Mencintaimu Sekali Lagi

Mencintaimu Sekali Lagi
Bab 71 Bertemu Aida


__ADS_3

"Sena itu tak mungkin tertarik lagi oleh Rama bu, jadi ibu nggak usah khawatir yang berlebihan tentang Rama yang telah menginap di rumah kontrakan Sena!!" Jawab Rama.


Ibu Ayu tampak terdiam mendengarkan penjelasan dari Sena itu.


Dia sadar Rama hanya seorang lelaki cacat yang tak mungkin lagi dilirik oleh wanita yang lain.


"Rama masuk dulu, bu!!" Kata Rama dengan sedih.


Jelas terekam dalam ingatannya bagaimana Piere yang bermanja diobati oleh Sena, bagaimana Anthony si hantu tampan itu menggelanyut manja di bahunya saat Sena memarahinya.


"Lalu aku?? Semua orang mengacuhkan aku bahkan tak sepatah katapun anak-anak bicara denganku, begini beratkah hukuman yang harus aku terima?" Terdengar isakan Rama. Dia tak ingin menangis, tetapi air mata terus mengalir dari kedua kelopak matanya.


"Maafkan ibu Rama, ini semua karena kesalahan ibu yang telah membawa Aida masuk dalam kehidupan rumah tanggamu dan Sena, ternyata menantu pilihanku tak lebihnya seperti wanita pela*cur yang tidur dengan pria di sana sini!!" Lirih ibu Ayu melihat penderitaan anaknya.


****************


"Susahnya jika tidak punya suami dan dalam keadaan hamil begini!!" Keluh Aida sambil membawa barang belanjaannya masuk kedalam bagasi mobilnya.


"Hei bukankah itu mantan istri mas Rama??" Kata Aida saat melihat Sena keluar dari dalam supermarket.


Tapi siapa itu yang bersama dengannya?? Ganteng banget!!" Kata Aida saat melihat Sena membawa belanjaan dengan dibantu Piere.


"Kamu tunggu di sini sebentar ya?? Aku ambil motor dulu!!" Kata Piere pada Sena.

__ADS_1


"Jangan lama ya!!" Kata Sena lagi.


Setelah Piere pergi Aida mendatangi Sena bermaksud hendak mencari gara-gara!!


"Hai mantan maduku?? Begini begini aja ya hidupmu nggak ada kemajuan sama sekali!!" cibir Aida.


Sena melihat Aida dari kepala sampai kaki!!


"Hai juga mantan madu, kalau aku nggak bisa majuan seperti perutmu itu aku kan tidak punya suami jadi perutku gini-gini aja, terus bapaknya anak yang ada di dalam kandunganmu itu siapa?? Kok tega amat membiarkanmu angkat-angkat berat sendirian begini??" Kata Sena pura-pura celingukan mencari.


"Bukan urusanmu!!" Kata Aida kesal.


"Ya memang bukan urusanku sih!! Juga bukan urusanmu aku mau maju atau tidak, ngapain juga kamu mengurusnya??"


"Satu hal yang perlu kamu tau aku memang begini-begini aja karena aku tidak pandai mencari uang menjual diri dan menjual cinta demi mendapatkan uang yang banyak sepertimu sampai rela jadi pelakor demi harta."


"Dasar mulut wanita sekolahan rendah, jadi punya mulut nggak bisa dijaga!!" Bentak Aida.


"Walaupun sekolahku rendahan tetapi aku lebih punya hati nurani dibandingkan kamu yang seorang sarjana, buktinya dengan kepandaian yang kamu miliki kamu tega merebut milik orang lain yang bukan menjadi milikmu, ilmu itu kah yang kamu pelajari di kampusmu selama ini?? Ilmu bagaimana agar sukses menjadi seorang pelakor!!" Ejek Sena.


"Kamu??" Kata Aida marah dan juga malu.


Sebuah tangan kokoh menahan tangannya yang hendak menampar Sena.

__ADS_1


"Jangan berani kamu menyentuhnya dengan tangan kotormu ini!!" Bentak Piere dari arah belakang Aida.


"Ayo Sena, kita tinggalkan saja perempuan hamil ini, nanti jika dia melahirkan karena kesal pada kita di sini malah membuat kita repot saja!!" Kata Piere.


Dengan cepat dia menaikan kantong belanjaan Sena dan mereka pergi meninggalkan tempat itu, meninggalkan Aida yang memaki tiada henti.


Semua kejadian itu tak luput dari penglihatan Rama dan ibu Ayu yang kebetulan siang ittu singgah ke supermarket itu untuk berbelanja bulanan dan menyaksikan pemandangan itu sampai nama keduanya dibawa oleh Sena.


"Aku tau aku memang salah, Sena!! Aku memang pantas dihujat sepanjang hayatku!!" Kata Rama perlahan.


"Lalu pemuda tampan yang menggonceng Sena itu siapa?? Apakah itu pacar barunya??" Tanya bu Ayu.


"Rama nggak tau bu, hanya saja pemuda itu selalu menempel pada Sena!!" Kata Rama.


"Cepat sekali Sena melupakan kamu ya??" Kata bu Ayu.


"Lagi pula Rama memang pantas untuk dilupakan bu!! Untuk apa juga Sena terus mengingat suami pengkhianat seperti Rama!!" Kata Rama.


Matanya terus memandang kearah hilangnya Sena dan Piere lalu dia beralih menatap jijik pada Aida!!


*


*

__ADS_1


***Bersambung...


Lanjut ke episode berikutnya🙏🙏


__ADS_2