
Di meja makan keluarga Martinez.
"bagaimana kerjaanmu?apa ada yang membuat mu tidak nyaman? atau ada yang mencurigakan?" tanya nyonya Mariana.
"mama memang prefect!" hanya itu yang keluar dari mulut marvel,pria dingin itu memang selalu irit bicara.
"setelah makan ke ruang kerja mama,ada hal penting harus kamu tau!"
"baik ma"
Makan malam pun berlanjut dengan keheningan,hanya suara sendok yang berbenturan dengan piring.
Selama ini nyonya Mariana memang hidup sendiri setelah mengirim anak semata wayangnya ke luar negri.
insiden 10 tahun yang lalu membuat nyonya Mariana semakin waspada.
"Marcel mama minta untuk menyelesaikan misinya di negara P , setelah ini dia akan kembali untuk membantu di perusahaan, bagaimana?"
"iya ma..rasanya aku juga butuh dia di sini".
######
Marvel adalah sosok yang sangat prefect dan berhati-hati,dia bahkan tak banyak punya teman,dia hanya punya 3 teman,Alex sang hancker handal dan juga seorang Ceo,Davin yang sekrng juga berada di negara P untuk urusan perusahaan papanya serta Marcel teman sekaligus sepupu satu-satunya dari keluarga Martinez, sedangkan keluarga sang mama sudah tidak ada lagi karena mamanya adalah anak tunggal dari keluarganya.
Marvel dan Marcel memang dekat,dari bangku kuliah sampai sekarang mereka masih berkomunikasi dengan baik, mereka sama-sama kuliah dan menjalankan perusahaan di negara A, kolaborasi mereka tak dapat di remehkan, pesaing-pesaing mereka selalu di buat kalah telak dari mereka.
Karena ada masalah di perusahaan yang ada di negara P Marcel diutus oleh sang tante ke sana dan menyelesaikan persoalannya.
Setelah urusannya selesai mereka berencana untuk menetap di negara asal mereka,dimana Marvel dan Alex sudah di sana.
Diantara mereka hanya Alex yang sudah menikah,karena mereka sama-sama pria yang dingin dan bahkan anti pada wanita seksi dan genit, terutama Marvel dia yang paling parah diantara teman-temannya.
Jika sedang berkumpul di Bar jangankan mendekati bahkan melirik saja wanita-wanita seksi tersebut tak berani.
Di ruang kerja nyonya Mariana.
__ADS_1
"Ada perlu apa ma?"
"menikahlah....itu janjimu 10tahun yang lalu ketika kamu meninggalkan mama!"
"ma...aku baru saja masuk perusahaan,aku ingin fokus dulu ma..."
"jangan khawatir, istri mu juga akan membantu perusahaan"
Dua insan dengan sifat yang sama ini,saling menatap tajam,di hati Marvel jangan ingin menentang permintaan sang mama,tapi entah kenapa mulutnya berkata lain.
"siapa dia?"
"cobalah dekat dengannya....."
"dia anak paman alex... Renata!"
"terserah mama,kapan pernikahannya?"
"2 Minggu lagi"
Kemudian dia teringat wanita yang memperkenalkan dirinya sebagai wakil Ceo beberapa hari yang lalu.
"ciihh.....apa dia memberikan duplikat dirinya pada putranya?"
"wanita angguh itu jadi istri ku? keterlaluan!!"
Marvel beranjak ke kamar mandi berniat untuk berendam,dia ingin mendinginkan otaknya yang telah dipaksa sang mama untuk memikirkan pernikahan.
Sedangkan di kediaman asisten alex,renata sedang berbincang dengan mama dan papanya.
"apa kamu yakin re? menikah dengan tuan muda?" sofia sudah bertanya ke 4 kalinya pada anaknya.
"ma....tuan muda orang yang baik,dia memang terlihat galak tapi dia baik,dia hampir sama dengan nyonya besar!" jawab alex yang melihat sofia seakan tak rela anaknya menikah dengan tuan mudanya.
"bukan begitu pa...kan re gak cinta sama dia"
__ADS_1
"papa dulu juga gak cinta sama mama, buktinya sekarang papa cinta mati sama mama" ucap alex sambil menggoda sang istri,menoel-noel dagu sang istri.
Renata tersenyum kecil, melihat kemesraan kedua orangtuanya Rena sangat bahagia.
"tenang aja ma,semua bisa Rena atasi! klien terbesar aja bisa Rena atasi apalagi ini cuma tuan muda aja" ucap Rena sombong agar tak membuat sang mama khawatir.
"baiklah mama terima" akhirnya sofia menyerah.
"lagian ma...ini perintah nyonya besar mana mungkin kita menolak" ucap alex.
"pa ma aku udah selesai makan,re mau ke kamar dulu"
Renata berlalu ke kamarnya dan setelah sampai dikamar dia mengambil foto Marvel yang biasa dia pandang i setiap malam.
dia menghembuskan nafas beratnya.
teringat bagaimana galaknya Marvel,membuat Rena hampir saja menyerah
dan tak ingin perjodohan ini dilanjutkan.
mata Rena terasa mengantuk dan lagi-lagi dia tertidur sambil memeluk foto yang ada ditangannya.
keesokan harinya, Rena pergi kerja dengan terburu-buru, rupanya hari ini dia terlambat bangun.
"hati-hati sayang..." teriak sang mama dari meja makan, Rena hanya melambaikan tangannya.
sesampainya di Perusahaan Rena bergegas ke ruangan nya,tapi tiba-tiba ada seseorang yang menghentikan langkahnya.
"Nona Renata!"
"Ya??" jawab Rena sambil berbalik mencari suara yang memanggil nya.
"ikut aku sekarang!!"
bersambung....
__ADS_1