Mencintaimu Sekali Lagi

Mencintaimu Sekali Lagi
Wanginya beda


__ADS_3

"assalamualaikum" dimas mengetuk pintu rumah orang tuanya.


melly keluar membukakan pintu, dia sedang menonton tv saat dimas mengetuk pintu.


"hai mba dira, wah perutnya sudah besar ya, hallo dedek utun" melly melambaikan tanganya menyapa bayi yang ada diperut dira.


dimas dan dira masuk kedalam rumah. Papa krisna sedang memberi makan ikan koi di kolam renang kecil belakang rumah dan mama sofi sedang mengocok adonan kue.


"assalamualaikum mah"dimas dan dira bersamaan memberi salam kepada.


"eh walaikum salam, mama gak denger kamu dateng kak, mixernya kenceng".


"mama mau bikin apa? dira boleh bantu? "


"mama bikin bolu coklat kesukaan dimas, jarang - jarang kan dimas makan bolu coklat" mama dimaa berbicara tanpa melihat wajah dira.


"hampir tiap minggu ma dira bikinin bolu coklat. liat badan dimas, berat badanku sepertinya bakalan naik terus" dimas berbicara sambil menarik kursi dekat meja makan untuk dira duduk.


"ayo duduk, jangan berdiri lama-lama."


dira duduk dan dimas ikut duduk disampingnya.


Didalam hati, mama dimas tersenyum melihat menantunya memang sangat memperhatikan dimas. tapi tidak menunjukaknya.

__ADS_1


"badanmu sedikit lebih berisi dimas, tidak bagus kalau laki-laki perutnya buncit"


dimas dan dira tersenyum, menangkap arti perkataan orang tuanya kalau dimas hidup dengan baik.


"kita bikin bolu stroberry aja kalo gitu ya, biar gak bosen." mama dimas baru mengocok adonan telur sehingga rasanya masih bisa diganti.


"boleh ma, kebetulan dira suka bngt tu sama stroberry. "


mama dimas tersenyum. Trntu saja mama dimas tidak lupa kalau strobery adalah kesukaan dira. dari dira kecil, hampir tiap hari dira kerumah Mereka, sekedar main atau hanya menempel dengan dimas. seringkali mama sofi membuatkan bolu stroberi dan dira sangat menyukainya.


dimas kebelakang menemui papanya. mengobrol tentang pekerjaan dan toko mebel papahnya yang sekarang sudah ada 3 cabang. mendisign interior rumah dan eksterior rumah membuat obrolan mereka terdengar sangat menyenangkan.


dira melly dan mama sofi menghampiri keduanya sambil membawa bolu stroberry hangat, teh dan buah yang dibawa dimas tadi.


menikmati suasana sore hari bersama keluarga kecil mereka. sesekali terdengar tawa riang diantara Mereka sampai hari menjelang malam.


"tidur disini aja dimas, kamar kamu selalu mama bersihkan, besok aja kerumah diranya" mama dimas membuka suara. selama beberapa bulan, baru kali ini mama dimas meminta mereka tidur dirumah. dulu setiap berkunjung, saat dimas bilang mau menginap dirumah dira mama dimas tidak pernah melarang dan membiarkan mereka pergi karena tidak terlalu suka dengan menantunya.


Melihat dira yang merawat dimas dengan baik, hati mama dimaspun melunak. walaupun belum menerima sepenuhnya pilihan anak dan suaminya, tapi dira tidak buruk menjadi istri dimas.


Menjelang malam, dimas sudah berbaring diranjang sedang memainkan Handponenya, dira sedang dikamar mandi membersihkan diri sebelum tidur.


beberapa saat kemudian dira keluar dari kamar mandi lalu naik ke tempat tidur, membaringkan tubuhnya disamping dimas, dira memunggungi tubuh dimas, dadanya berdebar dengan suaminya ini setelah kejadian tadi siang.

__ADS_1


dimas mendekatkan tubuhnya lalu memeluk tubuh dira dari belakang.


detak jantung dira bertambah kencang mendapat pelukan dari dimas. "jantungku, rasanya mau copot aja" batin dira


dimas mencium rambut dira yang wangi. "kamu pake shampo apa dir? wangi banget"


"shampo yang ada dikamar mandi kak" jawab dira singkat


'aku juga pakai sampo itu, tapi kenapa wanginya beda ya' batin dimas


dimas mengeratkan pelukanya lalu tidur.


dira tidak melepaskan pelukan dimas dan ikut tertidur.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


jangan lupa like and vote ya


__ADS_2