Mr. Galak Suamiku

Mr. Galak Suamiku
Season 2 Martin Martinez


__ADS_3

Rissa termenung di dalam kamar Martin, dia di larang Martin keluar kamar, Rissa hanya bisa berguling-guling di atas ranjang king size milik Martin.


"Waahhh empuk banget siihh!!! tapi bosen!!" gerutu Rissa.


Hari ini Martin sudah mulai membantu sang papa di kantor, karena Marvelo sang papa beranggapan bahwa Martin perlu mandiri untuk bisa menghidupi istri dan anak-anaknya kelak.


Beberapa hari ini dia tak bisa bertemu Agnes dan Lia, jangankan bertemu, menelpon saja tidak bisa karena Martin menghukum Rissa yang sudah berani menggoda nya, menurut Martin. Rissa memutar otaknya agar Martin tak lagi membicarakan tentang perceraian mereka, dia masih ingat betul dengan perkataan Naura, temannya itu, lebih tepatnya teman Naura di kampus saat mendengar Naura memberi kotbah pernikahan pada sahabatnya itu.


"Buat dia jatuh cinta sama kamu Ris!" kata Anisa teman Naura di kampus saat Rissa menelpon Naura.


"Caranya?"


"Nah! kalian kan udah halal!! besok aku kirimin baju tidur super menggoda deh!" kata Anisa


"Okey deh boleh di coba juga nih!"


"Maksih Nisa!" lanjut Rissa.


Alhasil baju itu sudah datang dan seorang pelayan memberikan pada Rissa. Rissa mengamati baju itu dengan seksama,dia bolak-balik baju itu, Rissa merasa ini bukan baju, tapi saringan santan yang biasa di pakai oleh ibunya di kampung.


"Lhaaa bisa masuk angin aku!!" katanya


"tapi gak papa kita liat saja babang bule!! siapa yang bisa bertahan kali ini!! hahahahhahaaha" tawa Rissa dengan rencananya mesumnya.


Martin dan sang papa tepat jam makan malam, Rissa dengan pakaian rapinya turun dan ikut makan malam setelah menyiapkan keperluan Martin untuk mandi.


"Kamu bosan di sini Ris?" tanya mommy Renata.

__ADS_1


"Hah??? ehemmm sedikit Mom!"


"Baiklah mulai senin depan kamu boleh ikut terlibat di butik! bukannya kamu pernah kerja disana?" kata Mom Rena.


"Iya Mom!"


Rissa memandang i setiap orang yang makan disana, Katie tidak ada di kursi nya,gadis itu sedang pergi menemani Oma yang belum pernah Rissa temui juga.


"Mereka kembar 3 kali ya..?? duuhh wajah kok galak semua!!" batin Rissa sambil sesekali melirik kedua mertuanya dan juga suami barunya itu, Selesai makan malam, Rissa pamit ke atas,malam ini dia harus merayu Martin sesuai anjuran Anisa dan Naura.Martin masuk ke dalam ruang kerja sang Daddy, ada beberapa berkas yang harus Martin selesai kan bersama dengan sang Daddy.


Setelah di rasa cukup, Martin kembali ke kamarnya, dia mengendap-endap saat masuk kamar agar tak terlihat Rissa.


Deg.......


Baru juga masuk dia sudah disuguhkan dengan seorang wanita dengan lingerie yang membalut tubuh gadis yang sekarang menjadi istrinya tersebut, jujur Martin tergoda! namun dia harus menahan diri, dia merasa belum mencintai Rissa karena dia tak ingin merusak Rissa apalagi kalo seandainya mereka berpisah, Rissa harus dalam keadaan masih tersegel.


"Darimana kami dapat baju laknat kayak gini?" tanya Martin terlihat tidak suka.


"Gak suka ya?" goda Rissa, si wanita bucin ke Martin ini mulai melancarkan rencananya, dia mendorong Martin ke ranjang besarnya dan tiba-tiba duduk diatas perut Martin.


"Kalo abang gak suka!! biar Rissa lepas aja bang!! ganti yang baru!" kata Rissa sambil melepaskan tali lingerie nya dari bahunya.Sontak Martin memegang tangan Rissa.


