
BUAT PARA PEMBACA NOVELKU, HARAP MAKLUM DONG!! KAN KALIAN TAU KALO INI BULAN PUASA APALAGI MENJELANG LEBARAN.....AKU JUGA SIBUK SAYANGKU!!
JADI MAAF KALO UP DATE NYA AGAK BERANTAKAN!!
AKU ADA 4 NOVEL ONGOING DAN MASING-MASING PUNYA PENGEMAR SENDIRI-SENDIRI, JADI AKU USAHAIN UP DATE SEREMPAK...TAPI NAMANYA JUGA MANUSIA DENGAN SATU OTAK DAN 10 JARI AJA...ππ JADI MOHON PENGERTIAN NYA SAYANG-SAYANGKU.....
DIUSAHAKAN SETELAH LEBARAN.....LANCAR SAJA KAYA TOL!!!
SELAMAT BERPUASA BAGI YANG MENJALANKAN!! DAN SELAMAT LEBARAN JUGA.....
*********
ππ Masih tentang Agnesππ
"Tuan...!"panggil Rio,orang kepercayaannya
"Apa lagi?"
" nona Agnes bahkan sudah di DO dari kampus karena tidak bisa membayar uang semester tuan??"
"Apa???!"
"Ya Tuan! karena itu dia bekerja di minimarket tersebut sebagai kasir!"
Randy memijit kepalanya sendiri, dia sungguh tak menyangka bahwa semuanya di alami oleh Agnes, bahkan secara tak langsung dia ikut andil dalam penyiksaan batin Agnes, Randy ingat, dia menemukan begitu banyak mie instan di dalam laci dapur, itu pasti makanan yang sering di konsumsi oleh Agnes,pikir Randy!dia juga mulai mengingat mulai dari awal menikah sampai pernikahan mereka yang menginjak 3 bulan ini tak pernah sekalipun Randy memberi nafkah lahir berupa uang pada Agnes.
"baiklah kau boleh pergi!"
Hari ini Randy meminta asistennya untuk tidak menjadwalkan apa-apa, ya Randy yang memimpin rumah sakit milik keluarganya itu, namun dia hanya sebagai dokter magang di sana karena dia masih harus kuliah lagi untuk menyelesaikan studinya. Randy bergegas pergi dari rumah sakit, dia tau dimana Agnes bekerja.dia melajukan mobilnya ke sana.
__ADS_1
"Selamat datang... selamat berbelanja!" sambut Lia di meja kasir.
Randy celingukan menjadi di mana Agnes,dan akhirnya dia melihat Agnes jongkok di lorong dan sedang menata beberapa bahan makanan di sana.Lia yang sudah tau siapa Randy kaget melihat Randy ada di minimarket itu, dia berusaha memberitahu Agnes, namun ternyata dia kalah cepat, Randy menemukan Agnes terlebih dahulu.
"Berdiri!" perintah Randy.
Merasa di ajak bicara, Agnes mendongak ke atas, dan terlihat jelas di wajah Agnes keterkejutan nya.
"Ran!" pekik Agnes sambil berdiri.
"Ngapain kamu di sini? bukannya kamu di rumah sakit?" lanjutnya.
"Ganti baju kamu!! aku tunggu di mobil!" kata Randy dan berbalik badan hendak keluar dari sana.
"Ran! nanti aja!" kata Agnes menghentikan langkah Randy
"Nanti aku di pecat kalo pergi begitu saja dari sini!" ucap Agnes lirih namun masih terdengar oleh Randy.
Agnes tak mau jadi bahan tontonan pembeli lain, dia menarik Randy keluar dan duduk di teras yang ada kursinya Setelah dia pamit dulu pada Lia.
"Gak bisa Ran! aku harus kerja, kalo gak gimana aku bisa makan!" kata Agnes, entah mengapa perkataan itu seakan seperti palu yang menghantam dada Randy.Randy hanya diam sambil memandang wajah Agnes, Randy tak pernah membenci Agnes,dia hanya merasa tak bisa kalo harus terus-menerus bersama dengan wanita yang tak dicintanya.Menurut Randy bisa saja Agnes pergi darinya dan mencari kebahagiaan nya sendiri, namun Agnes tak pernah melakukan itu walaupun Randy sudah bersikap ketus dan cuek dan itulah yang membuat Randy kesal.
