Mr. Galak Suamiku

Mr. Galak Suamiku
62


__ADS_3

Hari dimana ditunggu-tunggu keluarga besar Martinez telah datang!


Renata sudah mengalami kontraksi,dan sekarang berada di rumahsakit milik keluarga tersebut.


"baaang... sakit!!!!"


jerit Rena.


"iya sabar re!!"


ucap Marvel datar.


"abang!!!! abang gak simpatik banget sih sama istri!!! aku kesakitan bang!! dihibur kek!!"


omel Rena pada Marvel yang terlihat biasa saja di mata Rena.


"Aku juga panik re!! udah ditahan dong!! kalo karate aja kamu tahan!! dibanting sana sini!!"


"Abang!!!! ini beda bang!!! lebiha baik aku bertarung dari pada sakit gini bang!!!"


" ya udah aku musti gimana re??"


dengan nada galaknya.


mereka saling menatap tajam! ya Tuhan si Mr. galak ini benar-benar tak ada manis-manisnya sama istri.


seorang suster yang menemani mereka dari tadi cuma geleng-geleng kepala saja,ini adalah pemandangan langka bagi si suster, istri yang mau melahirkan kesakitan dan sang suami cemas namun kelihatannya sangat datar malah cenderung galak,


yang membuat si suster heran adalah, bahasa tubuh Marvel yang terlihat sangat sayang dengan istrinya namun mulut nya tak bisa dihentikan untuk berkata yang bener-bener membuat kesal wajah Rena.


"Aduuhhh suster sakit!!"


"sebentar bu.. saya periksa dulu"


"ohh mari bun. ini sudah waktunya....saya panggil dokter clara terlebih dahulu"


suster pun berlalu dari ruang bersalin.


"Sakit sayaaangggg!"


rengek Rena.


"Iya....iya...bentar lagi anak kita keluar!"


Marvel mencoba menenangkan Rena karena Rena terlihat sangat kesakitan.


Beberapa saat kemudian dokter Clara datang dan membantu persalinan Rena, perjuangan Rena tak membutuhkan waktu lama, setelah berjuang dengan seluruh tenaga nya akhirnya Rena melahirkan seorang bayi laki-laki yang sehat dengan berat badan 3.5kg.


Marvel keluar dari ruang bersalin dengan baju yang sudah berantakan dan rambut yang acak-acakan tidak karuan.


Marvel yang memang ikut mengantar Rena ke rumah sakit shock melihat sepupunya berpenampilan seperti itu.


"vel kamu gak papa kan??"


"Sakit semua badan aku!!"


"hahahahahhaa emang kamu di apain aja sama Rena?"

__ADS_1


Marvel menatap tajam ke arah Marcel.


"Aku yakin beberapa bulan lagi kamu bakal ngerasain apa yang aku rasakan!!"


ucap Marvel dengan ketusnya,karena dia tau istri Marcel yaitu Nara tengah hamil muda.


"Jadi beneran? ini gara-gara Rena?"


tiba-tiba saja Marcel antusias untuk mengetahui apa yang dilakukan Rena pada Marvel.


"hemmm"


"kok bisa??"


"bisalah!!! dia kesakitan dan melampiaskan padaku!!"


"hehehehe tapi kamu senang kan? akhirnya Marvel junior lahir juga!! keponakan aku tuhh!!"


ucap Marcel dengan bangga.


Tiba-tiba mama Mariana datang beserta mama dan papa Rena.


"Bagaimana vel? Rena?"


tanya mama Mariana seakan tak sabar, begitu juga dengan mama sofia.


"Rena baik ma....anak kami sudah lahir dan cowok"


jawab Marvel.


"Syukurlah!"


kali ini mama sofia yang bertanya.


"masih di bersihkan ma, sebentar lagi di bawa ke ruang rawat".


Akhirnya Rena di bawa keluar dari ruang bersalin,dan menempati kamar VVIP yang ada di lantai 4 rumah sakit tersebut.


Semua orang bahagia dengan kehadiran bayi lelaki tersebut.


"Ya udah ma... Marcel pulang dulu kasihan nara di rumah sendiri dari tadi!"


pamit Marcel pada mama Mariana.


"hati-hati...jaga kandungan Nara"


"iya ma.."


setelah mencium sang mama, Marcel berpamitan pada semua yang ada di kamar tersebut.


drt...drr...drt...


ponsel Marvel berbunyi,dia melihat siapa yang menelponnya dilihatnya nama salah satu sahabatnya.


"Hallo!"


"Vel...gimana? udah lahir anak kamu?"

__ADS_1


"hemmm cowok"


"wahhh selamat dong!"


"hemmm"


"berikan ponselnya pada Rena, istriku ingin bicara!"


Marvel menyerahkan ponselnya pada Rena,dengan bahasa isyarat Rena tanya pada Marvel siapa yang menelpon namun seperti biasa Marvel hanya akan diam saja.


"Hallo"


"Nanaaaaa"


"Mayaaaa, kamu lagi dimana?aku udah lahiran nih anak aku cowok!"


"Iya aku tau makanya aku telpon kamu na!...aku lagi di negara S, kemarin mas Davin ada meeting sama klien di sini,sekalian jalan-jalan katanya!"


"Selamat honeymoon yang ke dua ya...semoga cepat jadi dedek bayinya!!"


" iih apaan sih, ditinggal kerja mulu' kapan jadinya!!"


"hehehehe mumpung di ajak kerja ini.... kamu yang gantian gempur dia!!"


"Iya juga ya??...ya udah pokoknya selamat ya na ,udah ya istirahat aja makasih atas sarannya"


"Iya may, selamat bersenang-senang!"


tut.


"Sudah yang??"


tanya Davin sambil memeluk Maya dari belakang.


"sudah biarkan rena istirahat"


"Dan kamu yang gak boleh istirahat!!"


Davin memulai aksinya,membawa sang istri ke ranjangnya tanpa melepaskan ciu*annya, dia terus saja menjelajahi setiap inci tubuh istrinya.


kamar kedap suara itu menghasilkan suara-suara desahan yang berasal dari mulut Maya, Maya selalu kewalahan menghadapi nafsu sang suami.


Sedangkan Davin dengan senyum kemenangan telah menguasai tubuh istrinya.


"Kangen banget sama kamu yang!"


ucap Davin disela-sela permainan nya, dengan terus memacu sang istri yang sudah berada di bawahnya.


setelah beberapa saat Davin mengakhiri pertempuran mereka,dengan di akhir i suara kenikmatan dari keduanya.


"Semoga kamu cepat berada di sini calon anak papa!!"


ucap Davin sambil mengelus-elus perut rata Maya.


Maya hanya diam sambil merapatkan tubuhnya ke dalam dekapannya Davin.


Davin terus berharap bahwa dia bisa menyusul Marcel dan Marvel tentu nya.setelah menikah Davin sedikit disibukkan dengan usaha-usaha miliknya di liar negeri,maka dari itu sekarang dia membawa Maya saat bekerja.

__ADS_1


dan semoga Tuhan segera memberikan mereka kepercayaan untuk menitipkan bayi mungil di dalam perut Maya.


bersambung


__ADS_2