Mencintaimu Sekali Lagi

Mencintaimu Sekali Lagi
Bab 73 Mencari Korban Baru


__ADS_3

Akhirnya sore itu Piere pergi untuk kembali pada keluarga yang mencintainya.


"Kasihan juga Piere ya!!" Lirih Anthony.


"Aku jadi tak punya teman untuk bertengkar lagi, tak punya orang yang aku cemburui lagi!!" Kata Anthony.


"Makanya, memang saat masih bersama pengennya mau di bully melulu akhirnya setelah tiada baru dicari dan dirindukan!!" Kata Sena.


"Piere?? Di bully?? Apa nggak terbalik kah??" Cibir Anthony.


"Dia lho lelaki perkasa yang selalu pintar membalikan keadaan!!" Sahut Anthony.


"Iya yah, dan pada akhirnya kamu lah yang menjadi korbannya!!" Tawa Sena berderai dan Anthony hanya cemberut saja.


"Assalamualaikum!"


"Siapa tuh??" Tanya Sena.


"Eh si cacat!!" Kata Anthony seraya mencibir.


"Anthony!!" Kata Sena.


"Waalaikum Salam!!" Sahut Sena lalu keluar rumah.


"Iya ada apa mas Rama??" Tanya Sena.


"Nggak tadi aku hanya sekedar lewat terus aku singgah belikan sarapan pagi untukmu dan anak-anak juga paman dan bibi!" Kata Rama dengan langkah agak tertatih menenteng belanjaannya.


"Memang mas Rama baru dapat uang?? Kalau nggak ada uang jangan memaksakan untuk berbelanja yang tidak diperlukan!!" Kata Sena.


"Bonus uang menulis mas Rama keluar bulan ini juga dari hasil bisnis kecil-kecilan mas Rama juga uangnya keluar!!" Jawab Rama.


"Ingat mas, anak mas Rama bukan hanya tiga, tapi ada lagi dari Aida, ingat itu!! Aku tidak mau di cap mengambil alih semua milikmu, lagi pula aku masih bisa mencari sendiri kok buat hidupku dan anak-anakku, apalagi sekarang ada paman dan bibi yang juga berjualan di pagi hari, hasilnya lumayan mungkin tahun depan Insya Allah kami bisa pindah dari sini!!" Kata Sena lagi.


"Aku tau Sen, tapi ijinkan aku sebagai bapaknya untuk membelanjakan uang yang aku punya untukmu dan anak-anak!!" Jawab Rama lagi.


"Terserah kamulah!!" Jawab Sena.


"Paman dan bibi kemana??" Tanya Rama sambil celingukan.


"Paman sama bibi pergi kepasar belanja untuk jualan besok pagi!!" Jawab Sena lagi.

__ADS_1


"Jika Piere sudah pergi, lalu siapa yang akan bersamamu lagi??" Tanya Rama.


"Kan ada Anthony, mungkin di mata orang lain dia tak nampak tetapi di mataku dia terlihat normal seperti orang biasa lainnya, walaupun dia tidak melayang sih tidak menapakan kakinya kelantai seperti manusia pada umumnya!!" Jawab Sena lagi.


Rama termenung sesaat mendengar perkataan Sena.


Sebenarnya ada keinginan dalam hatinya untuk minta rujuk kembali, tetapi melihat hebatnya penolakan dari mantan istri dan anak-anaknya membuat dia harus mengubur semua mimpinya untuk bersama lagi, baginya Sena tidak bersifat memusuhinya seperti dulu itu sudah untung!!


"Mau apa si cacat itu bertanya-tanya tentang aku?? Mencurigakan!!" Kata Anthony menggerutu.


"Dia punya mulut, dia hanya sekedar bertanya, masakan tidak boleh!!" Kata Sena pelan tetapi masih dapat di dengar oleh Rama.


"Aku cemburu walaupun dia hanya sekedar bertanya tentangmu!!" Gerutu Anthony.


"Oh iya mas, tadi mas Rama kemari apakah melewati jalan yang malam itu kita lewati??" Tanya Sena.


"Iya, kenapa memangnya Sena??" Tanya Rama.


"Apakah masih ada hal yang ganjil yang mas lihat saat melintas di sana tadi pagi??" Tanya Sena.


"Nggak ada sih, hanya sedikit seram saja, karena tak ada orang yang mau melewati jalan itu!!" Ucap Rama.


