Mencintaimu Sekali Lagi

Mencintaimu Sekali Lagi
Kesal


__ADS_3

Di dalam kamar hotel, rama berjalan mondar - mandir memikirkan situasi yang mereka hadapi.


"sepertinya ada yang ditutup -tutupi dariku, aku harus tau ada apa sebenarnya enam bulan ini, tapi besok harus balik lagi ke makasar. aish sial!!!!!"


rama mengusap kepalanya kasar. Terasa sakit setiap memikirkan dira dan dirinya. Rama mengambil handphonenya lalu menghubungi dira.


HP dira berbunyi, saat itu dira sedang dikamar mandi dan dimas sedang berbaring di sofa sambil memainkan gadgetnya.


dimas mengambil HP dira yang ada diatas meja, ada nama rama dilayar Hp itu. dimas menerima panggilan telpon rama.


"halo, ada apa menelfon istriku? "


"dim, jangan dimatikan dulu telponnya, dengarkan aku sampai selesai."


"oke, silahkan" dimas membiarkan rama berbicara.


"kenapa kamu menikahi dira? "


"aku mencintainya" jawab dimas singkat.


"apa dira mencintaimu?" tanya rama lagi.


"tentu saja, kami menikah, tinggal satu kamar dan menghabiskan waktu setiap malam, aku rasa itu cukup membuktikan dira mencintaiku"


"siall!!!! " dalam hati rama mengumpat mendengar ucapan dimas.


"anak yang dikandung dira apakah benar anakmu?" tanya rama lagi walaupun sedikit ragu.


"kamu gila! tentu saja anakku!" dimas sedikit mengeraskan suaranya.


dira mendengar suara keras dimas didalam kamar mandi yang terbuka, lalu dira buru-buru keluar.


"sayang ada apa!?" tanya dira sambil berjalan cepat kearah suaminya. ini pertama kalinya dira memanggil rama dengan sebutan sayang.


dimas tersenyum mendengar ucapan istrinya.


"gak papa sayang, ini ada orang gila lagi telfon."


"kamu denger sendiri kan dira panggil aku apa?"


rama mendengar dengan jelas suara dira disebrang sana. tubuhnya bergetar, hatinya terasa sakit lalu rama mematikan sambungan telfonnya.


"sayang.. kenapa kamu memanggilnya sayang?? ".


rama menangis didalam kamar hotelnya.


oanggilan sayang dira kepada dimas sepertinya menjelaskan semua tentang hubungan keduanya.


walaupun rama laki-laki yang dingin dan kuat, tapi adakalanya seorang laki-lakipun menumpahkan air mata untuk meluapkan kesedihanya.


*****


Malam hari itu, dira sedang merapikan tempat tidur setelah selesai makan malam. perutnya yang semakin besar tidak membuat dira bermalas-malasan.

__ADS_1


dimas masuk kedalam kamar lalu duduk di tepi tempat tidur, mengambil gadgetnya diatas nakas lalu melihat apakah ada pesan masuk atau informasi penting lainya.


Dilihatnya ada satu pesan masuk bertuliskan nama hans.


" ada kejutan besok dikantor, siapkan dirimu" isi pesan hans dalam aplikasi watap


Lalu dimas membalas chat dari hans, temen dekat dimas dikantornya. "kejutan apa?"


beberapa waktu masih terlihat centang dua berwarna putih menandakan pesan belum dibaca.


dimas meletakkan Hpnya lalu masuk kekamar mandi membersihkan badanya sebelum tidur.


saat dimas didalm kamar mandi hans membalas obrolan mereka.


dira mendekati Hp suaminya yang menyala, ada pesan dari seseorang bernama Hans dan pesan singkat terlihat dilayar walaupun belum dibuka.


"PUJAANMU DIKANTOR BESOK" lalu dibumbui emotikon tertawa dan mata yang penuh cinta


'apa - apaan ini' batin dira sedikit kesal membaca pesan dimas.


dimas keluar kamar mandi setelah selesai membersihkan badan.


dira melirik suaminya kesal lalu jalan kearah kamar mandi.


melihat tatapan kesal istrinya, dimas meraih tangan dira. " kamu kenapa? "


"gak papa, mules!" dira mnjawab singkat lalu segera masuk ke kamar mandi.


dimas mengerutkan dahinya melihat tingkah aneh dira malam ini. "bawaan bayi kali ah" batin dimas tidak mau terlalu memikirkannya.


