Menua Bersama

Menua Bersama
Bab 10. Wisma Corporation Group


__ADS_3

""""""""""""


Dimas Wisma Aditama


Dia pemimpin tertinggi di Wisma Corporation Group. Dia juga yatim piatu seperti Reyhan dan adik adik Reyhan.


Sejak kecil ia di urus tantenya yang ia panggil mamah Citra. Karena Citra mengurusnya dan ketiga adiknya.


"Aleta Aditama"


Dia bekerja di Wisma Corporation Group, rekan kerja Yumna malah. Namun ia menyembunyikan identitasnya sebagai adik dari Direktur utama perusahaan itu


Amelia Aditama.


Dzunaira Aditama.


Si kembar yang kompak melebarkan sayapnya di dunia kuliner. Entah berapa cabang restoran yang sudah mereka berdua miliki. Si kembar ini seumuran dengan Syaren.


Dimas suka berkencan dengan banyak wanita.


Dia suka bermain-main dengan wanita, dia hanya menumpahkan kekkecewaannya, karena sakit hati, di tinggal kekasihny, Meydarica, yang hilang begitu saja.


Dimas mengarahkan semua pasukannya ke penjuru negri, bahkan sampai Luar Negri.


Namun kekasihnya itu hilang bagai di telan Bumi.


Dia punya dua pengawal pribadi yang sangat patuh dan setia padanya.


Joan.


Joan adalah Sekretaris pribadi Dimas, yang sangat mengerti kemauan Dimas. Dia selalu mengabulkan keinginan Dimas. Bahkan Joan tinggal di rumah Dimas, dia yang paling mengeri Dimas, wanita seperti apa yang Dimas mau, dengan mudah dia menyediakan untuk di babat habis oleh Dimas.


Latif.


Latif di percaya Dimas mengurus semua urusan kantor, jika ia sangat sibuk, sakit, atau malas bekerja.


Citra yang di panggil mereka mama itu, pribadi yang sangat ramah, dan penyayang.


Mama Citra lah yang bisa menurunkan emosi Dimas jika sangat marah.


*******


Tatapan Dimas yang tak pernah lepas dari layar itu, membuat dua sahabatnya yang menjadi orangnya itu, sangat yakin kalau wanita manis itu, di incar bosnya, untuk jadi mainan bos mereka. Entah pesona apa yang dimiliki Syaren, hanya sekali bertemu, Dimas langsung menginginkannya.


Sejak melihat wanita itu di depan kantor, Dimas segera menuju ruang cctv, padahal Dimas tak pernah ingin masuk ruang pengawas kantor itu.


****


Di lantai Dasar.

__ADS_1


Pengumuman terpampang jelas di layar yang berada di lantai dasar itu. Teriakan para calon pekerja membahana di ruangan itu. Syaren terharu menyadari dirinya di posisi nilai tertinggi.


"Kenapa wanita itu menangis?" Tanya Dimas.


"Dia terharu, karena sangat bahagia," sahut Joan


"Apakah kita akan menghabiskan waktu di ruangan ini pak?" Tanya Latif


Dimas segera berdiri dan meninggalkan ruangan itu dengan gaya angkuhnya.


Joan meraih ponsel nya, ia langsung menelpon seseorang untuk meneliti siap Syaren, dan apa saja aktivitasnya. Ia harus sesegera mungkin menangkap incaran bis nya itu.


.....


Di lantai lain yang ada di gedung itu.


Andrey mendekati Yumna. "Hei Yumna, ternyata adikmu jenius sekali," bisik Andrey.


"Jangan sebut dia adikku! Aku tak mau orang-orang tahu!" Bisik Yumna. Yumna segera kembali ke meja kerjanya.


Sekejap saja, Syaren menjadi bintang dadakan di lantai 10 dan di lantai utama. Ke irian Yumna pada Syaren semakin bertambah.


Syaren lansung menelpon Reyhan memberi kabar bahagianya.


"Kita harus rayakan Syaren," seru Reyhan di ujung telepon sana, ia sangat bahagia mendengar kabar dari adiknya.


"Terserah kakak saja," sahut Syaren.


"Aku baru di sini kak, nggak enak aku nyamperin kak Andrey atau kak Yumna, kakak saja ya ...."


"Okey, kakak akan telepon mereka."


