
Rama keluar dari rumah dira lalu menuju rumah faisal. jadwal penerbanganya masih pukul 3 sore, rama berencana akan cekin jam 2 sore saja.
faisal membukakan pintu untuk rama, rama segera masuk dan menyeret kopernya.
dirumah faisal, ada seorang wanita yang sedang duduk di ruang tengah.
"kenalin, dia kinan pacarku."
lalu rama dan kinan bersalaman saling mnyebutkan nama.
"Aku numpang kamar ya sal, pusing kepalaku." rama masuk kedalam kamar faisal dan meninggalkan kopernya diruabg tamu.
"tunggu sebentar ya sayang, aku mau nemenin rama sebentar, lagi frustasi dia ditinggal pacarnya kawin"
kinan hanya mengangguk
faisal masuk ke kamar lalu menemani rama yang terlihat kusut.
"mandi sana biar segeran. udah kaya kain gak disetrika. kusut! " faisal berbicara didepan pintu kamar.
"pesen makanan gih sal, aku laper banget." ucap rama sambil tiduran
"mau makan apa? "
"apa aja deh, yang banyakan yak, aku butuh banyak energi buat oerjalanan hari ini."
"gak usah oesen, disebelah ada rumah makan enak, aku keluar dulu."
faisal keluar bersama kinan membelikan makanan di rumah makan lesehan dekat rumah faisal. beberapa menit kmudiN rama membawa makanan dengan lauk bermacam-macam.
kinan menyiapkan makanan dimeja makan. faisal memanggil rama untuk makan bersama.
"kamu udah ketemu dira lagi? udah selesai masalahmu? " faisal bertanya disela-sela makan mereka.
"aku baru dari rumahnya, dia sudah menegaskan beberapa hal padaku, tapi aku merasa ada hal yang disembunyikan dariku. raut wajahnya dan cara dia bercerita seperti menyembunyikan sesuatu, aku yakin dia bohong. "
"kalau tau dia bohong ngapain masih .dipeduliin? otak kamu bermasalah ya ram, sampai bini orang kamu kejer-kejer! lagi hamil pula. dasar gila!"
"ck!!! kamu kayak niken aja bilang aku gila. aku kan sudah pernah cerita. dira kawin sama tu orang saat dia lupa ingatan! sama akupun dia gak inget, kan aneh sal?? rasanya males banget aku balik makasar. pengen ku selesaiin dulu masalah ini. pusing kepalaku"
"yaudah makan dulu yang banyak deh! mikirin cinta kudu pake tenaga"
kinan hanya diam mendengarkan obrolan faisal dan rama.
__ADS_1
dua jam kemudian, kinan dan faisal mengantarkan rama ke bandara raden. satu-satunya bandara di kota bandar.
dijalan pulang kinan bertanya pada faisal soal temnya itu.
"bang, dira yang kalian bicarain itu kayak kisah sodaraku deh.sodaraku juga nikah saat dia hilang ingatan. padahal dia juga lagi hamil."
faisal mengerutkan dahinya. cerita yang sama biasanya bukanlah suatu kebetulan.
"namanya siapa dek sama nama suaminya siap? " faisal coba memastikan firasatnya.
"anindira, suaminya dimas, mereka nikah sekitar empat bulan lalu." kinan menjelaskan singkat pada faisal.
mendengar penjelasan kinan, faisal menepikan mobilnya lalu mengambil hpnya dan menelfon rama.
sura operator berbunyi dari nomer rama menunjukkan bahwa nomer rama sudah tidak aktif.
faisal menghela nafas. "kasian rama, sudahlah nanti kalau dia udah sampai baru kita kasih tau dia dek" faisal krmbali melajukan mobilnya untuk pulang kerumah.