Dimas merebahkan badanya ke tempat tidur, menunggunya istrinya keluar.


dira keluar kamar mandi, mengganti baju tidur kemudian naik ketempat tidur merebahkan badanya memunggungi dimas.


dimas memeluk tubuh dira dari belakang tapi dira menyingkirkan tangan dimas. mata dimas menyipit heran saat tanganya disingkirkan.


dimas duduk lalu memajukan wajahnya ke arah dira yang sedang memunggunginya. "ada apa sayang? "


dira masih menutup mulutnya, tidak mau menjawab pertanyaan dimas.


dimas makin curiga melihat dira begitu. ini pertama kalinya istrinya terlihat kesal padanya.


dimas lalu menghujani wajah dira dengan banyak ciuman. dari kening, alis, mata, hudung, bibir dan semua bagian wajah dira. saat dimas menciumi leher dira, dira menggeliat kegelian. wajah mereka bertemu lalu dimas mengecup bibir dira singkat.


"jangan diem aja, ada apa? aku gak tau apa yang bikin kamu kesel kalo kamu gak bilang."


dira mendorang tubuh dimas perlahan lalu duduk dan mengambil Hp milik dimas.


"ada pesan untukmu" dira memberikan hp itu padanya.


dimas membuka hpnya dan menemukan pesan dimas. kemudian dimas tertawa.


"hahahahaha dasar hans gila. kamu cemburu ya sayang?" ledek dimas pada istrinya.

__ADS_1


dira mengerucutkan bibirnya. "pujaanmu siapa dikantor kak?" dira berkata sambil mengalihkan pandanganya dari dimas.


"aku juga gak tau yang di omongin hans itu apa. besok aku pastikan dulu. tapi kamu harus tau, dari dulu kamu satu-satunya wanita pujaanku. kamu istriku, kamu segalanya buatku." dimas berkata sambil memegang dagu dira lalu mengecup bibir nya.


Dira tersenyum dan memeluk dimas. kegiatan biologis suami istripun seperti sudah menjadi kebutuhan malam mereka berdua.


********


Pagi hari Rama membereskan barang yang dibawanya. dia bersiap-siap karena sebentar lagi akan cekout dan segera kembali ke makasar.


rama mencoba merelakan dira yang sepertinya memang sudah mencintai dimas.


pagi ini dia berniat akan menemui dira untuk terahir kalinya.


dirumah dira, dimas bersiap-siap untuk berangkat kerja.


"kalau rama menemuimu, temui saja sayang, tapi jangan dirumah. dan kamu harus kasih tau aku. oke? "


"iya kak, hati-hati dijalan."


dimas mencium pipi dira lalu berangkat bekerja.


pukul sepuluh pagi, dira sudah selesai membereskan rumah dan mandi. dia keluar ketaman kecil lalu menyiram tanaman.


Rama masuk ke halaman dira karena gerbang tidak ditutup. dia memandangi wanita yang hampir dua tahun menjadi kekasihnya. rama sangat mencintai wanita itu. niat yang semula ingin melepaskan dira seketika hilang saat melihat dira. wanita cantik yang telah merebut hatinya.


"dira.. " rama memanggil dira lembut tidak jauh dari tempat dira berdiri menyirami tanaman.


oanggilan rama begitu familiar dan membuat jantungnya berdebar. dira menjatuhkan selang yang dipegangnya untu menyiram tanaman.


dira kembali mengingat sesuatu, ingatan-ingatan mulai lebih jrlas dari sebelumnya.


kali ini ingatan yang muncul justru saat rama pertama kali memintanya menjadi kekasih rama.


"dira... aku mencintaimu" rama memanggil dira lembut.


dira berbalik badan, melihat rama lalu mundur dua langkah menjauhi rama. ingatanya berhenti saat rama mengatakan bahwa dia mencintai dira.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2