
Dela adelia adalah satu-satunya sahabat dira.
mereka diterima kerja di hotel indana pada hari yang sama. merasa satu angkatan sebagai teman kerja membuat dira dan dela menjadi dekat.
saat dirumahpun, mereka masih berbalas obrolan atau bertelfon.
sejak kuliah, dira tedak dekat dengan siapapun karena dimas sudah menjadi teman, sahabat, kakak sekaligus pacar bagi dira.
dahulu dimas pernah mengatakan kalau dira adalah pacarnya saat menolak seorang perempuan yang menyatakaan cinta pada dimas.
dari itu dira sudah menganggap dimas adalah kekasihnya.
saat dimas pindah, dira seperti kehilangan seseorang yang sangat berarti dan susah digantikan dengan orang lain, sehingga saat kuliah tidak satupun teman kuliahnya yang menjadi teman dekat dira sampai akhirnya bertemu dela.
dela mengetahui dari awal dira berkenalan dengan rama dan bagaimana perjalanan cinta keduanya, walaupun dia bekerja hanya beberapa bulan karena dela mendapatkan beasiswa dan memilih melanjutkan studynya ke luar negri.
walaupun sudah berjauhan, dira dan dela selalu bertukar kabar dan bercerita keseharian mereka.
******
Hari itu sesuai janji dela, dela pergi ke kota bandar untuk menemui dira.
saat sudah di bandara raden kota bandar, dela memesan taxi online lalu menuju ke alamat rumah bu nisa.
sampai dialamat rumah bu nisa, dela memencet bel yang ada di pagar rumah. tidak lama seorang gadis berusia 15 tahun membukakan pagar.
"hai rosi.." sapa dela saat rosi sudah membukakan pintu.
"wah mba dela" rosi memeluk sahabat kakaknya yang sudah lama tidak pernah bertemu.
"ayo masuk mb" rosi menarik tangan dela masuk kerumahnya.
"bu, ada mbak dela" rosi berteriak memberitahu ibunya.
"wah della udah sampe, kok gak kasih tau tante nak, kan bisa kita jemput dibandara. ayo duduk dulu" bu nisa menyambut kedatangan dela dengan hangat.
"gak papa tante, deket juga kok dari bandara kesini, gak pake macet lagi, jadi cepet sampe"
bu nisa pergi kedapur mengambilkan minuman dingin dan kue untuk cemilan.
"tante dira mana? " dela bertanya saat dia tidak menemukan tanda-tanda dira dirumah itu.
"dira tinggal dirumah suaminya del, udah gak tinggal sama tante, kata suaminya biar mandiri"
"oh..." saut dela.
__ADS_1
bu nisa meletakkan minuman dingin dan cemilan untuk dela lalu duduk berdekatan dengannya.
"tante pengen tanya sesuatu sama dela, sebenernya hubungan rama dan dira itu bagaimana si nak? masalah dira belakangan ini bikin kita semua pusing."
belum sempat dela menjawab, terdengar suara mobil memasuki halaman rumah bu nisa, mobil itu adalah mobil pak jaya.
"jawabnya nanti aja, ayah pulang " bu nisa berdiri keluar rumah.
"oke mom" jawab della bergaya sambil makan camilan didepannya dan dela ikut berdiri keluar menemui ayah dira yang baru pulang.
"hallo om jay.. " dela menyapa pak jaya dengan senyum ramah.
"nah dateng juga ini anak, dicari-cari susah, gak dicari dateng sendiri."
"emang om tante nyariin dela? jadi merasa penting deh delanya.hehehe" dela tertawa kecil memperlihatkan giginya.
"banyak masalah yang terjadi kemaren soal dira, kamu pasti sudah sedikit taulah, gak mungkin kan kalo si rama itu gak cerita sama kamu. "
"iya si om, rama memang cerita perihal dira, tapi sepertinya dia juga belum memahami situasinya"
dela dan pak jaya berbincang-bincang sambil masuk kedalam rumah.
"nanti kita sambung lagi. om mau mandi dulu."
pak jaya masuk kedalam kamaranya, dela duduk bersama rosi.
bu nisa ikut masuk ke kamar bersama pak jaya.
