Memulung Kejayaan

Memulung Kejayaan
Kisah 13 : Easy Money (Bagian 4)


__ADS_3

[Harga kemampuan spesial akan terus bertambah setiap kali Host membeli kemampuan spesial yang baru.]


[Kalau Host ingin membeli kemampuan spesial yang baru, maka Host harus membayar 256 juta Coin.]


'Ya, aku tahu! Barusan kan aku cek,' jawab Kai.


[Biarkan Sistem selesaikan penjelasannya.]


'Oh iya! Silahkan...'


[Untuk menanamkan insight pada seseorang dibutuhkan satu miliar coin.]


[Dan menanamkan insight pada perusahaan dibutuhkan satu triliun coin.]


[Harga satu minion adalah satu triliun coin]


[Dan membangkitkan kembali minion yang mati dibutuhkan sebesar satu kuadriliun coin.]


‘Untuk sekarang harganya masih terlalu mahal untukku. Tapi dengan adanya harga sebesar ini, itu berarti suatu saat nanti aku akan mampu untuk membelinya,’ simpul Kai percaya diri. Apa yang dikatakan oleh Kai sebenarnya merupakan sebuah logika yang amat sangat sederhana. Tidak mungkin sebuah Sistem memasang harga yang tidak bisa dibeli.


[Bukan hanya mampu. Suatu saat Host akan bisa membeli semuanya dengan sangat mudah.]


Sistem semakin meyakinkan diri Kai.


‘Lalu mengenai pemberitahuan yang terakhir, aku dapat menggunakan Universe Coin untuk berbagai hal. Maksudnya apa?’


[Universe Coin sekarang bisa dipergunakan untuk menambahkan experience dan juga bisa ditukarkan dengan uang.]


‘Wow!’ Kai terkejut dalam rasa kagum.


'Jadi aku sekarang bisa naik level dengan menggunakan Universe Coin?'


[Betul Host.]


[Dan bukan hanya level Host.]


[Universe Coin juga bisa dipergunakan untuk menaikkan Level Laksa dan Minion.]


'Aku lupa, bagaimana cara menaikkan level Laksa dan Minion sebenarnya?'


[Aduh!]


Sistem mengeluhkan Kai yang melupakan penjelasan yang begitu penting.


[Laksa bisa dinaikkan level dengan menginvestasikan modal. Sedangkan Minion dapat dinaikkan level dengan pembayaran gaji.]


'Oh iya aku ingat.'


'Lalu, bila Minion naik level, apa yang akan terjadi padanya?'


[Mereka akan berevolusi menjadi lebih kuat.]


'Iya. Aku tahu! Maksud aku... Apakah kemampuan spesial mereka akan bertambah atau bagaimana?'

__ADS_1


[Sistem tidak akan memberitahukan Host saat ini.]


'Hmm... Baiklah... Jadi aku harus mencoba melihatnya sendiri.'


[Ya Host.]


‘Dan apa yang kamu maksud dengan bisa ditukarkan dengan uang?’


[Ya Host. Host mendapatkan uang dengan menukarkan Universe Coin.]


‘Berapa nilai konversinya?’


[1 Universe Coin seharga 2 rupiah.]


‘Wah… Itu sih kayak dapat cashback 200%!’ seru Kai.


'Dan uang yang aku miliki dari menukarkan Universe Coin seandainya kubelanjakan maka itu akan dilonversi kembali jadi Universe Coin?'


[Betul Host. Dengan strategi yang tepat, ini akan jadi perputaran dana tanpa batas.]


[Tapi Sistem ingin mengingatkan.]


'Apa itu?'


[Kalau Host hanya fokus pada proses menambah saldo keuangan saja...]


‘Aku tidak akan mendapatkan keuntungan yang lebih utama yang bisa kudapatkan dari Toko Sistem,’ Kai melanjutkan tanda koma pada kalimat yang diucapkan oleh Sistem.


'Ya aku mengerti,' Kai mengangguk dalam hati.


Kai merasa senang dengan perkembangan statusnya, tapi Kai sekarang sedang melakukan sebuah langkah yang jauh lebih penting daripada bersorak girang karena telah naik level.


Kai kembali melanjutkan kegiatan jual beli sahamnya. Dan dengan mudahnya Kai bisa mendapatkan profit sebesar tiga puluh milyar rupiah.


Dan ketiga puluh milyar profit tersebut Kai dapatkan hanya dalam waktu satu jam sejak Sistem memberitahukan bahwa Kai sudah level 20.