"Ada apa kamu ke sini?" tanya Agnes.
"Aku mau kita ke dokter psikolog kenalan aku!"
Deg......
Sekarang Agnes tau bahwa semalam dia tak mimpi, Randy menemukan obat yang dia konsumsi.
__ADS_1
"Aku gak papa Ran! aku bisa mengatasi ini!"
"Kau harus sembuh total Nes!" kata Randy
"Aku bisa sembuh total!! semalam aku hanya tak bisa tidur jadi aku meminumnya, sebelum-sebelumnya gak pernah kok!! beneran!" jawab Agnes menyakinkan Randy.
"Kau tak mau menurut?"
Agnes diam.
"Apa kau mau aku mencabut semua saham keluarga ku di perusahaan papamu?" kata Randy, ya Randy akhirnya tau kenapa Agnes mau menikah dengannya dan walaupun Randy kasar dan cuek Agnes tetap bertahan, semua demi sang papa.
"Jangan Ran!! aku turuti mau kamu! iya ayo kita pergi sekarang, se-sebentar.... a-aku ganti baju!! iya..kita ke dokter!! jangan membantah!! tidak boleh membantah!!"
Agnes kambuh lagi, kepanikannya, ketakutannya tergambar jelas, sampai dia lupa harus melangkah kemana,dia hanya bisa mondar-mandir binggung harus bagaimana.Lia diam melihat Agnes dari balik kaca,dia merekam dan mengirimkan kepada seseorang, seseorang yang menerima disana, meneteskan airmatanya,orang tersebut adalah Vano,adik tirinya yang selalu ada di balik semua perlakuan Lia,dia yang membayar Lia untuk terus mengawasi, menemani dan mengabulkan keinginan-keinginan kecil dari Agnes.Vano bahkan tak berani mendekat pada sang kakak, rasa bersalahnya karena perbuatan mama kandungnya pada sang kakak membuat Vano menjauh dan lebih memilih menjaga sang kakak dari kejauhan.
Lia awalnya tergiur dengan bayaran dari Vano, entah dari mana Vano tiba-tiba bisa mendapatkan nomor telepon Lia, Lia merasa pasti Vano sudah menaruh orang suruhan nya untuk mengawasi Agnes, Setelah beberapa waktu ini memgenal Agnes, Lia melakukan nya karena sayang pada Agnes jadi dia tak mau menerima bayaran dari Vano, namun Vano tetap memberikan uang pada Lia agar di gunakan untuk makan dan memberikan apapun pada Agnes dengan berbagai alasan Lia berikan pad Agnes jika Agnes menolaknya.
Randy yang melihat Agnes panik,dan mulai berbicara sendir, langsung meraih tubuh mungil tersebut, membopong nya dan memasukkan nya ke dalam mobil, di dalam mobil Agnes masih bergumam tidak jelas, kini Randy bisa membaca situasi, Agnes tidak bisa di bentak! tidak bisa di kasar..dia harus bersikap lemah lembut agar Agnes tak kambuh lagi kepanikannya.
Randy melajukan mobilnya ke klinik praktek dimana temannya berada, Agnes harus sembuh,pikir Randy,jadi bila suatu saat dia melepaskan Agnes, Agnes bisa berdiri dengan kakinya sendiri tanpa perlu dia khawatir, bagaimana pun Agnes juga sudah lama menemani nya, dia tak ingin Agnes semakin terpuruk, apalagi Randy pernah melihat luka sayatan di pergelangan tangan kiri Agnes walaupun terlihat samar. Semua orang tau apa yang di lakukan Agnes bila ada bekas sayatan di pergelangan tangannya, dan Randy ingin melepaskan Agnes dengan keadaan yang baik-baik saja!
bersambung
Next episode balik ke Rissa dan babang bule ya....ini di otak aku masih ada si Agnes yang ngenes.....
Beri semangat si othor yang hampir menjelang lebaran nihhhh...
like
__ADS_1
komen
jangan lupa..itu penyemangat othorr