Mr. Galak Suamiku

Mr. Galak Suamiku
013


__ADS_3

Dengan tenang Marvel menikmati kopinya di balkon kamar hotel.


Marvel tidak suka jika ada seseorang yang menentangnya atau berani melanggar perintahnya.keberanian Rena semalam membuat Marvel berang.


Marvel tersenyum penuh kemenangan mengingat apa yang dilakukan pada Rena semalam,dan diakhiri dengan teriakan Rena dari dalam kamar mandi,itu yang membuat Marvel semakin merasa puas.


Marvel memang tak pernah tersentuh wanita,dia merasa tak suka bila ada seorang wanita jal4ng mendekati nya saat dia berada di club malam bersama dengan teman-temannya.jadi bisa dipastikan bahwa Rena adalah wanita pertama yang di sentuh.


Semalam Marvel sengaja memberikan pelajaran pada Rena,dia bener-bener melukis seluruh leher dan dada Rena dengan kiss mark.Dia ingin membuat Rena malu karena hari ini sang mama mengajak nya untuk makan siang bersama.


Marvel sudah membayangkan bagaimana repot nya Rena yang akan menutupi bekas kiis mark yang dibuatnya bahkan di hampir diseluruh lehernya.


Marvel masuk ke dalam kamar dan melihat istrinya sudah ada di atas sofa dengan pandangan yang tajam ke arahnya.


"apa??" tanya Marvel dengan polosnya, seakan dia tak tau maksud dari tatapan tajam Rena.


"kamu sengajakan??"


"sengaja apa?aku tak tau maksud kamu!dasar aneh!!"


"lihat leherku!!!ini...ini...ini..." Rena menunjukkan berapa banyak bekas merah dilehernya.


"ini perbuatan kamu kan???jawab!! kamu sengaja mau bikin malu aku di depan keluarga kamu?"


Marvel diam saja dan hanya memandang ke arah Rena.


"apa salahnya?? toh ini malam pertama kita!" ucap Marvel sambil membungkukkan badannya mendekati Rena.


"Aku bahkan bisa lebih dari ini" bisik marvel di telinga Rena sambil menunjuk leher Rena.


seketika Rena mendorong tubuh Marvel.

__ADS_1


"itu hukuman untuk mu karena berani melawan aku!"


"bersiaplah kita pergi!" ucap Marvel lagi.


"tidak!...aku tidak akan pergi!" ucap Rena ketus.


"mau menentang ku lagi?"


"kalo iya kamu mau apa??" jawab Rena dengan berani.


melihat Marvel yang mulai bergerak maju ke arahnya, Rena waspada dan memasang kuda-kuda untuk melawan Marvel.


Rena memang bukan gadis lemah lembut, dia bener-bener membekali dirinya dengan beberapa macam ilmu karate.


seakan bisa membaca pergerakan Rena, marvel terus maju menuju arah Rena.


"kamu mau menunjukkan sabuk hitam mu padaku?"


"jangan mendekat lagi tuan muda!!" rena menekankan kata terakhir nya untuk memperingatkan Marvel agar tak mendekati dirinya.


pertarungan diantara mereka pun tak terhindar, Rena mulai melancarkan gerakan dan tendangan, Marvel tak mau kalah dengan istrinya,namun berbeda dengan Rena yang melajukan pukulan dan tendangan, Marvel hanya berusaha menghindar atau menangkis serangan istrinya itu.


kamar yang tadinya rapi kini berantakan tak berbentuk, Rena yang mengeluarkan tenaganya bercampur dengan emosi yang melanda membuat tenaga nya terkuras habis.


namun dia puas karena beberapa kali bisa menghajar perut, punggung bahkan wajah si bule sial4n itu.


"sudah nona??" tanya Marvel dengan tenangnya, melihat Rena yang sudah tersengal-sengal.


"sekarang giliran ku!" ucap Marvel dengan senyuman seringai di bibirnya.


Rena yang menangkap alarm bahaya segera bersiap kabur dari kamar itu,karena untuk melawan Marvel rasanya sudah tak sanggup lagi.

__ADS_1


Sayang sekali pergerakannya diketahui Marvel,dengan sigap Marvel membawa Rena ke atas ranjang,dia mulai menindih Rena dan memegang kedua tangan Rena dan membawa nya diatas kepala Rena.


"Marvel lepas!! dasar bule gila;!!"


"aku memang sudah gila!!"


Marvel mulai melancarkan aksinya, dia terus menciumi bibir mungil Rena,tangan Rena yang sedari tadi dipegang oleh Marvel sekarang sudah berganti dengan dasi yang mengikatnya.rena meronta-ronta ketika dengan kasarnya Marvel melucuti seluruh kain yang menempel ditubuh Rena.


dengan cepat pula melakukan pada dirinya sendiri, Marvel terus saja mencumbu Rena dan meninggalkan jejak kiss mark di sekujur tubuh Rena, Rena yang awalnya menolak gini sudah tak bisa berbuat apa-apa lagi,dia merasakan hal aneh dalam hidupnya untuk pertama kalinya ia rasakan.


Rena mengeliat kesana kemari ketika kepala Marvel tepat diantara pahanya,marvel bener-bener menghukumnya,pikir Rena.


setelah puas bermain disana, Marvel merangkak naik di atas tubuh Rena,dengan sigap Marvel melakukan penyatuan mereka.


jeritan dan protes sakit dari Rena bener-bener tak terdengar oleh marvel.dia terus memacu gadis yang ada di dalam kungkungannya itu.


berbagai posisi pun di coba oleh Marvel, sampai beberapa ronde terlewati siang itu dikamar pengantin mereka.penyatuan terakhir mereka di akhir i dengan erangan panjang dari Marvel.


malam pertama mereka memang terlewatkan begitu saja,namun begitu di ganti dengan siang 'panas' yang mereka ciptakan sendiri.


drt...drt...drt....


Nama mama tersemat di layar ponselnya,marvel segera menjawab panggilan telepon tersebut.


"ya ma....?"


"------------"


"aku rasa kami tidak akan datang ma, Rena masih tertidur,dia kelelahan" ucap Marvel sambil memandang Rena yang terbaring di sampingnya, terlihat begitu nyenyak tidurnya.


tut... panggilan diakhiri.

__ADS_1


"Dasar gadis jutek!!" ucap Marvel sambil menyimak anak rambut di kening Rena.


bersambung


__ADS_2