Mr. Galak Suamiku

Mr. Galak Suamiku
Season 2 Martin Martinez


__ADS_3

Rissa berjalan gontai masuk ke dalam komplek perumahan dimana kosan nya berada.


"aduuhh neng Sasa...baru pulang neng?" tanya om Pongki duda 48 tahun ini sedang membuang sampah keluar pagar.


"Eh om Pong!"


"Ckck..om belum ompong kali sa!" ucap om Pongki ketus.


"Lha kan namanya emang om Pong-ki !" kata Rissa cengengesan.


"Nah di terusin gitu dong! manggilnya jangan setengah-setengah!"


"Kepanjangan om Pong!"


"Lesu amat tuh muka!" akhirnya om Pongki pasrah juga dengan panggilan yang gak keren dari Rissa.


"Capek Om!" kata Rissa, dia memang jalan kaki kalo pulang kerja, kawasan butik nya bekerja berjalan kira-kira 10 menit dari perumahan tempat kos nya.


"Makanya jangan jalan kaki! beli motor dong! atau deketin tuh si my bebeb Tere sama Om..kalo Om sampai bisa jadian sama my bebeb Tere, satu buah motor baru buat kamu gratis sa!" ucap Om Pong serius dan mantap.


"Beneran Om Pong? ntar kalo bisa jadian sama Tante Tere Rissa dapat motor?" otak matre Rissa bekerja untuk mencari ide-ide penjebakan tante Tere agar bisa menerima om Pong menjadi kekasihnya.


"Beneran lah sa...mana ada Om bohong sama kamu!"


"Okey Om, besok Rissa kasih tau gimana caranya biar bebeb Tere mau sama Om Pong!! mana no. ponsel Om biar kita bisa merancang penjebakan yang natural untuk menyatukan Om Pong sama tante Tere!"


Akhirnya mereka berkolaborasi untuk menaklukkan hati Tante Tere, dengan iming-iming sepeda motor baru, Rissa terlihat bersemangat dan memikirkan ide-ide untuk membuat Tante tere menyukai om Pong.


Setelah mandi dan memasak mie instan dua mangkuk, Rissa sengaja membuat dua mangku yang satu buat Naura yang dari tadi tidak terlihat keluar kamar.


tok..tok..tok....


"Masuk" teriak Naura dari dalam


"Serius amat kamu!" Rissa masuk dengan membawa nampan berisi dua mangkuk mie yang baunya sudah semerbak kemana-mana.


"Waaahhh makasih Rissa!! enak banget baunya!"


"Jelas dong Rissa!! eh kenapa tuh bibir! kok bengkak!" tanya Rissa yang ngeliat bibir Naura sedikit bengkak.


"Gak papa cuma kebentur aja! dah yuk.....!"


"Makan!!" ucap mereka bersama.


Rissa sosok yang ceria, cerewet dan cuek terhadap sesuatu tentang dirinya namun bila berhubungan dengan temannya dia sedikit sensitif, Naura gadis yang sedikit penakut walaupun dia gak lembut-lembut banget, tapi di banding dengan Rissa Naura yang selalu di panggil Rara oleh Rissa lebih pendiam anaknya.

__ADS_1


"Kamu belum telpon ibu kamu Sa?"


"Belum berani! takut kena semprot! cuma aku dah wa sepupu aku untuk bilang aku baik-baik aja di sini!" ucap Rissa dengan mulut penuh mie.


"Ra aku dapet kerja sampingan!"


"Kerja apa?"


"Jadi pembokat di rumah babang bule!"


"Hah?? kok bisa? kamu gak capek? kamu percaya sama dia?"


"Kerjanya cuma sabtu doang kok! tenang aja! aku pengen beli motor Ra, capek aku jalan terus!"


"Iya juga! atau kamu mau kredit aja?"


"Aduh Ra, gak lah! ntar aku pusing mikirin cicilannya! mending kumpulin duit dulu buat beli langsung!"


kata Rissa.


"Eh tadi aku dapat tawaran dari om Pong!"


"om Pongki?"


"hemmm tawaran kalo bisa jadiin tante ganjen pacarnya om Pong aku bisa dapet motor baru!"


