
"Habis kalian ini bukannya cari solusi malah nambah masalah, bikin pusing aja!" Gerutu Anthony bertambah kesal.
"Bos cari siapa? Si Lusi? Lusi yang mana ya? Perasaan hantu di sini nggak ada yang namanya si Lusi lho bos!" Kata Kanti sambil berpikir mencoba mengingat-ingat.
"Ada, itu yang giginya ompong dan matanya agak juling!" Kata Anthony.
Lama Kanti berpikir.
"Lho, itu kan saya bos?" Sahut Kanti.
"lha, memang kamu!" Jawab Anthony seenaknya.
"Dasar bos stres!" Ucap Kanti kesal.
Anthony berjalan mondar mandir di sekitar ruangan itu dengan gelisah.
"Perasaanku beberapa hari ini sangat nggak enak, aku ingin sekali bertemu dengan Sena tapi seperti ada dinding penghalang setiap kali aku tiba di sekitaran rumahnya." Gumam Anthony.
"Itu kan karena wanita suruhan itu, bos? Gitu aja harus diberi tau, makanya mata itu jangan tertutup sama cinta doang bodohkan jadinya!" Sindir Kanti.
__ADS_1
"Ya...ya, mataku sekarang ini memang buta oleh cinta! Kalian kan tau aku jatuh cinta pada Sena, tapi kalian jadi aku! Bagaimana rasanya mencintai tapi tak bisa memiliki, tak bisa bersama? Bukan kota bukan negara lagi pembatasnya tetapi alam yang berbeda yang menjadi penghalangnya!" Suara Anthony bergetar.
"Aku ingin selalu berada didekatnya dan selalu melindunginya tapi apa daya, aku tidak bisa setiap saat keluar dari dunia kita untuk menembus dunia mereka! Terkadang aku menyalahkan takdir hidupku mengapa harus seperti ini, perjanjian apa dulu yang pernah kubuat sehingga aku jadi hantu gentayangan hingga ratusan tahun seperti ini!" Teriak Anthony galau.
Kanti beserta hantu yang lain yang berada di ruangan hemodialisa itu terdiam. Mereka juga sama seperti Anthony. Siapa yang ingin mati penasaran seperti mereka, mereka semua dulu juga punya orang-orang yang mereka cintai, punya kehidupan sendiri, tapi takdir mereka berkehendak lain, nyawa mereka harus terenggut oleh manusia jahat yang menyebabkan mereka harus mati dengan cara tidak wajar seperti ini.
"Maafkan aku ya kawan-kawan semua!" Ucap Anthony.
"Kami di sini semua mengerti perasaanmu bos, karena kita semua di sini rata-rata mempunyai permasalahan yang sama!" Jawab Kanti.
"Ya sudahlah, aku mau pergi dulu! Aku mau mencoba mendatangi tempat kediaman Sena walaupun aku hanya bisa menyaksikannya dari kejauhan saja!" Ucap Anthony lagi lalu beranjak pergi.
"Namanya juga jatuh cinta, tak memandang apakah dia manusia ataukah hantu seperti kita, melihat si bos aku jadi teringat akan kisah hidupku dulu!" Kata Kanti tiba-tiba terisak sedih.
"Kok kamu menangis baby?" Tanya Hantu Muka Rata.
"Aku ingin hidup kembali, aku sebenarnya belum mau mati tapi seseorang telah dengan sengaja mendorongku hingga aku tertabrak oleh mobil!" Ujar Kanti sedih.
"Kamu tau siapa yang mendorongmu?" Tanya pacarnya lagi.
__ADS_1
"Aku tau sekarang setelah aku secara tak sengaja mendengar percakapan dia dan temannya!" Kata Kanti.
"Oh ya? Siapa dia?" Tanya Muka Rata lagi.
"Dia adalah sahabat baikku sendiri!" Ujar Kanti.
"Apa? Tega sekali dia melakukan itu pada sahabatnya sendiri?" Ujar Muja Rata geram.
"Dia secara diam-diam sangat mencintai kekasihku dan dia berniat ingin merebutnya dariku!" Ucap Kanti tertunduk.
"Kurang ajar, ayo aku akan membantumu untuk membalaskan dendam padanya." Ujar Muka Rata geram sekali.
*
*
***Bersambung...
Jarang update reader kesibukan di real life sangat menyita waktu🙏🙏
__ADS_1
Mohon selalu dukungannya ya!!