Mencintaimu Sekali Lagi

Mencintaimu Sekali Lagi
Dela adelia


__ADS_3

dira keluar kamar setelah selesai berpakaian. di meja makan semua sudah berkumpul kecuali melly.


"melly dimana mah? "


"lagi mandi, sebentar lagi juga keluar" ini peryama kali mama berbicara sambil melihat dira


'semoga ini awal yang baik' batin dira melihat sikap ibu mertuanya sedikit melunak.


sarapan sudah selesai beberapa waktu yang lalu. dira dan dimas berpamitan akan kerumah pak jaya.


Pintu samping rumah orang tua dira terbuka terlihat rosi sedang bermain gadget di sofa tengah.


"assalamualaikum dek" dira masuk diikuti dimas dibelakangnya.


rosi menoleh kearah suara dira "mba sini deh" tiba-tiba rosi menarik tangan dira untuk duduk disampingnya.


"walaikum salam" suara ibu dan pak jaya bersamaan. mereka sedang duduk di dekat rosi.


"jawab dulu salamnya dek" kata pak jaya setelah menjawab salam anak dan menantunya.


"eh iya saking fokusnya sampe lupa jawab salam kak dimas, walaikum salam kak.." jawab rosi sambil tersenyum lebar.


"ada apa si dek?"dira penasaran karwna tiba-tiba rosi menarik tanganya.


rosi membuka aplikasi sosmed instabook lalu membuka pesan disana


DEK, INI MBAK DELA, MBAK MINTA NOMER MBA DIRA DONG.. NOMER YANG DULU GAK BISA DIHUBUNGI


"mba ini temen kerja mb yang sering kerumah, kali aja ada petunjuk yang bisa bantu mbak"


dira menoleh kearah dimas.


"gimana kak? " dira meminta persetujuan suaminya.

__ADS_1


dira selalu ingat pesan ibu dan ayahnya. "walaupun kamu belum mencintai dimas, tapi dia adalah suamimu nak, kewajibanmu menghormati, mematuhi dan tidak keluar rumah atauapun berbuat sesuatu tanpa ijin suamimua."


"kasih aja gak papa" dimas mengangguk


rosi membalas pesan perempuan yang bernama dela dan memberikan nomer HP dira.


tidak lama HP dira berbunyi, ada panggilan telfon nomer baru disana.


dira mengangkat telfonnya.


"hallo siapa ini? "


"dira...!" suara permpuan sedikit histeris membuat dira menjauhkan hpnya.


"ini aku della dir, ya ampun kamu kemana aja? aq kerumah kamu kata tetangga kamu kalian pindah, mana nomer gak bisa dihubungi lagi. aku tanya kak rama juga dia gak tau, gila apa?? kalian putus? kamu dimana sekarang?" deretan pertanyaan terdengar dari ujung sana.


"satu-satu nanyanya dong mbak della?"dira menjawab singkat.


"mbak?? ya ampun dir kamu kesambet setan apa panggil aku mbak? hahaha"


"halo del, ini tante"


"halo tante.. tante pindah kemana sih? qo gak bilang-bilang".


"tante gak punya nomer kamu,jadi gak bisa kasih tau, padahal ada hal penting juga yang mau tante tanyain. kamu kapan balim indo del? "


"ini dela udah dijakarta tan, tente dimana? "


"tante pindah ke Bandr del, om oindah tugas kesini jadi kita semua ikut pindah."


"tante bulan depan aku kesana ya, sekalian liburan, aku juga belum kerja sekarang."


"yaudah nanti kita bicara pas kamu disini aja ya"

__ADS_1


lalu bu nisa mematikan sambungan telfonnya.


semua yang ada di ruangan terdiam beberapa saat.


dira mengambil kertas dari tasnya dan menyamakan nomer yang baru saca menelfonnya.


"sama kak". ternyata dela dan delia adalah orang yang sama.


"dia temenmu dikerjaan dulu mb. dela sering banget kerumah. tapi satu tahun ini dia dapet bea siswa terus resign ngalnjutin S2 ke luar negri." bu nisa menjelaskan


jawaban bu nisa memberi gambaran tentang siapa dela.


******


"aku udah telfon dira kak" suara dela terdengar disambuha telfon rama.


"terus gimana del? "


"dira juga gak inget aku"


"ada apa sebenarnya si del? aku pengen maksa ketemu dira atau dia sudah bersuami, dira juga menutup diri waktu aku ketemu dia kemaren. apa aku ketemu orang tuanya aja ya? mana aku tinggal dua hari lagi disini, rabu harus udah balik lagi ke makasar."


"bulan depan aku ke bandar kak, nanti aku cari informasi yang banyak deh tentang dira, kak rama coba ketemu dengan orang tua dira aja kali ya? "


"sepertinya memang harus dicoba ketemu mereka"


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2