"enak gak ros tinggal di bandar? "
"enak-enak gak enak mbak, disini sepi, mau ke mall susah, mau cari makanan jauh-jauh. signal juga rada payah, mau nonton korea putus-putus melulu"
"hahahahaha" dela tertawa menanggapi jawaban rosi
"enaknya makanan disini rasanya enak mb, nampol, mau kepantai deket, gak macet lagi, udaranya juga bersih. tapi lebih enak dijakarta" wajah rosi terlihat sedikit murung saat mngucapkan kata jakarta.
"yaudah tinggal sama mba dela aja yuk? mb dela juga dijakarta sendiri"
"mana bisa anak manja ini jauh dari ibu del" bu nisa menjawab saat berjalan mendekati mereka.
bu nisa duduk bersama dela kembali sambil menunggu pak jaya keluar kamar.
beberapa saat kemudian pak jaya keluar dan menemui dela.
"ayo bu tanyain ke dela siapa si rama itu?"
__ADS_1
"iya nak del, sebenernya dira sama rama itu bagaimana?
dira menjawab pertanyaan bu nisa seperti apa yang diketahuinya.
bu nisa dan pak jaya mendengarkan cerita dela dengan seksama dan mulai memahami keadaan putri mereka.
"ohh jadi waktu mba dira nangis karena ditembak cowok itu cowoknya kak rama ternyata. pantesan mba dila nangis, galau ternyata dia, dua duanya ganteng si." rosi menyela saat dela sedang bercerita.
"ditembak cowok qo nangis?" dela keheranan.
"dari mbak dela smp dia tu bucin banget sama kak dimas. sampe mba della kuliah aja masih ditungguin tu orang, padahal anaknya ngilang kaya setan"
"siapa dimas ros?" dela merasa tidak tau menau tentang dimas.
bu nisa menjelaskan kepada della siapa dimas dikehidupan anaknya.
dela mengangguk anggukkan kepalanya mendengar cerita tentang dimas dan dira.
bu nisa juga menceritakan kejadian yang dialami dira ketika kecelakaan.
********
flashback
satu minggu setelah kecelakaan, dira sudah pulang dari rumah sakit. dira diagnosis menderita amnesia karena dira tidak mengingat apapun setelah dira siuman.
ayah dirapun terpaksa mengajukan surat resign ke tempat dira bekerja.
tas dira yang diberikan kepada ibunya oleh pihak rumah sakit hanya berisi dompet dan beberapa peralatan wanita seperti bedan dan lipstik yang sudah pecah. sedangkan Hp dira hilang entah kemana.
beberapa hari dirumah dira mengalami sakit dibagian perutnya, karena takut terjadi sesuatu, keluarga dira membawa dira ke rumah sakit. tidak ada apa-apa saat itu.
bersamaan itu, pak jaya harus pindah tugas ke kota bandar. sudah dari beberapa minggu sebelum dira kecelakaan pak jaya memang sudah mendapatkan perintah pemindahan tugas. pak jaya berencana untuk tidak mengajak anak dan istrinya.
kalau ditempuh dengan pesawat, jakarta bandar hanya tiga puluh menitan saja, jadi pak jaya bisa sering-sering pulang ke jakarta. Tetapi karena dela mengalami kecelakaan, pak jaya akhirnya mengajak Mereka semua pindah ikut tinggal di kota bandar.
tiga minggu kemudian dira kontrol lagi ke rumah sakit, dia memberitahukan keadaan yang akhir-akhir ini dia rasakan. seperti sering lemas, mual dan tidak nafsu makan.
dan setelah melakukan beberapa pemeriksaan seperti darah dan urin ternyata dira sedang mengandung dan sudah masuk empat minggu
tentu keluarga dira sangat terkejut, dira tidak pernah mengenalkan laki-laki manapun. selama ini yang keluarga dira ketahui, laki-laki yang dicintai dira cuma dimas. tapi dimas malah sudah lima tahun tidak pernah kejakarta.
satu minggu lagi keluarga dira juga sudah harus pindah ke bandar. beralasan membantu dira mengingat sesuatu supaya cepat menyembuhkan amnesia yang dira alami, keluarga dira menanyakan ke semua teman - teman dira tentang pacar atau teman laki-laki yang sedang dekat dengan anaknya itu, tapi teman-teman yang diketahui keluarga dira tidak ada yang tau.
sampai akhirnya mereka pindah ke kota bandar.
__ADS_1