Mr. Galak Suamiku

Mr. Galak Suamiku
Season 2 Martin Martinez


__ADS_3

Rissa pada akhirnya ikut Martin ke luar kota dan diapun mengunjungi keluarga nya di sana. Martin lelaki bule yang awalnya tak menaruh hati sama sekali pada Rissa kini sudah hampir atau bahkan tak bisa sehari saja tanpa istrinya, Pernikahan mereka sudah menginjak tahun ke dua,namun Rissa belum juga di karuniai seorang anak, hal itu tak menjadikan keluarga Martinez kecewa atau mendesak Rissa dan Martin untuk segera mempunyai momongan. karena mereka merasa mereka masih muda, masih banyak waktu bagi mereka. Rissa yang cinta mati pada si bule itu, masih saja melakukan hal-hal aneh hanya untuk menarik perhatian sang suami,tanpa di ketahui Rissa,kini. Martin lah yang tak bisa jauh dari Rissa, namun karena gengsinya dia masih berpura-pura sok tidak bucin akut pada Rissa.


Seperti saat ini, Mommy Renata mengirim Rissa ke luar kota selama dua hari karena kliennya kali ini berasal dari luar kota dan tak bisa datang ke butik karena mempersiapkan pernikahan mereka. Wal hasil Rissa sebagai pemilik nya mewakili Mommy Rena yang harus berangkat.


"Gak!!! aku harus ikut!!" kata Martin ketika sang Mommy mengatakan Rissa harus berangkat besok!


"Martin!! dia mau kerja, lagian dia pergi dengan asisten nya!!" kata Mommy Rena.


"Tau kakak nih!!! istrinya di kurung mulu' di rumah!!"


saut Katie yang merasa jengah melihat sang kakak yang begitu posesif pada kakak iparnya.


"Anak kecil jangan ikutan!!"


"Bang!! ini tuh tugas aku! pokoknya aku gak mau kehilangan klienku bang!! aku berangkat besok!!" kata Rissa


"Abang ikut!!" ucap Martin sambil mendekap Rissa.


"Kerjaan kamu gimana Tin?" kata sang Daddy.


" Ntar aku bilang asistenku dan minta bantuan Al!" kata Martin enteng.


"Dasar prosesif!!!" kata Mommy Rena dan Katie bersamaan.


Karena tak mau di ledek oleh keluarganya, Martin membawa Risa masuk ke dalam kamarnya untuk beristirahat. entah mengapa akhir-akhir ini Martin begitu ingin menempel pada Rissa sang istri. bahkan bau tubuh Risa bisa menjadi obat lelah paginya setelah pulang dari kantor. Tidurpun Martin akan terbangun seketika bila Rissa tiba-tiba tak ada di dekapan nya, entah insting dari mana,dia selalu terbangun bila Rissa kebetulan pergi ke kamar mandi atau sekedar mengambil air minum di dapur, begitu lah kehidupan Martin saat ini, begitu tergantung pada Rissa.


Di sisi lain....


" Gimana masih pusing?" tanya Randy sambil terus mengelus rambut sang istri.


"Masih......hiks...hiks....!" Agnes merasa kepalanya sangat pusing bahkan sering kali dia menangis.


"Sudah sini..!! Tunggu Vano sebentar lagi ya"

__ADS_1


kata Randy....Ya Vano sudah pulang dari luar negeri,Kini dia bekerja membantu pekerjaan papa Randy di kantor dan Randy meminta Vano tinggal di rumah baru Randy dan Agnes.Randy sudah memimpin rumah sakit miliknya sambil meneruskan kuliahnya.


"Dedek sayang....jangan bikin mama sakit ya!"


kata Randy sambil mengelus perut rata Agnes,saat ini Agnes sedang mengandung 3 bulan. terasa pusing dan mual sering melandanya karena itu Randy sedikit khawatir dengan keadaan Agnes, hanya Vano yang kadang-kadang bisa membuat Agnes tenang. hubungan kakak beradik itu kadang kala membuat Rendy iri karena Rendy adalah anak tunggal dari keluarganya, walaupun hanya sebatas adik tiri tapi Vano begitu menyayangi kakaknya begitupun sebaliknya Agnes.


"kak ini soto daging yang Kakak pesan, dibanyakin jeruk nipisnya iya kan?"


kata Vano yang ternyata sudah pulang kerja, dia membawakan sang kakak nasi soto daging dengan tambahan jeruk nipis yang banyak.


