
"Rissaaaa....Liaaaaaa!" Teriak Agnes kegirangan melihat kedua teman barunya itu, bisa di katakan baru karena memang mereka kenal sangat baru,baru beberapa bulan yang lalu.
"Jangan lari Nes!!" teriak Lia
Akhirnya mereka berpelukan, hari ini setelah menyiapkan baju untuk pernikahan Aldrich dan Naura sahabat nya, Rissa menyempatkan diri bertemu dengan Lia yang libur kerja, sedangkan Agnes? Randy tidak lagi memperbolehkan Agnes bekerja, Agnes di minta meneruskan kuliahnya namun Agnes mengeleng tidak mau, Agnes sudah tak mau menyusahkan Randy dan keluarga nya lagi.bagi Agnes kebaikan mereka sudah lebih dari cukup.Lia juga menceritakan semuanya, bila dia adalah orang yang di bayar Vano untuk menjaga Agnes, saat itu Agnes bahkan meraung-raung menangis i perhatian dan kepedulian adiknya itu.
Lia bahkan sudah melakukan video call bersama Agnes dengan Vano, terlihat di wajah sang adik kesenduan, Agnes yang biasanya terlihat tersenyum manis namun terkesan dipaksa, kini dia bisa menangis dan mengomeli Vano,hal itu membuat airmata Vano tak dapat di bendung lagi.
' Kakakku sembuh!'
Gumam Vano dalam hati saat berbicara dengan Agnes, bahkan Agnes tak hanya tersenyum dia juga menangis dan menunjukkan banyak ekspresi wajah yang membuat Vano bahagia.Dan akhirnya begitulah hubungan antara Vano dan Agnes berjalan harmonis kembali seperti dahulu,Agnes mengatakan pada Vano agar tak merasa bersalah atas perbuatan sang Mama pada Agnes dulu toh sekarang Agnes meyakinkan bahwa dia sudah sembuh.
"Lama amat sih? main sama Randy dulu ya?" mulut los tanpa rem siapa lagi kalau bukan Rissa.
"Iihh Rissa!! dijaga dong!! aku masih perawan nihh, nggak ngeh sama yang begituan!!' ' sungut Lia, Agnes dan Risa hanya tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Lia.
"Kamu pikir aku juga gak perawan?? masih tersegel dengan rapi nih!! kemasannya aja masih mulus belum ada yang lecet!!" ucap Agnes.
"Beneran Nes? iihh Randy itunya bisa berdiri gak sih?? cewek cantik gini di anggurin!! coba laki bule aku!!!sudah berapa kali ditusuk-tusuk nih akunya!!!! enggak puas dia kalau belum dia yang lemes!!!" ucap Rissa.
"Iihh rissaaaa!!! disaring dong!!! ntar kalo aku pengen praktek sama siapa dong!!!" sungut Lia.
"sama Arlan!!! hahahhahahahha" ucap Agnes dan Rissa bersamaan.
"Teman gak ada akhlak!!" saut Agnes
"eh tapi beneran Agnes kamu nggak pernah disentuh sama Randy?" tanya Rissa penasaran.
"enggak lah!!kan aku enggak nikah beneran sama Randy, maksudku Randy menikah denganku kan karena terpaksa dan itu nggak cinta sama aku Ris jadi ya aku sih nyantai saja aku akan melepaskan dia ketika dia sudah jatuh cinta sama cewek lain!" ucap Agnes
__ADS_1
"yakin kamu Nes? bisa melepaskan Randy?" tanya Lia
"aku yakin aku bisa dan memang aku harus bisa Lia,Ya kasihan Randy kau harus seumur hidupnya bersamaku, sedangkan aku bukan wanita yang dicintainya tapi tenanglah Rissa,aku sudah bilang pada Randy agar tidak mengganggu kamu dan suamimu!" kata Agnes,
"apa kamu masih mencintai Randy Ris??" lanjut
"ya gak lah nes?!!!mana mungkin aku masih cinta sama Randy sekarang tuh Aku sudah cinta sama babang bule mesumku!!!" ucap Rissa sambil senyam-senyum tak jelas.
