
"Tenang saja. Pondasi dari sistem Laksa ini harus terbentuk saat kita semua masih hidup. Biar nanti keturunan kita semua tinggal melanjutkan sistemnya."
"Aku paham. Akan aku coba."
'Lebih baik mencoba daripada tidak melakukan apa-apa bukan...' begitu pikir Udin saat ini.
"Kika. Kamu sudah membeli semua peralatan mu?" tanya Kai kemudian setelah Udin mengaku siap menjalankan tugasnya.
"Sudah."
"Laksamu kuberi nama Laksa Rembulan. Kamu kan bilang ingin punya jongko di pasar. Dan pengen jadi artis. Tapi aku lebih memilih kamu jadi public figure."
"Kenapa?" tanya Kika yang menyimpan pertanyaan ini sejak kemarin saat diminta belanja peralatan dan disuruh syuting social eksperimen dadakan.
"Aku punya target besar yang harus kamu jalani."
"Apa itu?"
"Kuasai media. Baik itu online, radio, TV, semuanya," jawab Kai mantap.
"Kenapa kamu sangat ingin menguasai media?" tanya Kika pada Kai yang menampakkan ambisi besarnya hari ini.
"Jadilah alat propaganda kami."
"Caranya?"
"Jadi artis terkenal aja dulu... Ekspansi lainnya akan mengikuti."
"Baiklah. Lagipula aku nggak pengen-pengen banget punya jongko di pasar," celetuk Kika.
"Katamu waktu itu...?"
"Itu karena aku kepikiran nya cuman itu," jawab Kika yang memang tidak terpikirkan apapun saat ditodong pertanyaan oleh Kika kemarin.
"Tapi Kai... Walaupun kami dikasih kebebasan, kamu masih menjadi atasan kami kan?" Yono bertanya.
__ADS_1
"Ya. Tapi biarkan aku mengatur semuanya dari bayangan. Biarkan aku bersembunyi lebih dalam daripada Dawood Ibrahim."
"Lalu modal kami? Bukankah ini pergerakan yang tidak murah?" tanya Udin menyambung rasa penasaran kedua orang yang lain.
"Ya memang tidak murah. Tapi aku akan memberikan kalian modal setiap hari."
"Setiap hari?"
"Ya. Tapi ingat. Uang yang kuberikan bukan untuk bakar uang ala perusahaan start up. Menaikkan harga saham secara fiktik seperti berbagai perusahaan swasta hari ini akan mencapai titik jenuhnya cepat atau lambat. Aku ingin kalian menargetkan keuntungan secepatnya."
"Berapa modal yang akan kami terima setiap hari?" giliran Kika yang penasaran.
"Rencananya untuk sekarang lima puluh milyar setiap hari. Tapi nanti akan semakin besar lagi."
"Apa?! 50 milyar setiap hari?" jerit mereka bertiga nyaris bersamaan.
"Bagaimana cara mengelolanya? Kami belum berpengalaman bahkan untuk mengelola uang modal yang jauh lebih kecil," Yono logis.
"Kristal akan mengajarkan kalian cara mengelola uang yang besar. Kamu bisa kan Kristal?" Kai bertanya pada Sekretarisnya.
"Kalau nggak salah, tiga hari ke depan kamu harus mengambil uang hasil judi ya?" tanya Kai pada Yono.
"Iya."
"Aku anggap hutang mu lunas. Gunakanlah seluruh uang itu untuk mengembangkan bisnismu," lanjut Kai yang sudah bisa menghasilkan uang yang jauh lebih besar dari itu setiap hari.
"Tapi Kai..." Yono keberatan. Baginya hutang adalah hutang.
"Mulai sekarang sampai tiga hari ke depan. Kristal akan menggembleng kalian. Dan aku akan melakukan tugasku dalam mengumpulkan modal untuk kalian bertiga gunakan," Kai tidak mendengarkan rasa keberatan Yono.
Yono yang mengerti memilih diam.
"Ya sudah sekarang kalian akan mulai sesi pelatihan dengan Kristal. Setelah itu kalian tidur saja dulu. Beberapa hari ke depan mungkin akan jadi hari yang berat bagi para putus sekolah seperti kalian semua. Apakah kalian keberatan?"
"Tidak. Kami akan melakukannya," tutup Yono mewakili teman-temannya.
__ADS_1
➖ 📱📱📱 ➖
Tiga hari berlalu tanpa terasa. Sementara ketiga nakama nya sibuk mengikuti kursus kilat yang diadakan oleh Kristal.
