Mr. Galak Suamiku

Mr. Galak Suamiku
56


__ADS_3

Hari ini tak seperti biasanya, Rena biasanya yang terus-menerus menolak jika Marvel sudah menginginkannya,namun kali ini Marvel yang di buat kelimbungan menghadapi wanita hamil ini,setelah Marvel dipaksa pulang dengan embel-embel pengen salad buah yang harus dimasak sendiri oleh Marvel di dapur rumah megah itu,kini Rena juga memaksa Marvel untuk menuruti keinginannya.


"Re.... berhenti....!"


kata Marvel sambil memegang rambut istrinya yang bermain-main dengan Rudal milik Marvel.Rena tak menghiraukan perintah suami nya itu.


"Re....aku tak akan bisa berhenti kalo hanya 1X re.....kau emmmm...tau itu!!"


Marvel bener-bener berbicara dengan menahan sesuatu di dalam dirinya.


Rena tak mau berhenti dia bahkan makin lihat bak profesional artist,hingga sekian lama Rena bermain disana akhirnya Marvel memuntahkan isi Rudal nya,terlihat jelas dimata Rena kemenangan atas apa yang dilakukan pada suaminya.


Sambil tersengal-sengal Marvel melucuti atribut di badan sang istri.


"Bang jangan!! aku tadi lagi praktek sesuatu yang aku lihat di sosmed!! pinter gak aku bang??"


tanya Rena dengan polosnya,diapun tak menyadari bahwa badannya juga sudah ikut polos.


"Aku sudah bilang re,aku tak bisa berhenti kalo cuma 1X!!"


Kali ini Rena benar-benar di buat kewalahan dengan aksi Marvel,karena perut buncit Rena, Marvel memilih bermain di ataa sofa saja,menindih Rena diatas ranjangpun tak bisa dia lakukan.


Hari ini Rena benar-benar membayar utangnya pada Marvel, setelah beberapa saat yang lalu Marvel selalu berakhir di kamar mandi dengan bersolo karir🤭,Kini Rena yang memegang kendali.


pergulatan yang cukup memakan tenaga akhirnya mereka akhir i dengan kepuasan masing-masing.rena masih setia di atas tubuh Marvel yang duduk bersandar di sofa


dengan Rudal Marvel yang masih setia di dalam sarang nya.


"Re..... ayo bangun aku mandi dulu...ini sudah menjelang malam"


kata Marvel dengan lembut,ya....si mister galak ini dimaksa menjadi semacam putri solo jika di hadapan istrinya walaupun hanya pada situasi tertentu,karena hormon kehamilan Rena yang memaksa Marvel mengalah agar suasana hati Rena selalu baik.Rena kadang kembali seperti jati dirinya yang sesungguhnya bahkan terlihat lebih galak dari suaminya.Rasanya mereka lebih cocok di juluki sebagai Mr. dan Mrs. Galak,namun kadang sangat manja terhadap Marvel.


"Bang gendong ya..?"


Dengan sekali angkat Rena sudah ada di gendongan Marvel dan setelah acara mandi bersama,tanpa embel-embel tentunya, walaupun saat itu Rena juga sudah sangat nakal,namun Marvel bener-bener menahan diri,dia harus segera makan malam dan menyelesaikan urusan kantor nya, Hendra hari ini sudah datang dengan tumpukan pekerjaan yang ditinggal Marvel siang tadi.


mereka menuruni tangga berdua,terlihat di meja makan ada papa Alex juga, Rena hampir saja berlari jika Marvel tak memegang tangannya.

__ADS_1


"Re....ingat perut kamu!"


"hehehehe iya..."


"paaa Rena kangen...!"


ucap Rena sambil memeluk erat sang papa.


"papa makan malam disini?"


"hemmm papa ingin kamu tidur di rumah papa malam ini,makanya papa belum pulang!"


ucap papa Alex yang sontak membuat mata Marvel melotot sempurna.


ya papa Alex menjelma menjadi mertua kejam bagi Marvel setelah mendengar Putrinya itu hamil,dulu papa Alex selalu tunduk pada Marvel sebagai asisten dari majikannya nyonya Mariana,karena bagaimanapun Marvel adalah anak dari majikannya,tapi sekarang rasanya Marvel harus tunduk pada mertuanya itu karena dia tidak segan-segan menculik Rena dan membawa Rena ke rumahnya tanpa persetujuan Marvel sekalipun.


seperti malam ini,tanpa ada pemberitahuan sebelumnya,dia main bawa Rena saja.


"weekend aja pa....aku dan Rena nginep!"


"Memang kurang kamu ngurung Rena dari tadi siang?!"


ucap papa Alex seakan tau apa yang ada dipikiran Marvel, Hendra yang ada disana berusaha menahan tawanya untuk tidak meledak,namun naas Marvel sudah lebih dulu menyadari nya,dengan entengnya dia bilang ke Hendra,karena ingin menhukum Hendra yang berniat menertawakan dia.


"Ya pa..aku ikut nanti,kan kamu hen! selesaikan semua berkas-berkasnya malam ini juga!!"


"Apa???!"


pekik Hendra tanpa sadar, kemudian dia segera menutup mulutnya setelah menyadari perbuatannya.


"Baik Tuan"


jawab Hendra pasrah, terlihat jelas dimata Hendra senyum licik Marvel tertanam di bibirnya.


"Malam semua...."


sapa Marcel yang baru saja datang.nyonya Mariana langsung menanyakan sesuatu pada keponakan yang sudah dianggap anaknya itu.

__ADS_1


"Bagaimana persiapan pernikahan kamu Cel?"


"Sudah 80% ma... tenang aja,Nara antusias mengatur semuanya"


ucap Marcel dengan penuh kebanggaan sambil memandang ke arah Hendra.


"Jangan memandanku!!"


ucap Hendra yang merasa di ejek.


"hahahahahaaha... ayolah hen! jangan kaku...rasanya kamu harus memberi kesempatan pada Lily!"


kata Marcel yang tau bahwa Lily sekertaris Hendra jatuh hati pada bos-nya itu.


"Aku tidak suka cewek agresif!!"


jawab Hendra dengan tegas.


"Berarti om juga tidak suka dong sama aku??"


tanya Rena pada Hendra.


"Kok gitu Rin?"


tanya Hendra,ya Hendra sekarang lebih suka memanggil keponakan nnya itu dengan nama Aukarin, pemberian sang kakak.


"iya kan om gak suka cewek agresif! tadi kata bang Marvel aku juga sangat agresif di atas ra.....!!""


Marvel menutup mulut istrinya dengan tangannya.


"Diam re!!"


sentak Marvel dengan galaknya, sebelum Rena menyelesaikan ucapannya.dia tidak mau, Hendra dan Marcel menilai dia sebagai suami yang pasif,bisa jatuh pamor si bule galak itu.


Hendra dan Marcel yang tau maksud Rena tertawa lepas, sedang kan papa alex dan sang mertua nyonya Mariana hanya bisa geleng-geleng kepalanya.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2