"ja-jangan ma-macam-macam kamu Rissa!!" Martin yang selalu galak padanya itu terlihat gugup, senyum seringai terlihat jelas di wajah Rissa.


"Aku menginginkan mu abang!" bisik Rissa di telinga Martin, dan sukses membuat Martin meremang.


"Ooh shit!!! dasar wanita sialan!!!" teriak Martin sambil membalikkan tubuh Rissa dan sekarang berada di dalam kungkungannya.

__ADS_1


"Kau akan menyesal karena menggoda ku hello Kitty!"


Dengan cepat Martin melumaat bibir mungil wanita di bawah tubuhnya itu, dia mengigit kecil bibir sang istri agar bisa terbuka dan bermain-main lidah nya dengan bebas di sana, lumaatan itu berlangsung lama, namun sesekali Martin memberikan ruang untuk Rissa bernafas. Bibir Martin bahkan sudah beralih ke leher dan telinga Rissa, menjiilaati dan mengigit kecil hingga menimbulkan jejak kepemilikan nya di sana, Rissa yang memang berencana menggoda sang suami, mencoba mendesah pelan, dia sudah benar-benar belajar dari temennya Naura, karena mengirimkan beberapa video tutorial melayani suami di atas ranjang.


Bagai hewan buas Martin merobek baju yang Rissa kenakan,Dia sudah cukup menahan diri untuk tak menyentuh sang istri, namun di luar dugaan istrinya menggoda nya malam ini dengan hal yang tak bisa di tahan lagi oleh Martin.


Martin mengabsen setiap jengkal tubuh sang istri, dia bahkan sudah berada di kolam surga yang istri, lidahnya sudah bermain dengan sangat profesional disana,sambil sesekali tangannya meremaas gemas si kembar yang ada di dada Rissa,Rissa rasanya hampir menyesal telah menggoda Martin, beberapa kali dia sudah merasakan melayang ke angkasa, rasa yang belum pernah dia rasakan sebelumnya.


"Abang......ampunnn banggg!!" ucap Rissa dengan Martin yang masih setiap memacu sang istri.


Rissa menyesal!! dia menyesal sudah menggoda Martin, Anisa tidak mengatakan kalo untuk pertama kalinya akan merasa sakit dan perih di bagian kolam surganya.


"Terlambat sayang.....!" ucap Martin yang terus saja memacu Rissa yang sudah tengkurap dengan pan*ta*t yang di tarik Martin hingga posisinya menungging!


"Bang....ammpuunn berhenti!!! iya...gak lagii.... Rissa janji gak akan...aaahh....menggoda a-abang lagi!!" kata Rissa, namun Martin seakan-akan tuli, dia malah mengubah posisinya, kini Rissa berada di atas tubuh Martin seperti sedia kala, dengan cepat Martin membuat Rissa bergoyang di atasnya.Risaa terlihat sudah gemetaran kembali merasakan pelepasannya, Martin tersenyum dengan kemenangan nya, dia kembali membaringkan Rissa dan terus memacunya dengan cepat agar dia ikut melayang ke angkasa menyusul sang isteri, dan beberapa detik kemudian, Martin mengerang hebat merasakan pelepasan nya.


Martin ambruk di atas tubuh Rissa dengan bertumpu pada kedua sikunya, membelai wajah sang istri yang terlihat berkeringat.


"Bang.... minggir!!" Rissa mencoba mendorong dada Martin karena Martin tak mau melepaskan Junior nya dari kolam surga Rissa,namun itu tak membuat tubuh Martin bergeser sedikit pun.


"sekali lagi Rissa!! apa kau gak merasakan kalo junior sudah mulai membesar lagi!" ucap Martin dengan seringai licik di bibirnya.


"Nggak!!! abang!!! ampuuunn.... enggak!!! Rissa gak mau lagi!!!" pekik Rissa sambil mencoba keluar dari kungkungannya sang suami. Kali ini dia benar-benar mengutuk Naura dan Anisa yang mengajarinya hal-hal mesum, lebih tepatnya Anisa, karena Naura sama saj seperti dirinya yang terlalu polos.


"Terlambat kucing kecil!!"


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2