Mr. Galak Suamiku

Mr. Galak Suamiku
Season 2 Martin Martinez


__ADS_3

Agnes sedang menyuapi Randy ketika Mama, Papa dan kakek nya Randy datang ke rumah sakit milik mereka,ya Randy memaksa untuk dipindahkan ke rumah sakit miliknya yang lebih dekat dengan apartemen dan rumah utama, walaupun kaki dan tangan nya cidera cukup parah namun dia bersikeras untuk pindah dari sana, entah bagaimana kecelakaan yang dia alami, kaki dan tangan kiri nya yang mengalami patah, lebih tepatnya kaki kiri Randy sedangkan tangan kanannya hanya cidera saja dan luka-luka.


"Randy!.... bagaimana bisa seperti ini sayang?" tangis mama Kumala.


"Randy gak papa kok ma!" jawab Randy.


"Kayak gini kamu bilang gak apa-apa?" kata kakek yang ikutan cemas.


"Apa dokter Sifa yang menangani kamu Ran?" tanya sang papa.


"Iya...dia yang merawat aku pa!"


Tiba-tiba pintu di buka menampilkan sesosok wanita cantik dengan baju dokternya,begitu sangat anggun,pikir Agnes,ada hati yang sedikit teriris melihat wanita itu datang! bukan! bukan karena dia kekasih Randy karena Agnes tau yang ada di hati Randy hanya Rissa tapi karena baju dokter yang dia pakai.


'Seharusnya aku juga pake baju itu!'


'Pasti menyenangkan bisa memakai baju putih itu!'


'Pasti menyenangkan bisa menolong banyak orang!'


batin Agnes saat melihat wanita itu tersenyum dan menuju ke arah mereka, Agnes mundur agar dokter cantik itu bisa memeriksa Randy.


"Siang Tante, Om..kakek...nona Agnes!' dia menyapa dengan sangat sopan.


"Siang dokter Sifa? bagaimana keadaannya Randy?" tanya mama Mala.

__ADS_1


"Aku periksa dulu tante!"


Setelah memeriksa Randy,mereka berbincang di samping ranjang Randy,disisi kanan ada mama Mala dan bagian kakinya berdiri Papa dan kakek sedangkan dokter Sifa memeriksa di sisi kirinya.dokter Sifa menjelaskan tentang keadaan Randy dan lama kelamaan mereka bercerita tentang keluarga Sifa yang ternyata teman kuliah papanya Randy.Agnes hanya diam saja, entah karena terlalu cemas dengan Randy dan terlalu asyik bercerita tentang orangtuanya dokter Sifa yang berada di luar negeri, mereka mengabaikan keberadaan Agnes, Agnes memandang mereka dengan senyuman tipis, melihat mereka seperti melihat keluarga lengkap, Agnes merasa senang Randy begitu banyak tersenyum ketika bersama dokter Sifa itu artinya Randy nyaman dengan dokter Sifa dan Agnes senang kalau akhirnya Randy mendapatkan cintanya, walaupun tak dapat di pungkiri hatinya terluka, tapi Agnes sudah berniat pergi dari Randy laloa


Perlahan Agnes mundur tanpa berpamitan dengan mereka, Agnes tak mau menganggu kebersamaan mereka.Agnes juga sangat lapar, dia menuju cafe di depan rumah sakit, Agnes sudah mendapatkan uang nafkah jadi dia tak akan kelaparan seperti dulu lagi.


"Kenapa gak telpon aku?" tanya Lia tiba-tiba


"Lhoo Lia?? kok di sin" tanya Agnes senang


"Iya... bungkusin Pesenan buat mas Arlan!"


"Kamu gak nunggu Randy?"


"Duduk dulu yuk!"


"Gak bisa pesenan aku udah, nanti dingin! aku balik dulu ya!"


"Okey Lia!"


Lia berjalan menuju pintu cafe, sebelum keluar dia menoleh melihat punggung Agnes.


'Agnes!' gumamnya


Sedang kan di kamar rawat...

__ADS_1


"Ma... Agnes mana?" tanya Randy binggung.tanpa menunggu Jawaban sang mama, Randy meraih ponsel di tangan nya.


tut...tut....tut.....


"Haloo...'" saut Agnes.


"Kamu dimana? kenapa gak pamitan?" kata Randy.


"Aku sedang makan Ran hehehee aku lapar! maaf aku tidak pamitan, aku tak mau menganggu kalian, tadi aku lihat kalian sedang asyik ngobrol!" ucap Agnes dengan di sertai tawa kecil agar Randy tak merasakan rasa kecewa di omongan Agnes.


"Sudah selesai?" tanya Randy lembut.


"Sudah di lobby rumah sakit! kamu ingin sesuatu? biar aku beliin!"


"Tidak usah! kembali saja!" kata Randy.


Agnes bergegas kembali ke kamarnya Randy, disana dia melihat mama Mala seperti habis menangis dan tiba-tiba mama Mala memeluk Agnes


"Maaf ya Nes mama sampai gak tau kamu pergi!" kata mama Mala


"Tidak apa ma... Agnes maklum kok! mama pasti khawatir sama Randy!" ucap Agnes dengan senyuman manisnya.


Mama Mala hanya memandang menantunya dengan rasa yang tak bisa di artikan.


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2