Tidak puas dengan apa yang dia dapat, Kai terus melakukan jual beli saham secara aktif hingga dua jam berikutnya. Semua nya Kai lakukan berdasarkan apa yang dia lihat dari kemampuan spesial meramal miliknya.


"Fiuh..." Kai langsung mematikan laptopnya setelah dia mendapatkan keuntungan lebih dari 200 milyar rupiah hanya dalam waktu tiga jam saja.


Kai merasa puas dengan hasil dari strategi trading saham yang dilakukan olehnya. Dengan begini, uang yang bisa dia dapatkan setiap hari akan membuatnya meraih puncak kejayaan yang dia citakan dalam waktu yang cukup singkat.


Tidak saja mendapatkan profit besar. Setiap kali Kai membeli saham, maka secara otomatis Kai akan dianggap telah melakukan sebuah pembelanjaan. Sehingga Kai melakukan jual beli saham sembari melakukan leveling pada status sistemnya.


'Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui,' bisik Kai puas di dalam hati.


Kai teringat bahwa dia memiliki waktu yang cukup untuk terus bermain saham karena Yono dan Udin akan datang ke rumahnya besok malam. Tapi Kai memilih untuk menjalankan rencana yang lain besok. Jauh lebih penting daripada sekedar mencari uang.


'Sambil menunggu Yono datang besok malam, aku akan coba untuk menyelesaikan tiga misi yang tersisa besok pagi,' simpul Kai.


Tanpa sengaja Kai kemudian menguap. Hari sudah sangat malam. Kai merasa begitu kelelahan.


“Aku mau tidur,” Kai memberitahukan Kristal yang masih berdiri di sebelahnya.

__ADS_1


Kai berjalan menuju ke kamarnya. Kai sedikit terkejut saat Kristal dengan setia terus mengikuti Kai hingga masuk ke dalam kamar.


"Kamu mau apa?" tanya Kai pada Kristal.


"Melaksanakan tugasku," jawab Kristal singkat.


Kai terbengong karena dia belum tahu sejauh apakah 'tugas' yang harus dijalankan oleh Kristal. Kristal tampak tidak peduli dengan apa yang dipikirkan oleh Kai dan mulai menyiapkan pakaian ganti untuk Tuannya tersebut.


"Apakah Tuan akan mandi?" tanya Kristal tiba-tiba.


"Ya," jawab Kai.


Kristal langsung masuk ke dalam kamar mandi mewah yang berada di kamar tersebut dan mulai menyiapkan bathtub untuk digunakan oleh Kai.


'Sejauh itukah tugas yang dimiliki oleh Kristal?' tanya Kai dalam hati.


[Itulah tugas sekretaris pribadi.]


Jawab Sistem singkat.


'Lebih daripada pembantu,' simpul Kai.


[Ya Host. Kristal akan siap memenuhi dan membantu segala kebutuhan yang dimiliki oleh Host.]


‘Segala kebutuhanku?’


[Ya Host.]


'Eh! Iya ya... Coba tanyakan aja gitu ya...?' Kai teringat sesuatu.


"Tuan... Air sudah siap," ujar Kristal keluar dari kamar mandi.


"Kristal," tegur Kai.


"Ya Tuan..."


"Bisakah kamu memandikanku?" tanya Kai asal. Singkongnya ikut mengembang saat terbayang suasana saat dirinya dimandikan oleh Kristal.


"Baik Tuan," jawab Kristal sambil berjalan mendekatkan dirinya pada Kai.


'Eh!' Kai terkejut sendiri atas reaksi jawaban dari Kristal.


Posisi tubuh Kai dan Kristal kini begitu dekat hingga nyaris melekat. Kai dapat menghirup harum tubuh Kristal dengan sangat jelas.


Aroma surgawi ini tentu saja langsung membuat singkong yang tertanam tumbuh dengan lebih cepat hingga mencapai ukuran maksimal.


Kristal dengan telaten membuka satu persatu kancing pakaian Kai. Saat Kristal hendak menurunkan celana Kai, Kai yang sudah terpancing nafsunya kembali berkata, "Bisakah kau sekalian melayaniku di ranjang malam ini?"


Kai sebenarnya berniat untuk melewati malam ini bersama Kika. Tapi karena Kika sudah tertidur, Kai sekarang harus melewati malamnya sendirian.


Setelah Kai mendengar kalau Kristal siap memenuhi segala kebutuhannya. Kai iseng menanyakan apakah itu juga termasuk dengan kebutuhan yang satu ini?


➖ Bersambung ➖

__ADS_1


__ADS_2