Mencintaimu Sekali Lagi

Mencintaimu Sekali Lagi
Susu hangat


__ADS_3

Pagi hari dira bangun lebih awal dari biasanya, dira bangun dengan lengannya yang melingkar kebadan dimas. mereka tidur dengan saling berpelukan.


dira buru-buru membalikkan badanya memunggungi dimas. "ya ampun, aku tidur sambil meluk kakak" batin dira.


pipi dira menghangat membayangkan yang dilakukanya. dimas menggeliat mengeratkan pelukanya, tiba-tiba ada susatu mengeras dibawah sana mengenai pantat dira. dira terkejut lalu buru-buru turun dari tempat tidur. dira membasuh wajahnya, menggosok gigi dan melakukan ibadah pagi hari lalu pergi kedapur.


didalam kamar dimas senyum-senyum sendirian, tadi malam dimas terbangun dan membalikkan badan dira yang memunggunginya, merubah posisi dira menjadi memeluknya dan merekapun tidur dalam posisi berpelukan, tidak disangka dira yang sedang tidur malah mengeratkan pelukanya bahkan kaki dira melingkar dikakinya sampai kaki dimas tidak bisa bergerak dan kaku. tapi dimas membiarkanya sampai tertidur.


saat bangun barusan, dada dira yang semakin membesar terasa lembut dan kenyal saat menempel didada dimas. tanpa bisa dimas kontrol, si otong mengeras dengan sedirinya.


setelah dira selesai ibadah, dimas bangun dan melakukan hal yang sama dengan dira.


orang-orang dirumah ini belum ada yang bangun ketika dirakeluar kamar. dira mulai membersihkan beras dan memasak nasi di reskuker.


tidak lama mama sofi keluar.


"mau masak apa hari ini dir?" tanya mama sofi sambil menuangkan air putih kedalam gelas.


"terserah mama aja, dira ikut."


"kita bikin soto aja ya"


"iya mah, tapi dira gak tau bumbunya"

__ADS_1


"mama aja yang bikin bumbu kuahnya, kamu potong-potong sayur aja. "


setelah perkataan mertuanya, dira mulai mencuci beberapa sayuran,memotong kol, daun bawang, mencuci toge dan merendam bihun.


satu persatu bahan sudah selesai disiapkan. lalu dira mencuci banyak bawang merah, mengupasnya lalu mulai memotong bawang merah. bau bawang merah membuat mata dira memerah dan mulai mrnangis.


"ya ampun motong bawang sampe nangis begitu.hahaha" mama dira yang sedang menggoreng ayam melihat dira sambil tertawa


"ih mama dira kepedihan malah diketawain" dira berkata sambil terus memotong bawang didepanya.


"ini yang udah dipotong dijauhin biar baunya gak kecium terlalu banyak, jadi gak bikin pedih." mama dimas berkata sambil terus tersenyum.


melly keluar kamar dan melihat dira sedang menangis. "ya ampun mama, mbak dira diapain sampe nangis begitu" lalu melly mengambilkan tisu untuk dira"


dira mengambil tisu didepanya, tanpa sengaja getah bawang yang menempel dijari dira membasahi tidu yang dipegangnya dan ikut tersapu ke mata dira.


"aduh melly peduh mel, aduh pedih pedih!!" mata dira mengeluarkan air mata semakin banyak.


mama sofi mengecilkan api lompor lalu meninggalkan penggorenganya yang berisi ayam lalu memegang bahu dira dan menuntunnya ke wastafel sambil menahan tawa. "cuci dulu tanganya pake sabun"


dira mencuci tanganya sambil memejamkan mata dituntun mama sofi lalu membasuh wajah dan kedua matanya.


dimas yang sedari tadi sudah duduk diruang tv ikut tersenyum melihat kejadian itu.

__ADS_1


"bawa kekamar istrimu dim, mandi aja dulu, udah selesai juga kok,buar melly yang bantu mama diaini"


"iya mah" dimas bangun dari duduknya menggandeng dira ke kamar untuk mandi.


beberapa saat suara keran sudah tidak terdengar menandakan dira sudah srlesai mandi. dira baru menyadari kalau dia lupa membawa handuk kedalam kamar mandi.


"kak.. tolong ambilkan handuk dong, aku lupa"


dira mengeluarkan kepalanya keluarkamar mandi.


dimas mengambilkan handuk untuk dira lalu keluar.


setelah dimas keluar. dirakeluar kamar san berganti baju, tapi tiba-tiba perutnya sakit dan ingin buang air besar.


dira masuk ke kamar mandi kembali untuk menuntaskan hajatnya.


Diluar setelah beberapa lama, dimas masuk kedalam kamar membawa susu hangat lalu menutup pintu tapi tidak menemukan dira dikamar. dimas kira dira sudah selesai berganti pakaian. dimas meletakkan susu di atas meja lalu duduk ditempat tidur.


dira keluar kamar mandi dengan handuk melilit di tubuhnya. dimas tertegun melihat dira, ini pertama kalinya melihat dira sedikit terbuka. dimas menelan ludahnya tiba-tiba ada yang bangun dibawah sana.


"ah kak" dira terkejut dan langsung menutupi tubuhnya saat melihat dimas didalam kamar.


"aku bawain susu hangat untukmu, jangan lupa diminum."

__ADS_1


dimas berbicara sambil melangkah keluar kamar.


__ADS_2