"Makasih No!" kata Randy.


"Iya kak!! apa sih yang gak buat keponakan tersayang ku!" ucap Vano.


"mau disuapin Vano atau mau sama aku?"


tanya Randy, Randy benar-benar berubah, dia menjadi sosok yang lembut dan sabar, begitu sayang dan cinta pada Agnes, bahkan dia akan segera pulang ke rumah hanya dengan mendengar suara bersin Agnes ketika sedang di telpon.


"Mau sama kamu aja!" ucap Agnes pelan. Vano hanya memperhatikan sang kakak makan dengan lahap soto yang dia bawakan, dia sangat senang melihat Agnes bisa makan dengan lahapnya.


ancam Randy,bukan apa-apa dia hanya tak ingin kehamilan istrinya malah menyiksa wanita yang saat ini sangat di cintainya.


"ayang....." rengek Agnes ketika Randy mengancam nya.


"Makanya makan yang sering,okey?"


di jawab dengan anggukan oleh Agnes.


#########


"Bang.....hiks....hiks.....abang...hiks.....!" Rissa merengek di ruang keluarga.


"Ada apa ini? " tanya Mommy Rena.

__ADS_1


"nggak tau Mama tiba-tiba saja Rissa menangis dan memegangi perutnya!" kata Martin panik.


"sudah panggil dokter belum?"


"sudah mom,ah nah ini dia!"


kata matiin setelah melihat dokternya datang kemudian dengan cepat dokter itu memeriksa keadaan Rissa yang berbaring di sofa ruang keluarga. dokter Albert adalah dokter keluarga khusus keluarga Martinez.


"bagaimana keadaan istri saya dok?'' tanya Martin.


sana sedang berkumpul Daddy Marvel,mommy Rena,Katie dan juga Oma Mariana, karena beberapa waktu yang lalu mereka baru saja mengadakan makan malam, setelah selesai makan malam kita bermaksud menonton TV di ruang keluarga bersama dengan Katie,Oma Mariana dan juga suaminya Martin, namun tiba-tiba Risa merasa perutnya nyeri dan tidak nyaman.


"Selamat tuan Marvel anda akan menjadi seorang Kakek dan anda tuan Martin akan menjadi seorang Daddy!"


ucap dokter Albert memberi selamat kepada Marvel dan juga Martin, gurat kebahagiaan nampak jelas diwajah mereka semuanya akan hadirnya generasi penerus Martinez berikutnya. Rissa menangis di pelukan sang suami, hal yang ditunggu-tunggu selama 2 tahun pernikahannya kini terkabulkan oleh Tuhan. hadirnya seorang penerus Martinez di rahimnya membuat Rissa benar-benar bahagia.


"selamat ya sayang kamu akan menjadi seorang ibu, dijaga baik-baik ya!" kata Mommy Rena.


"selamat Martin akhirnya kok kamu jadi Daddy!" ucap Daddy Marvel.


"Thanks mom, Dad! aku sungguh bahagia!!''


ucap Martin berulang kali menciumi sang istri. lengkap sudah kebahagiaan seorang Martin Martinez saat ini dikaruniai seorang anak di dalam rahim sang istri, diberikan seorang istri yang begitu sangat mencintainya dan sangat dia cintai,awal pernikahan yang membingungkan dan seakan tak diharapkan kini menjadi sesuatu yang patut disyukuri,sesuatu yang dianggap Martin anugrah dari Tuhan.


Perjalanan rumah tangga mereka yang diwarnai perselisihan walaupun selalu bisa diselesaikan oleh akal bulus bahkan kemanjaan Rissa menjadi warna tersendiri di kehidupan Martin.


"Terima kasih sayang!!terima kasih Rissa!! terima kasih sudah bersabar dan mau menemaniku sampai ke titik ini!! I love you so much..... so much!"


The end.


#########


Okey......end sampai di sini, maksih sudah meluangkan waktu membaca novel ku yang satu ini,novel ini memang sebenarnya sudah end di season pertama, Namun karena permintaan dari pembaca saya buat season kedua tentang Martin Martinez jadi karena mereka sekarang sudah bahagia jadi tidak akan ada cerita yang berbelit-belit.

__ADS_1


Sekali lagi thanks


__ADS_2