Reyhan langsung menelpon Yumna, namun dia mendapat penolakan dari Yumna. Tapi tidak bagi Andrey, dia langsung menyetujui ajakan Reyhan.


*****


Mereka bertiga bertemu di restoran yang di janjikan Reyhan, Mereka makan siang bersama. Selesai makan Siang Andrey langsung bicara jujur pada Reyhan.


"Rey, aku meminta izin dari mu, aku ingin menjadikan Syaren istriku, aku sangat lama Rey, jatuh cinta sama adik bungsu mu ini."


"Aku serahkan hal itu pada Syaren." jawab Reyhan.


"Syaren, maukah kau jadi istriku?" Andrey menyodorkan box cincin yang terbuka kehadapan Syaren.


Syaren memadang ke arah Reyhan.


"Kakak hanya melarangmu pacaran, kakak tidak melarang kamu untuk menikah." ucap Reyhan.


Syaren tersenyum, dan menjawab Andrey dengan anggukkan kepalanya.

__ADS_1


Andrey langsung menyematkan cincin itu ke jari manis Syaren. Dia berdiri medekati Syaren, saat ingin memeluknya, Reyhan berdiri diantara mereka.


"Saat ini kamu hanya boleh meluk aku, meluk dia nanti pas sudah Sah!" Seru Reyhan.


Andrey tersenyum, dia langsung memeluk Reyhan. "Terima kasih, karena merestui kami."


Ekk hemm!


Syaren berdeham. "Aku tidak cemburu, kak Andrey meluk kak Rey, tapi aku takut, kalau kalian di kira pengunjung di sini ---"


Reyhan dan Andrey langsung melepaskan pelukan mereka.


"Ih ...jiji ...." rengek Andrey dengan gaya kemayu.


Syaren tertawa melihat raut wajah Andrey dan Reyhan.


Selesai makan siang bersama, Reyhan kembali ke perkebunan, Andrey kembali ke kantor. Sedang Syaren langsung pulang kerumah.


****


Di gedung Wisma Corporation, Yumna mondar mandir, menanti kedatangan Andrey. Saat ia melihat Andrey, tanpa memberi kesempatan untuk Andrey bertanya, Yumna langsung maenarik Andrey menuju gudang. Ia langsung mengunci gudang itu.


"Ada apa Yumna?" Wajah Andrey terlihat keheranan, karena dia di tarik Yumna begitu saja.


Yumna langsung memeluk Andrey, Andrey tersenyum, dan membalas pelukan Yumna. Andrey mengira, Yumna memberi selamat padanya dan ikut berbahagia, karena mendapat restu Reyhan, dan sudah melamar Syaren.


Yumna melepaskan pelukannya, ia senang Andrey membalas pelukannya. "Kak Andrey, aku jatuh cinta sama kakak, bahkan sejak lama."


Andrey mematung mendengar pengakuan cinta Yumna.


Yumna kembali memeluk Andrey. "I Love You kak Andrey ...."


Andrey melepaskan pelukan Yumna. "Maaf Yumna, tapi aku gak cinta sama kamu, aku murni menganggap kamu seperti adikku."


"Beri aku kesempatan, untuk membuat kakak jatuh cinta padaku."


"Maaf Yumna, aku sudah lama jatuh cinta dengan orang lain, bahkan hari ini aku melamarnya, kami juga sudah dapat restu." Andrey meraih ponselnya, dia memberikan ponselnya pada Yumna.


Mata Yumna melotot, saat melihat banyak foto Syaren bersama Andrey, bahkan banyak foto-foto mesra.


"Aku dan Syaren sudah lama pacaran, kami sembunyikan hal itu dari kamu dan Rey, tapi hari ini aku melamarnya."


"Apa tanggapan ka Rey?"


"Reyhan setuju, dia merestui hubungan kami."


Hati Yumna semakin hancur, ternyata selama ini Andrey dan adiknya pacaran.


"Maafin aku Yumna,"

__ADS_1


Tanpa berkata apapun, Yumna langsung keluar dari gudang itu. Setelah keluar dari gudang Yumna izin pulang pada ketua pengawas. Setelah mendapat izin, ia berjalan cepat menuju lift. Sekuat mungkin ia menahan air matanya yang ingin keluar.


Melihat kehancuran Yumna Andrey tidak bisa berbuat apa-apa, ia hanya berharap, Yumna bisa menerima hubungan dia dan Syaren.


__ADS_2