Kai.


Sebenarnya Kika merasa kalau wajar saja bila Kai merasa sombong. Karena dari seluruh permainan birahi yang Kika lakukan bersama Juragan Agung, tidak ada yang lebih nikmat dari yang Kai berikan kepada dirinya kemarin malam. Malahan Kika sampai sekarang masih terbayang-bayang lonjakan kenikmatan yang dia rasakan saat itu.


“Jadi kebejatan Juragan Agung inilah yang membuatmu rutin mengkonsumsi pil KB?” Kai merasa pertanyaan yang mengganggunya selama seharian kemarin terjawab sudah.


“Ya Kai… Cukup Dede saja yang menjadi buah dari kebejatan Juragan Agung. Aku nggak mau punya anak lagi dari Juragan Agung,” tutup Kika sambil menumpahkan air matanya di bahu Kai. Kai kembali memanfaatkan keadaan dengan membelai rambut Kika.


Dalam hatinya Kai menyimpulkan kalau sepertinya inilah alasan mengapa Kika sering tiba-tiba bad mood sepulang dari Juragan Agung. Sehingga dengan Kika yang tidak lagi dipaksa melayani Juragan Agung, sepertinya mood swing Kika akan menghilang dengan sendirinya.


“Oh iya, terus penyebab kamu dipukulin dan disiksa hari ini tuh kenapa?” Kai teringat sebuah fakta yang belum Kika buka.


“Itu… Kemarin kan kita pulang bareng tuh…”


“Yang bertiga sama Yono?”


“Iyah. Dan Juragan Agung lihat kita bertiga tuh keliatan akrab banget.”


“Oh… Dia jealous?”


“Iya. Juragan Agung menyangka aku pacaran sama si Yono. Dan hasilnya aku disiksa dan dipakai seharian. Untung aja istrinya Juragan Agung berhasil membantuku melarikan diri.”


“Ya sudah! Yang penting kita sekarang sudah selamat. Sudah tidak ada di Cijagung lagi. Sudah tidak akan bertemu dengan Juragan Agung lagi,” tutup Kai.


“Kau benar Kai…”


Kai lalu mengurut dahinya karena permasalahan baru yang jauh lebih besar tiba-tiba teringat olehnya.


‘Sekarang yang aku bingung… Bagaimana caranya aku bisa survive di Kota Bandung yang jauh lebih kejam daripada Cijagung?’ gumam Kai dalam hati.


➖ 📱📱📱 ➖


Hari sudah pagi. Dan entah darimana awalnya, tapi kini Kai dan Kika masih asyik mengadu diri di atas sofa tanpa mengenakan sehelaipun pakaian. Dan benar yang Kika duga, Kai dapat memberikan Kika pelayanan yang begitu nikmat tiada tara. Sangat tidak sebanding dengan apa yang bisa diberikan oleh Juragan Agung pada dirinya.


Tapi yang Kika tidak tahu, bagi Kai yang memiliki kemampuan spesial Penglihatan Seorang Gigolo, beradu kenikmatan dengan Kika dimata Kai, hanya bagaikan saat sedang bermain game Cooking Mama. Cukup mengikuti petunjuk yang diberikan, maka semuanya akan jadi luar biasa.


Satu hal saja yang bikin Kika kaget. Tadi malam saat pertama kali mereka beradu, Kika mendapatkan sensasi menyengat seperti saat dirinya melakukan hubungan untuk pertama kalinya. Dan ini juga merupakan buah dari keisengan Kai yang secara diam-diam mengembalikan keperawanan milik Kika dengan bantuan Kemampuan Spesial Dokter Sihir pada saat memberikan pengobatan kepadanya.


Dan Kai pun dibuat semakin kelimpungan dengan betapa ranumnya tubuh Kika yang dia petik dan kunyah malam ini. Yang pasti, singkong bersantan Kai benar-benar merasakan remasan daging yang sungguh tiada tara nikmatnya.


Dan dengan begini. Resmilah sudah. Kika sudah mengambil berbagai predikat pertama milik Kai. Kika adalah teman reproduksi pertama Kai, dan kini Kika juga merupakan perawan pertama dalam hidup Kai.


Yah… Walaupun untuk predikat yang kedua. Hanya Kai, Author dan Pembaca yang mengetahuinya.


‘Status!’ Kai penasaran dengan perkembangan status terbarunya.


➖➖➖➖➖


Jenis Sistem : Uang Saku


Host : Kai Prayoga


Level 4 (7.000.000/8.000.000)


Uang Saku Harian : Rp.400.000,-


Pendapatan Harian : Rp.2.500.000,-


➖➖➖➖➖


Kai kini masih di level empat. Hanya tinggal mengeluarkan satu juta lagi maka Kai akan naik ke level lima. Walaupun sudah pindah kota, perusahaan yang dijalankan oleh Yono ternyata tetap berjalan normal, sehingga total penghasilan pasif harian Kai saat ini adalah 2,9 juta rupiah.