"Eh sialan kamu ris!!!???kamu lagi ngebayangin enak-enak mantap-mantap sama babang bule semalam ya?"" kata lia sambil melemparkan kulitnya kacang ke muka Rissa, Lia dan Rissa berharap hubungan Randy dan Agnes membaik, apalagi sejak kecelakaan Randy beberapa waktu lalu, Agnes bercerita kalo mereka sekarang tinggal di rumah utama.Lia dan Rissa tau bagaimana bahagia nya Agnes bercerita tentang bagaimana perlakuan mama Mala, kakek dan juga papa mertuanya.Ditambah keberadaan Vano yang sudah di ketahui nya membuat dia semakin bahagia. Agnes gadis yang baik dia berhak bahagia, begitu lah pikir Lia dan Rissa.
Mereka bertiga berpelukan bersama, Lia dan Rissa yang notabenenya sama-sama dari keluarga sederhanalah yang membuat mereka cocok satu sama lain, sedangkan Agnes gadis yang haus akan kasih sayang ini juga sangat senang ada orang yang mau menerima dia dengan segala kekurangannya. Senda gurau ditemani juz dan beberapa makanan ringan di diakhiri dengan kepergian Rissa karena ditelepon oleh sang suami yang memintanya ke kantor sekarang juga. Di saat di depan kos-kosan Lia ternyata Randy baru saja datang untuk menjemput Agnes.
"Hai Ris apa kabar?" kata Randy melihat Rissa dan di susul Lia dan Agnes keluar dari kos-kosan tersebut.
"Baik Ran, kamu? aku dengar kamu habis kecelakaan? maaf aku tak bisa menjenguk!" balas Rissa.
"Aku juga baik,ya kakiku sudah baikan..cuma masih belum di pakai buat lari!" kata Randy sambil menunjuk kan kaki kirinya dan di angkat sedikit.
"Aku menjemputmu, aku sudah kirim pesan tapi kau tidak melihatnya!" kata Randy
"Oh ya...maaf!" kata Agnes sambil mengecek ponselnya di tas nya.
"Baiklah ayo pulang, Rissa aku pergi dulu ya... Lia kita pamit!" kata Randy.
"Ris bareng yuk katanya mau ke kantor suami kamu!" kata Agnes
"Aku udah pesen taksi online kok Nes, ini udah deket!" kata Rissa sambil menunjuk kan ponselnya di depan Agnes.
"Baiklah kami pergi!"
__ADS_1
#########
Randy diam saja waktu di dalam mobil, Agnes berpikir mungkin saja dia masih belum bisa menghilangkan rasa cintanya pada Rissa, hingga saat bertemu dengan Rissa hatinya masih merasa sakit. hingga sampai di rumah sang mertua, Randy hanya diam saja, tak seperti biasanya dia bertanya sesuatu pada Agnes. Agnes mengikuti Randy yang naik ke kamarnya, karena pelayan di rumah mengatakan kalau kakek sedang di antar mama Mala cek up ke dokter.
Drt...drt....drt...
Randy melihat layar ponsel milik Agnes yang menunjukkan nama Arlan di sana, sedangkan Agnes sedang berada di kamar mandi.
Drt ..drt.....drt....
Suaranya berbunyi lagi bersamaan dengan keluarnya Agnes dari kamar mandi.
"Hallo...iya Ar!" jawab Agnes
"Kamu dimana?" tanya Arlan
"Aku di rumah baru saja sampai!" kata Agnes
"Kamu lupa janjian kita?" tanya Arlan
"Hah??? iya Ar..aku lupa! ya udah aku kesana ya...!"
Agnes segera menutup telponnya, Agnes bahkan lupa kalau dikamar masih ada Randy yang sejak tadi menyimak percakapan mereka.
"Eh Ran!! lupa aku hehehehe aku pergi dulu ya Ran! aku ada janji dengan Arlan!! seharusnya tadi aku dari kosan Lia langsung ke sana tapi aku lupa!" kata Agnes
"Aku pamit dulu ya Ran!!" ucap Agnes sambil mengambil tas dan berniat untuk pergi.
"Berhenti!!! aku melarang mu pergi!!"
__ADS_1
bersambung