Mencintaimu Sekali Lagi

Mencintaimu Sekali Lagi
Bab 79 Siapa Bibi?


__ADS_3

Siapa yang sedang ditunggu oleh bibiku itu? Aku semakin curiga pada bibiku ini, teringat juga pada perkataan Anthony tadi." Gumam Sena pelan.


Walaupun bibinya tak dapat melihat kehadirannya tetapi Sena tetap waspada.


"Apa sebenarnya yang terjadi padamu bi? Mengapa bibi jadi seperti ini??" Kata Sena.


Rupanya bibi Sena sadar bahwa ada seseorang yang sedang memperhatikannya walaupun dia tak tau ada di mana orang itu berada.


Tak lama muncul seseorang berjubah dari kegelapan menghampiri bibi Sena.


"Bagaimana Minah? Apa kamu sudah menjalankan tugasmu?" Kata orang itu.


Sudah tuan, tetapi entah mengapa racun yang aku bubuhkan pada makanan yang mereka makan seperti tidak terpengaruh oleh mereka berlima!!" Jawab bibi Dena yang ternyata bernama Minah itu.


"Jadi nama bibi itu Minah, bukannya Sumi?" Gumam Sena yang juga heran tapi masih berusaha terus mendengarkan dari tempat persembunyiannya.


"Naikan kadar racunnya, Minah...mereka berlima memang bukan Sumi saudaramu yang lemah itu yang bisa kamu singkirkan hanya dengan racun tingkat rendahan, mereka berlima mempunyai kekebalan pada diri mereka juga terhadap ilmu hitam!!" Jawab orang itu.

__ADS_1


"Apa? Apa maksud pembicaraan kedua orang itu? Menyingkirkan Sumi? Apa benar dia memang bukan istri paman Said yang asli? Lalu kemana bibiku yang asli perginya??" Gumam Sena semakin penasaran.


Tiba-tiba Sena menahan napas saat orang berjubah itu berkelebat kian kemari seperti mencari-cari sesuatu.


"Ada orang yang tengah mendengarkan percakapan kita, Minah...cari dan kita singkirkan segera penguping itu!!" Bentak orang itu dengan suara menggelegar.


"Saya sebenarnya juga sudah menyadari sejak tadi tuan, tapi saya tidak menemukan siapa pun walaupun sudah berkeliling mencari di mana orang itu bersembunyi." Kata Minah.


"Sebaiknya pertemuan kita malam ini cukup sampai di sini dulu, Minah...pulanglah jangan sampai mereka malah mencurigaimu dan untuk si penguntit aku sendirilah yang akan mencarinya." Kata tuan dari Minah itu.


"Sebaiknya aku harus bergegas pergi meninggalkan tempat ini agar tidak ketahuan!!" Kata Sena pelan lalu berjalan mundur meninggalkan tempat itu.


"Aduh...sepertinya ada seseorang yang sedang mengejar di belakangku tapi aku belum bisa melihat siapa dia, dan seseorang yang dipanggil tuan oleh bibi palsu tadi sepertinya bukan Baron, tapi siapa dia??" Gumam Sena terus berlari.


Sebaiknya aku berhenti dan bersembunyi di balik pohon besar itu untuk melihat siapa sih orang yang berlari cepat di belakangku??" Gumam Sena lalu berhenti di sebatang pohon besar yang rimbun lalu mengintip untuk melihat siapa orang itu.


Ternyata yang mengejar Sena adalah orang berjubah tadi.

__ADS_1


Sena berusaha menahan napas sebisa mungkin agar tidak terdengar oleh si jubah hitam.


"Aku yakin sekali jika wanita itu masih ada di sekitar sini tapi di mana dia bersembunyi?" Tanya Orang berjubah itu.


"Berarti benar berita yang aku dengar bahwa dia bukan wanita sembarangan, dan aku yakin itu dia!!" Gumam orang itu kemudian berlalu.


Sena tak mau gegabah dalam mengambil tindakan. Dia sengaja menunggu dahulu sampai benar-benar aman.


Dia berjalan dengan sangat hati-hati agar tidak terdengar oleh orang itu bisa saja orang itu masih ada di sekitarnya!!


*


*


***Bersambung...


Apakah yang akan terjadi selanjutnya?

__ADS_1


Ikuti terus kisah mereka ya reader🙏🙏


__ADS_2