"Kayaknya dia cuma jual mahal aja deh! ntar aku coba deketin mereka deh! kali aja rejeki aku!"


**********


Di rumah keluarga Martinez, Martin sedang duduk santai di ruang keluarga memainkan game online kesukaan nya.


"Tumben di rumah kak!" sapa Katie sang adik yang masih duduk di bangku kelas 3 SMA dengan membawa semangkuk salad.


"Pengen aja!" sautnya singkat


"Ckck.....makan apa sih semua anggota keluarga ini! daddy galak! mommy galak!! kakak juga!!"


"cerewet!!" ucap Martin.


"Ya..ya ..ya... Katie doakan semoga pacar kakak lebih cerewet lagi dari Katie!!"


Martin menghentikan permainan dan memiting leher adiknya dengan geram!.


" bilang apa tadi??" katanya sambil memiting leher Katie

__ADS_1


"Mommyyyyy....help me!!" teriak Katie.


"Dasar tukang ngadu!!"


Akhirnya mereka perang batal sofa yang ada di sana, saling melempar satu sama lain! Martin sangat sayang pada adiknya Walaupun cara mengekpresikan nya persis seperti sang Daddy! galak!.


"Berhenti!" perintah sang Daddy dengan muka dinginnya.


Tak butuh waktu lama mereka berhenti, dengan bergelayut manja di lengan sang Daddy, Katie mengadukan perbuatan sang kakak pada Daddy nya. tak lama Renata, mommy bya datang dengan minuman dan camilan di nampan.


"Martin! kamu sengaja ya ngerjain pegawai mommy saat pemotretan?" dengan galaknya namun itu tak berpengaruh apa-apa buat Martin karena dia tau bagaimana watak sang mommy.


"Gak lah ma..dia emang amatir aja!" kata Martin.


"Sudah tau amatir kenapa kamu minta dia jadi modelnya? mommy curiga sama kamu! mommy dapat laporan kalo dia sampai di bentak-bentak Pedro!"


"Ckck gak ada ma....santai saja mommy sayang!"


"Kamu dapat mainan lagi?" tanya Daddy nya yang lebih peka pada anaknya.


"Iya dong Dad!" jawab Martin sumringah.


"Jangan macam-macam Martin! jangan kira mommy gak tau ya semua kelakuan kamu!"


"iya..iya.. mommy ku sayang! semuanya masih wajar kok! Martin bukan bertindak kriminal mommy sayang!"


"Sudah sayang biarkan saja!" ucap Marvel sambil memeluk posesif sang isteri.


Meskipun mereka terkenal dengan julukan Mr.dan Mrs. Galak, namun semua akan menghangat bila berkumpul bersama anak-anak nya.


Martin memilih untuk tinggal di apartemennya selama kuliah, karena apartemen nya lebih dekat dengan butik dan kampusnya, namun sesekali dia akan pulang dan menginap di rumah besar karena sang Oma sering merindukan cucu kesayangan nya itu.


"Dad!! jangan peluk-peluk mommy!!" Martin selalu kesal ketika lelaki yang terkenal galak dan angguh di luar itu begitu manja dengan sang mommy, dia merasa tersaingi.


"Kenapa? iri? makanya cari pacar! jangan takut sama cewek! kita sebagai cowok harus lebih dominan!"


Nasehat sang Daddy seakan lupa bahwa dia tak pernah sebaik Martin dalam mencari teman, dia tidak ingat untuk mendapatkan Renata saja Marvel harus melalui perjodohan sang mama kala itu.


"Heleh bang! ingat dulu aja kamu......"


belum juga Rena menyelesaikan ucapannya, Marvel sudah meluuumat bibir sang isteri, dia tak ingin kisahnya di ketahui dan akhirnya di tertawa oleh anak sulungnya tersebut, Anak lelaki yang sering menjadi viralnya dalam memperebutkan Renata sang isteri.


"Daddy!!!" teriak Martin.


"Aku gak liat apa-apa Dad!" ucap Katie santai dengan salad yang gak habis-habis di mangkuknya.

__ADS_1


bersambung....


__ADS_2