"Mas berhati-hati saja jika melewati jalan itu, jangan turun dari mobil jika melihat sesuatu yang memanggil!!" Kata Sena.


***********


"Aku mau Bi, tapi kamu lihat terkadang kelakuan Omi agak aneh, aku jadi tidak tenang untuk meninggalkannya." Kata Stella.


"Iya juga sih, Stella aku semakin hari melihat perutnya Naomi itu sedikit membuncit, apa kamu tidak melihat? Perutnya itu seperti orang tengah hamil lima bulan!!" Kata Bian perlahan seolah tak ingin didengar oleh siapapun.


"Sebenarnya aku juga curiga Bi, baru sekarang Naomi sering titip minta dibelikan daging, tetapi aku nggak tau di mana dia memasaknya, masa dia merebusnya di magic com??' Kata Stella.


"Bi, Naomi itu hamil!! Tetapi ada sesuatu yang menutupi kehamilannya agar tidak terlihat oleh mata manusia biasa, kamu tidak percaya?? Coba dekat pada ayah!!" Ucap Frans, arwah ayah Bian yang kini selalu setia menjaga putranya.


Frans mengusap kedua mata Bian sesaat.


"Kamu lihatlah!!" Kata Frans kemudian.


"Astaghfirullah!! Ayah benar!!" Kata Bian.


"Apa benar yang dikatakan ayahmu, Bi??" Kata Stella.

__ADS_1


"Iya itu yang dikatakan oleh ayahku, itu sebabnya Naomi seolah tak suka jika aku mendekatinya karena dia tau bahwa aku bisa melihat keadaannya dan takut jika aku membeberkan semua rahasianya pada semua orang yang ada di asrama ini!!" Kata Bian.


"Siapa orang yang telah menghamili Naomi sebenarnya??" Ucap Stella.


"Nanti saja kita pikirkan, apa?? Ayah yakin??" Tanya Bian berbicara pada sosok yang tak kasat mata yang ada di sampingnya.


"Apa?? Apa kata ayahmu Bian??" Tanya Stella penasaran.


"Stella mahluk itu mencari banyak wanita untuk meneruskan generasi mereka, ayah takutkan kamu adalah korbannya selanjutnya karena kamu dekat dengan Naomi!!" Kata Bian perlahan.


"Apa? Terus aku harus bagaimana Bi??" Tanya Stella mulai ketakutan.


"Stella, sepandai-pandainya mereka menipu kita, tetapi derajat kita sebagai manusia tetap lebih tinggi dari pada mereka kusarankan kamu jangan pernah tinggalkan shalat dan dzikirmu untuk membentengi dirimu dan aku juga akan berusaha untui membantumu!!" Kata Bian.


"Bian, aku boleh ikut kamu kerumah mbak Sena kan?? Dari pada aku harus menghabiskan waktu di asmara?? Karena Naomi tidak seperti dulu lebih banyak mengurung diri di kamarnya saat akhir pekan." Kata Stella.


"Ya namanya juga wanita hamil, lebih baik dia habiskan di dalam kamarnya bersama dengan suami gaibnya dari pada dia harus pergi keluar." Kata Bian.


"Sore kita berangkat, paling jika tak ada halangan sehabis isya kita sudah sampai ke sana!!" Kata Bian lagi.


"Baiklah setelah selesai mata kuliah aku pulang keasrama duluan dan bersiap dulu ya!!" Kata Stella.


***********


"Dari mana kamu mas Rama?" Tanya Aida saat bertemu dengan Rama di sebuah toko buku.


"Aku mau membeli beberapa buku untuk ketiga anakku!!" Jawab Rama.


"Enak ya?? Ingat lho, kamu juga punya anak dari aku yang juga harus diperhatikan." Kata Aida.


"Lho katamu kamu tak perlu lagi uang dari laki-laki miskin seperti aku ternyata masih butuh thoh!!" Ejek Rama.


"Ya iya lah, kamu kan papa nya!!" Jawab Aida.


"Sebentar, apa kamu yakin jika Mayda itu anak aku?? Aku sayang sama Mayda tapi aku kini jadi meragukan apakah Mayda itu anak aku atau bukan!!" Kata Rama lagi.


*


*


***Bersambung...

__ADS_1


Ikuti kisah mereka selanjutnya di next episode ya🙏🙏


__ADS_2