__ADS_1


➖➖➖➖➖


Misi Berjalan :


• kosong •


➖➖➖➖➖


Saat melihat tabel misi yang kosong. Kai merasa begitu lega setelah dia harus berjibaku beradu nyawa pada misinya yang terakhir.


➖➖➖➖➖


Kemampuan Spesial Dimiliki :


• Pulung


• Dokter Sihir


• Ahli Bela Diri Kuno


• Penglihatan Seorang Matematikawan


• Penglihatan Seorang Gigolo


• [16.000.000 Coin]


➖➖➖➖➖


Dari semua kemampuan spesial yang dimiliki oleh Kai saat ini, tinggal Ahli Bela Diri Kuno yang belum pernah dia gunakan. Tapi Kai yakin kalau kemampuan ini akan sama dahsyatnya dengan berbagai jenis kemampuan spesial lainnya.


Dan berkat dua kemampuan spesial gratis, untuk membuka kemampuan baru Kai kini membutuhkan 16 juta koin. Jumlah yang sangat besar bagi Kai yang baru level empat.


➖➖➖➖➖


Kemampuan Spesial Ditandai:


• Penglihatan Seorang Detektif


• Penglihatan Seorang Cenayang


• Dewa Pematung


➖➖➖➖➖


Karena Kai sudah mengetahui penyebab Kika mengkonsumsi pil KB, Kai merasa tidak lagi terlalu memerlukan Penglihatan Seorang Detektif. Justru dengan adanya kemampuan Dokter Sihir, Penglihatan Seorang Tabib sepertinya sangat Kai perlukan saat ini.


Tapi kita lihat sajalah nanti. Yang pasti Kai tidak ingin terburu-buru membeli kemampuan spesial baru.


➖➖➖➖➖


Pengikut Setia :


• Raja Sugiyono Perkasa


• Udin Nurdin


• Kartika Wulandari


➖➖➖➖➖


Kai harus segera membeli handphone dan menghubungi Yono dan juga Udin segera.


➖➖➖➖➖


Perusahaan :


• Rumah Investasi Rakyat Indonesia


➖➖➖➖➖

__ADS_1


Satu perusahaan jelaslah tidak cukup bagi Kai. Kai harus segera berkembang dan menambah sektor usahanya.


➖➖➖➖➖


Bank Sistem :


Rp.76.249.000,-


Piutang :


• Yono : Rp.10.780.000.000,-


➖➖➖➖➖


Masih ada waktu kurang dari sepekan untuk menarik uang hasil togel. Setelah itu, Kai harus memikirkan baik-baik langkah selanjutnya. Jangan sampai uang yang ia hasilkan nantinya terbuang cuma-cuma.


➖➖➖➖➖


Pengeluaran Rutin :


• kosong •


➖➖➖➖➖


Setelah meninggalkan Cijagung, tidak ada lagi pengeluaran rutin bagi Kai. Sepertinya Kai bisa mengawalinya dengan mengatur ulang bujet belanja keperluan harian kepada Kika. Dengan rumah sebesar ini, tentu keperluan belanja harian Kai sangatlah besar.


➖➖➖➖➖


Penyimpanan Sistem :


• Kartu Kesempatan (x5)


➖➖➖➖➖


Harusnya Kartu Kesempatan yang dia miliki ada enam kalau dia tidak menggunakan Kartunya tadi malam. Tapi Kai sangat bersyukur karena Kartu Kesempatan itu memberikannya rumah ini. Karena ternyata Kai memang dapat mengatasi gerombolan preman itu dengan menggunakan kemampuannya sendiri.


➖➖➖➖➖


Aset Sistem :


• Perusahaan : Rp.2.500.000.000,-


• Property : Rp.20.000.000.000,-


➖➖➖➖➖


“Haha…” Kai tertawa geli sendiri saat dia lihat bila nilai perusahaannya tidak lebih besar daripada nilai property yang dia miliki. Padahal baik perusahaan ataupun property sama-sama berjumlah satu buah.


➖➖➖➖➖


Universe Coin :


2.080.000 Coin


➖➖➖➖➖


Masih 14 juta lagi untuk dapat membeli satu kemampuan spesial. Mudah-mudahan setelah Kai belanja besar-besaran hari ini. Kai bisa mendapatkan koin yang cukup untuk membeli setidaknya satu kemampuan spesial baru.


“Hmmm… Kika…” tegur Kai pada Kika yang berbaring tengkurap di atas dadanya.


“Ya Kai?”


“Lagi yuk…” ajak Kai.


“Ih… Capek tahu!”


“Mau ya…?” bujuk Kai.


“Ya udah yuk,” sambil mendengus Kika akhirnya mengiyakan ajakan Kai untuk melanjutkan pertempuran ke ronde selanjutnya.

__ADS_1


➖ Arc Cijagung Selesai ➖


__ADS_2