
Renata yang baru saja dihajar versi Marvel tertidur dengan lelap karena kelelahan,dia
baru terbangun di sore hari saat Marvel menguncang tubuhnya untuk membangunkan Renata.
"Rena......bangun!"
"Rena!!!....bangun!"
beberapa kali Rena dibangunkan Marvel namun tak kunjung bangun,senyum licik terpampang di wajah ganteng si 'bule mesum' itu,julukan yang rena berikan pada Marvel.
Marvel menyimak selimut Rena, dimana keadaan Rena masih sama seperti tadi siang bagai bayi yang baru saja dilahirkan,polos!.
tanpa pikir panjang Marvel melanjutkan aksinya membangunkan Rena dengan caranya,kata Marvel dalam hati.
Marvel mulai dengan bagian depan tubuh Rena,dia terus bermain-main di tempat yang paling dia sukai sekarang,bagian yang lebih menonjol daripada tubuh bagian lain, Rena yang merasa ada yang menganggunya, tiba-tiba mengeliat.namun dia tak kunjung membuka matanya.
Aksi Marvel lebih ditingkatkan lagi,tanpa pikir panjang dia langsung melakukan penyatuan dengan Rena, Marvel mulai memacu gadis yang ada di dalam kungkunganny,namun Rena yang masih tidur belum menyadarinya,sampai beberapa menit kemudian dia merasa ada yang menindihnya.
betapa terkejutnya Rena ketika dia membuka mata dan Marvel dengan seenaknya memainkan dirinya.
"Marvel!!!! hentikan!!!!" ucap Rena sambil berontak mencoba melepaskan diri dari Marvel, Marvel yang sejak awal hanya ingin menjahili Rena malah gini dia terbawa suasana.
"Diam!! kau yang membuatku memakai cara ini!" ucap Marvel dengan terus memacu istrinya.sampai setelah beberapa waktu penyatuan itu diakhiri Marvel dengan penuh kepuasan.
"mandilah!..
sepertinya bibi sisca sudah membuka kunci pintunya" ucap Marvel sambil mengambil celana boxer dan memakainya.
__ADS_1
" gak!! aku capek!" ucap Rena sambil menarik selimutnya.
"mau berapa gaya lagi yang kamu minta?"
"Dasar mesum!!" jawab Rena yang tadinya tenggelam didalam selimutnya,gini menggulung selimut itu pada tubuhnya dan berjalan masuk ke kamar mandi.rena sudah tau apa yang akan terjadi kalo dia menentang suami galaknya sekarang.
Marvel hanya tersenyum penuh kemenangan melihat tingkah laku Rena.
#######
"Malam Tuan muda,malam Nona Rena,nyonya sudah menunggu dimeja makan" ucap bibi sisca setelah membuka pintu kamar mereka.
Rena melihat sinis kepada si bibi,dia bener-bener kesal karena bibi sisca menguncinya dan Marvel di dalam kamar seharian ini walaupun itu atas perintah nyonya Mariana.
"Mari nona.."ucap bibi sisca acuh dengan sikap sinis Rena.
sesampai mereka dimeja makan, Rena melihat sang papa yang duduk di sana, Rena berjalan cepat menghampiri sang papa setelah menyapa mertuanya Rena langsung memeluk papanya.
"Rena kangen papa" ucap manja Rena sambil memeluk papanya seakan lupa kalo ini bukanlah rumah papanya, Marvel yang mendengarnya entah kenapa begitu suka melihat Rena yang manja,berbeda sekali saat bersama dengannya yang terlihat jutek,garang dan sangat mandiri.
Karena kerinduan papa alex pada sang anak membuat dia tak menghiraukan keberadaan nyonya besarnya,dia yang hampir satu bulan ini tak pernah ketemu Rena karena kesibukannya,
"papa juga kangen kamu sayang"
"apa kamu baik-baik saja?hemm?"
"Rena baik pa" ucap Rena sambil melepaskan pelukannya.
__ADS_1
"Besok rencananya kami akan datang menginap, Rena bilang dia kangen mamanya" kali ini Marvel yang bersuara.
Rena menatap Marvel heran,kapan dia meminta Marvel menginap dirumahnya,pikir Rena namun begitu Rena senang kalo Marvel memberi kesempatan untuk menginap dirumahnya.
Papa Alex melihat nyonya besar seakan meminta ijin,dan benar saja nyonya besar mulai membuka suara.
"Baguslah,mungkin mamamu juga kangen padamu Rena,buatlah kejutan untuk mamamu"
"terimakasih kasih ma" dan acara makan malampun dimulai.setelah makan malam mereka berkumpul membicarakan seputar perusahaan.setelah selesai diskusi, semuanya masuk kedalam kamar masing-masing, begitu juga dengan papa Alex yang pamit undur diri.
######
Tak terasa sudah 7bulan usia pernikahan mereka, semuanya tampak seperti biasanya, benih-benih cinta diantara merekapun tak nampak sama sekali, Rena masih sama juteknya kalo hanya berdua dengan Marvel,malah sekarang dia semakin waspada seandainya bersama Marvel berduaan saja.
Rena tak mau kecolongan lagi,jika bertengkar Rena memiliki adu kotos dengan Marvel,tak jarang kantor milik Marvel atau rena berantakan karena keganasan Rena, untung ruangan tersebut kedap suara jadi kegaduhan tak sampai terdengar keluar ruangan,dan begitulah,Hendra lah yang kerepotan karena harus membersihkan dan membenahi ruangan.
Namun begitu,pertarungan selalu dimenangkan oleh Mr.galak diakhir cerita,tentu saja dengan pertarungan versi Marvel sendiri.
sejak saat itu Rena bener-bener meredam emosinya agar mr.galak itu tak lagi menjamah nya.
di sisi lain...... seseorang tengah berbicara di dalam telpon.
"Jalankan rencananya! sore ini juga!"
tut...telpon dimatikan.
"aku ingin tau bagaimana reaksinya! hahahahahaha!" ucapa orang itu berbicara sendiri.
__ADS_1
bersambung...