Mencintaimu Sekali Lagi

Mencintaimu Sekali Lagi
Tidur sangat lama


__ADS_3

Rama maju mendekati dira saat dira mundur menjauhinya.


"jangan menghindariku dira, kamu harus member penjelasan padaku supaya semuanya jelas. kita tidak bisa begini"


dira masih diam mematung.


"dira, ceritakan semuanya padaku apa yang terjadi. aku tidak punya banyak waktu lagi disini. ku mohon dira" rama sedikit frustasi saat melihat pujaan hatinya diam saja.


"duduk dulu" dira akhirnya mepersilahkan rama duduk diteras rumahnya


dira menghela nafaspanjang sebelum memulai ceritanya.


"saya pindah kesini beberapa bulan lalu setelah aku kecelakaan lalu orang tua saya menjodohkan saya dengan kak dimas" dira mrmulai ceritanya.


"banyak bukti yang keluarga kami berikan kalau sejak dulu kami sudah saling mencintai, jadi saya menerima perjodohan ini." dira memberikan penjelasan yang berbeda kepada ramadengan bahas baku untuk menciptakan jarak diantara mereka.


"berjalannya pernikahan kami, kak dimas sangat mencintai saya dan memperlakukan saya dengan baik, saya juga sekarang mencintainya. jadi saya mohon, jangan meminta lebih pada saya. saya sudah bersuami dan sekarang saya sudah hamil. saya rasa anda tidak cukup gila kan mencintai istri orang yang sedang hamil bukan?" dira mengahiri pembicaraannya.


rama mendengarkan setiap perkataan dira dengan hati hancur, tapi dia mnguatkan hatinya dan mencoba menyangkal semuanya.


"dira, apa kamu ingat? sebelum aku pindah tugas, kita pernah melakukam hubungan itu. aku tau persis itu pertama kali buatmu dan itu juga oertama kali buatku. anak itu.... anak yang kamu kandung apakah itu anakku??" rama berharap dira mngatakan iya sehingga dia punya satu kesempatan untuk lebih kuat mempertahankan dira disisinya.


Dira terkejut mrndengar ucapan rama, hal yang selama ini mengganggunya bisa saja memang itu kenyataanya.


dira berdiri dan mengepalkan tangannya. "jangan melewati batas pak rama! ucapan saya tadi sudah cukup jrlas menjelaskan semuanya. silahkan anda keluar dari sini. suami saya tidak akan suka melihat anda ada dirumah kami" dira mencoba tidak menjawab pertanyaan rama yang sebenarnya sudah mulai jelas menggambarkan situasi mereka.


"aku akan kembali lagi. jangan menghindariku, aku pasti akan menemukanmu dimanapun. aku tidak akan menyakitimu, kamu tau dira? aku sangat mencintaimu. jika aku kehilanganmu dengan cara yang tidak adil seperti ini, aku tidak akan mau menerimanya.


saat ini situasiku membuatku tidak bisa lama disini. aku rasa ada hal yang kau sembunyikan dariku."

__ADS_1


rama berdiri lalu meninggalkan dira yang memandanginya dengan tubuh bergetar.


dira masuk kedalam rumahnya. lalu masuk kedalam kamar lalu menangis.


'ternyata benar aku pernah melakukan itu dengan rama, dan mungkin anak ini memang anaknya. apa yang akan aku lakukan? aku sudah tau siapa ayah anakku tapi aku memberikannya pada orang lain? apa yang harus aku lakukan? ' dira menangis di dalam kamarnya sampai dia tertidur.


******


Dikantor dimas, saat dia masuk ruangannya, ada seorang gadis bertubuh seksi dengan makeup bolde sedang berdiri di depan jendela.


gadis itu membalikkan badanya saat dimas masuk ruangan. terlihat gadis berusia dua ouluh lima tahunan dengan wajah yang cantik tersenyum kearah dimas.


"hai... lama tidak bertemu" gadis itu menyapa dimas dengan suara yang manis.


"ada urusan apa dikontor ini?" gadis ini bernama rani, dia adalah rekan kerja dimas namun bekerja dibagian lain. ruangan empat kerja dimas ada 3 meja, dimas bekerja mendesign rumah ataupun gedung untuk proyek pembangunan di kantor tempat ia bekerja.


dimas mengacuhkan gadis itu lalu duduk dimeja kerjanya.


"yang lain sudah mau pada masuk, balik sana ke ruanganmu, jadi fitnah nanti kalau kita berduaan begini."


"ahh.. kamu masih sama aja kayak dulu. kita udah hampir satu tahun gak ketemu dimas"


tidak lama beberapa rekan kerja dimas masuk lalu rani keluar ruangan dengan wajah masam.


"hai rani, makin cantik aja kamu" goda juan reken kerja dimas.


rani tidak menanggapi godaan juan dan langsung pergi.


****

__ADS_1


pukul tiga sore Dimas sudah pulang kerja dan mendapatkan istrinya sedang tidur dikamar, dia lalu mandi membersihkan badan yang lelah. setelah mandi dan berganti pakaian, dimas ke dapur membuat teh hijau untuknya dan mengambil kue kering di toples lalu duduk di sofa.


beberapa lama istrinya belum juga keluar waktu sudah menunjukkan pukul empat sore, dimas bangun dari duduknya lalu masuk kamar berniat membangunkan istrinya, dimas melihat wajah istrinya, mata dira tampak bengkak dan sembab.


dimas membelai wajah istrinya yang sedang tidur lalu mencium keningnya.


dira terperanjat kaget saat merasakan ada tangan yang membelai wajahnya.


dilihatnya wajah dimas yang sedang tersenyum manis dihadapanya.


"kakak kok udah pulang. jam berapa ini?"


dimas lalu menunjukkan jam di HPnya.


"ya ampun udah jam empat sore!" dira kaget kalau dia sudah tidur sangat lama.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2