Kai juga mengerjakan apa yang hanya bisa dia lakukan selama tiga hari ini.
Kai coba untuk meningkatkan level dari Sistem dengan meningkatkan saldo melalui trading saham. Selain itu Kai juga coba menanamkan saham di berbagai perusahaan yang menjanjikan dari seluruh dunia. Sehingga kini Kai memiliki pendapatan harian rutin dari saham yang dia tanam ke seluruh dunia.
Dengan memanfaatkan nilai tukar Universe Coin dan Rupiah. Kai saat ini seakan memiliki dana tidak terbatas. Sehingga dalam tiga hari dia bisa membuat penghasilan hariannya sama dengan uang saku yang diberikan oleh Sistem.
Kai yang sudah level dua puluh lima, kini mendapatkan uang saku harian sepuluh milyar rupiah. Dengan pendapatan harian yang sama persis. Kai total setiap hari mendapatkan dua puluh milyar tanpa harus melakukan apa-apa lagi.
'Aku tidak boleh terlalu mengandalkan sistem,' tekad Kai dalam hati.
Sejak power leveling, uang saku Kai menjadi jauh lebih besar dari penghasilan pasif income hariannya yang hanya dua setengah juta rupiah dari perusahaan Yono. Dan Kai tidak suka dengan hal itu. Dia ingin memiliki pasif income yang setidaknya sama dengan uang saku yang dia dapatkan dari sistem.
Untungnya. Dengan kemampuan penglihatan seorang cenayang dan pasar saham yang begitu besar di seluruh dunia. Kai bisa mengejar ketertinggalan itu hanya dalam tiga hari saja.
Selain mendapatkan pasif income, Kai juga ingin memberikan insight untuk Yono, Udin, dan Kika. Sehingga, setelah mereka melewati semua pelatihan bagaikan di neraka yang diberikan Kristal. Mereka benar-benar sudah menjadi sosok yang layak dalam memimpin Laksa.
Untuk dapat menyuntikkan insight di tubuh ketiga sahabatnya, Kai terlebih dahulu harus memiliki kemampuan spesial yang akan dijadikan insight. Oleh karena itu, total kini Kai telah memiliki delapan belas kemampuan spesial yang membuatnya menjadi sosok yang jauh berbeda bila dibandingkan dengan sebulan yang lalu.
Kai menyuntikkan empat buah insight yang sama kepada sahabatnya. Kai pikir keempat insight ini sangat penting bagi seorang pemimpin Laksa.
Keempat insight itu adalah Ahli Manajemen serta Ahli Keuangan yang kita sudah barang tentu tahu apa artinya. Lalu ada Leader of The Pack yang akan membuat mereka menjadi pemimpin yang disegani serta ditakuti. Dan terakhir adalah Talent Scout Terhebat yang akan membuat mereka dapat menemukan berbagai manusia berbakat yang dapat mempermudah pekerjaan mereka.
Untuk Laksa Perkasa yang dekat dengan konflik fisik. Kai tanamkan insight bela diri kuno, Pengemudi Mobil Tercepat Dan juga Penembak Jitu.
Sedangkan untuk Laksa Cahaya, Kai tanamkan silat lidah yang akan membuat mereka bisa lancar dalam berbicara, bernegosiasi dan berdebat. Penglihatan Seorang Cenayang yang akan membuat mereka bisa menilai potensi masa depan sebuah perusahaan atau orang yang akan mereka tanami modal. Lalu Soul Influencer dimana hal ini akan membuat mereka bisa mempengaruhi panggilan jiwa orang lain dengan rentetan kalimat mereka.
Untuk Laksa Rembulan sendiri Kai juga menanamkan Silat Lidah dan Soul Influencer. Karena memang Laksa Rembulan dibuat untuk meng influence orang-orang melalui hipnotis media. Selain itu Irresistible Charm juga Kai tanamkan agar Kika dan seluruh anggota Laksa Rembulan memiliki Kharisma yang akan membuat siapapun menjadi terkagum-kagum.
'Dengan begini semuanya sudah siap!' Kai yang belum tidur semalaman merasa puas saat melihat status laksanya.
Dan satu hal lain yang luar biasa, ternyata dengan di tanamkan insight, nilai aset dari setiap Laksa tiba-tiba meningkat begitu drastis.
__ADS_1
➖ Bersambung ➖