Mencintaimu Sekali Lagi

Mencintaimu Sekali Lagi
Bab 84 Kisah Para Hantu


__ADS_3

"Dia secara diam-diam sangat mencintai kekasihku dan dia berniat ingin merebutnya dariku!" Ucap Kanti tertunduk.


"Kurang ajar, ayo aku akan membantumu untuk membalaskan dendam padanya." Ujar Muka Rata geram sekali.


"Aku tidak bisa, putriku terlanjur menyayanginya!" Ucap Kanti.


"Maksudmu bagaimana?" Tanya Muka Rata tak mengerti.


"Aku mempunyai seorang putri dari hasil hubunganku dan Max kekasihku! Saat itu aku telah mengandung anaknya dan kami berencana setelah aku melahirkan kami akan menikah tetapi seminggu setelah aku melahirkan saat aku tengah berada di rumah orang tua Max, sahabatku menelponku dan mengatakan bahwa Max kecelakaan dan sedang dirawat di rumah sakit." Kata Kanti seraya berusaha mengingat kejadian yang telah menimpanya semasa dia hidup dulu.


"Aku berusaha mencari taxi walaupun saat itu tubuhku masih terasa lemas tetapi tetap aku memaksakan diri dan menitipkan putriku pada ibu mertuaku!" Ucap Kanti.


"Aku tidak tau berada di mana saat aku melihat ada taxi melintas dan tanpa pikir panjang aku mencoba untuk menghentikannya! Tetapi ada seseorang yang dengan sengaja mendorongku dari belakang sehingga aku terdorong kedepan dan taxi itu tak bisa menahan laju mobilnya sehingga dengan telak menabrak tubuhku dan membuatku terpental jauh!" Ucap Kanti.

__ADS_1


"Aku bangun dari jatuhku tetapi aku melihat tubuhku telah bersimbah darah di jalan dan aku tak sempat melihat siapa yang telah mendorongku!" Kata Kanti berhenti sejenak.


"Aku sering mengunjungi putriku yang telah dia rawat karena dia dan Max kini telah menikah! Walau hanya dari kejauhan aku masih bisa melihat kebahagiaan mereka dan aku juga turut berbahagia walaupun aku tak sempat merasakannya!" Ucap Kanti berhenti lagi.


"Tetapi rasa terima kasih dan rasa bahagiaku untuk mereka sirna saat aku tau bahwa Trina lah yang telah mendorongku hingga tewas dan aku tau itu sebulan lalu saat aku menjenguk putriku dan secara tak sengaja aku mendengar percakapannya ditelepon dengan temannya!" Kata Kanti.


"Lalu apa rencanamu, apakah kamu akan membiarkan pembunuh itu bebas berkeliaran hanya karena dia dekat dengan putrimu? Tidak kah kamu ingin menuntut keadilan pada si pembunuh itu?" Kata si Muka Rata.


Perlahan si Muka Rata menampakan wajah aslinya yang selama ini tersembunyi dibalik wajah ratanya.


"Ta...tapi bagaimana mungkin kamu juga ikut mati?" Tanya Kanti seakan masih tak percaya pada apa yang dia lihat di depannya.


"Hari itu aku kebetulan pulang dengan menggunakan motor karena mobilku masuk bengkel, aku melihatmu dari kejauhan didorong oleh seseorang hingga tertabrak oleh mobil! Aku tak terima perlakuannya padamu dan aku bermaksud untuk mengejarnya tetapi seperti sudah direncanakan, seseorang sengaja menghalangi jalanku membuat aku yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi hilang keseimbangan dan motor yang aku kendarai terguling di aspal! Wajahku tergerus di aspal sehingga membuat wajahku hancur tak bisa dikenali lagi!" Ucap Max sedih.

__ADS_1


"Jika ini kamu lalu siapa yang wajahnya mirip denganmu yang berada di rumah itu?" Tanya Kanti.


"Dia adik tiriku, wajahnya memang sangat mirip denganku dan yang tinggal bersama denganku itu adalah ibu tiriku!" Jawab Max.


"Putri kita dalam bahaya, Kanti! Sebelum meninggal aku sempat menuliskan wasiat jika seluruh harta dan aset perusahaan jatuh ke tangan Maghdalena putri kita, para orang jahat itu tidak punya pilihan lain selain merawat putri kita hingga berusia tujuh belas tahun nanti karena mereka butuh tanda tangan Maghdalena!" Jawab Max lagi.


*


*


***Bersambung...


Apa yang akan terjadi selanjutnya?

__ADS_1


Jangan lewatkan kelanjutan kisah mereka di episode berikutnya dan mohon dukungannya selalu ya reader🙏🙏


__ADS_2