Didalam pesawat, rama memandangi pemandangan dari luar jendela, awan-awan menghiasi cakrawala, langit biru yang membawa ketenangan tapi tidak bisa menengkan hatinya yang gundah.
dua puluh lima menit kemudian oesawat yang ditumpangi rama mendarat dijakarta rama turun untuk transit selama beberapa jam lalu naik pesawat kembali menuju bandara sultan hasanidin makassar. rama tiba dibandara pukul empat pagi. sangat melelahkan perjalanan beberapa jam itu.
rama sampai rumah pukul enam pagi, lalu melanjutkan tidurnya setelah tadi sempat tertidur saat berada di perjalanan.
*****
malam hari setelah pertemuan dengan rama, dira tidak menceritakan apapun pada suaminya. dira merasa cukuplah dia saja yang tau dan menyelesaikan masalahnya.
dimas tidur malam dengan memeluk istrinya, tidak ada kegiatan lain selain itu, perut dira yang semakin besar membuat dimaa tidak tega unyuk mengajaknya setiap hari bercinta.
Pagi hari saat dira bangun, ada notifikasi pesan diHp rama bertuliskan nama Rani.
dira membuka Hp suaminya. saat itu dimas sudah mengijinkan istrinya jika mau melakukan apaoun dengan gadgetnya itu.
(nanti sarapan bareng ya? aku bawakan sarapan untukmu)
"siapa wanita ini? " dira merasa kesal saat membaca pesan yang ada di hp suaminya itu.
dira bangun dari tempat tidur, mencuci wajahnya, menggosok gigi, berwudhu lalu mengerjakan ibadah pagi.
setelah selasai dira segera kedapur menyiapkan sarapan untuk dimas.
pukul tujuh pagi dimas sarapan seperti biasa bersama istrinya. Dira tidak menunjukkan kekesalannya kepada suaminya. dia tidak menghapus pesan dari wanita itu supaya dimas menjelaskan sendiri siap wanita yang bernama rani.
__ADS_1
dimas tidak mengetahui ada pesan dari rani untuknya jadi dimas bersikap seperti biasanya.
dimas mencium pipi dan kening dira juga janin yang ada diperut dira sebelum berangkat bekerja.
Dikantor saat dimas sampai diruangannya, rani sudah duduk di depan meja dimas. .
"ngapain pagi-pagi udah disini? " dimaa bertanya sambil menuju meja kerjanya.
"kan aku udah watap ngajakin kamu sarapan bareng"
"aku udah sarapan sama istriku?" jawab dimas santai.
juan mendengar perkataan dimas dan segera menghampirinya. "kapan kawin? kok gak ngundang2??"
"udah lama, istiku juga udah hamil. nanti aku undang kalau lahiran anakku ya" jawab dimas bahagia.
ekspresi wajah rani berubah. dia kesal mendengar lelaki yang dia incar ternyata sudah menikah.
rani mengambil kotak makanan yang dibawanya lalu keluar dari ruangan dimas dan membanting pintu dengan kasar.
BRAAAKKKKK!!!
juan kaget mendengarnya. "dasar gila!!!! "
"kamu nikah gak kabar-kabar dim, pasti banyak fans kamu yang kecewa tuh!.
"ck, fans apaan, emang aku artis. ngaco kamu. " dimas cuek menanggapi.
dimas membuka aplikasi watap dan terlihat pesan dari rani sudah terbuka, dimas menebak bahwa dira sudah membacanya seperti kejadian hans kemaren.
Pujaanmu yang dimaksud hans tidak lain adalah rani, rani adalah rekan kerja dimas yang selalu mencoba mendekatinya dari awal mereka bekerja. wajah dimas yang tampan tidak bisa diacuhkan oleh rani yang sedikit suka pamer.
menurut rani punya pacar tampan juga bisa dipamerkan kepada teman-temannya selain rani juga sebenarnya menyukai dimas.
sayangnya dimas tidak pernah menyukai wanita lain selain dira. wanita yang selama ini dimas cintai.
.
.
.
.
__ADS_1
.