
Renata memasuki rumahnya dengan perasaan dongkol,dia terus berjalan menuju dapur dan membuka kulkas, mengambil botol minumannya dan meminumnya sekali teguk.
Rena benar-benar tak habis pikir, Marvel bilang tak ingin menikah dengannya,tapi seenaknya saja dia menciumi dirinya bahkan sampai 3 kali.
Papa Alex yang sedari tadi ada di ruang tengah memperhatikan anak gadisnya yang datang dengan wajah yang tak ramah sama sekali.
ya... papa Alex sengaja menunggu Renata datang,karena dia tadi melihat mobil tuan mudanya masih berada di luar garasi beserta anaknya yang masih ada di dalam mobil.
Papa alex mendekati anaknya, sebelum mencapai tempat Rena dia mendengar dengan jelas umpatan-umpatan renata untuk Marvel.
"Dasar bule gila!! bule sial4n!! seenaknya saja menciumi bibirku!!...akan aku potong bibir sial4n itu!!!" umpat Rena sambil meremas botol minuman kemasan plastik tersebut.
Papa Alex tersenyum mendengar apa yang dikatakan anaknya, dia merasa ada harapan untuk hubungan Rena dan Marvel.
hingga dia merasa lega melepaskan rena untuk Marvel, walaupun tak dipungkiri ini adalah perintah nyonya besar.
"Bule sial4n itu tetep akan jadi suamimu sebentar lagi sayang..." ucap papa Alex sambil duduk di bangku yang ada di dapur.
Deg..
"papa!!?" rena dibuat kaget dengan ucapan sang papa. 'aduuuhhh apes banget aku!! pasti papa dengar apa yang aku katakan tadi...bodoh... bodoh... bodoh...!!' batin Rena sambil memukul i kepalanya sendiri lirih.
"jelas papa dengar semua umpatan kamu tadi,dan apa tadi...ci...em..ciu..."
Seolah tau isi hati anaknya itu tapi belum juga papa Alex melanjutkan perkataannya untuk mengoda anak gadisnya itu Renata sudah memotong perkataan sang papa.
"papa!!!!....ehmm.....re..ehmmm re mau tidur, selamat malam pa" ucap Rena dengan gugup dan seketika berlari ke arah kamarnya.
Masih terdengar di telinga Rena gelak tawa papanya dari arah dapur begitu dia meninggal tempat itu.
#######
Hari pernikahan.
__ADS_1
Dua orang telah melakukan janji suci pernikahan pagi tadi,dan malam ini adalah acara resepsi pernikahan keduanya.
keluarga Martinez mengelar resepsi pernikahan dengan sangat mewah,acara berada di salah satu hotel milik keluarga Martinez sendiri.
Nampak begitu banyak kolega-kolega bisnis dan beberapa keluarga berkumpul,disana bahkan juga dijadikan oleh beberapa pengusaha untuk mencari klien bisnis mereka masing-masing.
Banyak dari mereka yang membawa anak-anak nya untuk menghadiri acara pernikahan itu.
Ada yang kagum dengan sepasang pengantin itu,ada juga yang iri pada pengantin wanita yang bisa bersanding dengan lelaki tampan nan kaya seperti Marvel putra Martinez.
"Selamat bro..... akhirnya 'terjual' juga" ucap Davin salah satu sahabat Marvel.
diantara sahabat Marvel hanya Davin yang memang keturunan pribumi asli,namun soal wajah jangan tanyakan lagi,diapun tak kalah tampan dari ke 3 sahabat bulenya,siapa lagi kalo bukan Marvel,marcel dan Alex.
"wiiissshh.....belah duren dong ntar malam"
goda Davin sambil menaikkan alisnya berulang kali.
Marvel menjawab dengan entengnya.
jawaban Marvel sontak membuat Rena mendelik ke arah sang suami.
'dasar bule gila!' umpat rena dalam hati.
"berhenti mengumpat ku!" ucap Marvel seakan tau isi hati Rena. tak ayal Rena kembali mendelik ke arah Marvel, Davin yang dari tadi diam memperhatikan mereka sontak tertawa keras.
"vin diem!" Alex yang tengah berada diantara mereka akhirnya ikut bersuara.
membuat Davin yang tertawa keras seketika menghentikan tawanya.
"Selamat vel.... akhirnya kamu bisa ngalahi sepupu playboy mu itu! sayangnya dia gak bisa datang sekarang"
"makasih bro.."
__ADS_1
"selamat ya Rena,semoga rumah tangga kalian bahagia selalu dan langgeng" ..ucap wanita disamping Alex yang tak lain adalah istrinya.
"makasih mbak"..ucap Rena sambil tersenyum manis.
Marvel hanya melihat interaksi dari dua wanita itu, 'heh dia bisa tersenyum juga' batin Marvel sambil tersenyum masam.
"oya... Rena ini namira istriku"
"semoga lain kali kita bisa bertemu dan ngobrol dengan santai ya" ucap namira.
"iya mbak..."
"panggil mira aja,kayaknya umur kita gak jauh beda"
"iya baiklah mira..."ucap Rena masih terlihat agak kaku.
beberapa saat kemudian Davin dan alex pamit pulang,namun acara masih berlangsung.
Rena dan Marvel bergantian menerima ucapan selamat dari beberapa undangan.
Rena tersenyum manis saat beberapa orang mengucapkan selamat,lalu bagaimana sang pengantin pria? tentu saja,dia menampakkan wajah yang datar saja... apalagi beberapa karyawan kantor yang datang memberi selamat,si muka galak itu tetap menjaga ekspresi wajah yang sama ketika berada di kantor.
"apa kamu mulai capek?" Marvel bertanya pada Rena yang mulai terlihat tidak nyaman.
"aku tak biasa pake high heels,rasany kaki mulai terbakar....panas!" jawab Rena tanpa melihat Marvel dan beberapa kali memijit betis nya.
tiba-tiba saja Marvel mengandeng tangan Rena dan menariknya meninggalkan pesta tersebut.
"Vel....... pestanya belum selesai dan para tamu banyak yang belum pulang!gak enak kalo kita tinggal in mereka,kita mau kemana?" kata Rena yang kaget ketika tiba-tiba Marvel menariknya.
"Kamu lupa? Davin sedang menunggu kita live streaming!" ucap Marvel dengan entengnya.
"Apa???!!!"
__ADS_1
bersambung....