Mr. Galak Suamiku

Mr. Galak Suamiku
50


__ADS_3

Maya menangis sejadi-jadinya, mendengar apa yang dibicarakan Rena dengan sang ibu, Rena hanya diam saja karena Marvel tak mengijinkan Rena mendekati Maya.


Maya mendekati Rena dan tiba-tiba sujud di kaki Rena..


"Aku sangat menyayangi dia na hiks hiks...dia saudara aku satu-satunya...karena ibuku dulu memaksa menikah dengan ayah yang biasa saja, membuat ibu di usir dari rumah"


"bahkan setelah kelahiran kami,aku dan kakakku tak mengubah semuanya,ibu tetap dibenci keluarga nya,hingga aku tak punya sodara lain selain abang,ketika melihat dia mati di depan mataku.....aku..hiks.,.hiks..."


Maya tak lagi bisa meneruskan kata-katanya,dadanya sesak, dendamnya yang pernah dia kubur dalam-dalam, nyatanya tergali kembali ketika tau siapa keluarga Rena,wanita yang dia tolong itu, hingga dia mencari tau dimana Leo,orang yang pernah di bicarakan Marvel dan Hendra ketika dia sedang menguping pembicaraan mereka.


Maya mencoba mencari koalisi untuk menambah kekuatan untuk membalas dendam.


Terlihat jelas penyesalan Dimata Maya,namun Marvel yang sudah sangat benci dengan Maya, menarik tubuh istrinya agar jauh dari Maya.


"Maaafin aku na....hiks....hiks...hiksss...maafin aku?!itu gak mudah buat aku!!"


"aku bener-bener minta maaf!"


Tangis maya semakin menjadi, akhirnya Rena melepaskan diri dari suaminya dan berhambur memeluk Maya, Marvel hanya bisa melihat dengan pasrah apa yang dilakukan istrinya,wanita yang mudah sekali memaafkan,pikir Marvel.


"Aku mau ke kantor polisi na...aku mau nyerah i diri hiks...hiks...aku udah bikin kamu dan Nara menderita!"


"Apalagi kamu...."


ucap Maya sambil melihat perut Rena,ya Maya membuat jamu buat Rena namun dia memberi sedikit demi sedikit obat yang di berikan Leo padanya agar rahim Rena rusak dan tak bisa mendapatkan keturunan lagi.


"Gak kita gak akan ke kantor polisi may......bang...!"

__ADS_1


panggilnya Marvel, Marvel tau apa yang dimaksud oleh istrinya.


Marvel menarik Rena agak berdiri dan menyuruh Maya untuk duduk di kursi yang ada di kamar itu.


"Ceritakan semua yang kamu tau tentang Leo!"


ucap Marvel tegas.


Maya mulai menceritakan awal mula dia bekerja sama dengan Leo, sesuai informasi yang dikumpulkan Hendra beberapa waktu yang lalu bahwa Leo membenci Rena karena dia adalah anak Alex dan tentunya membuat Rena menderita akan menghancurkan hati seorang Alex,karena Leo tau seberapa besar Alex mencintai anak angkatnya itu.


"Dia juga bekerja sama dengan seseorang yang menyimpan dendam pada keluarga Martinez"


"Aku sudah menduganya!!siapa dia?"


"saya sudah mengatakan semuanya pada nyonya Mariana karena saya tau dia lebih tau semuanya!"


"Saya akan terus mengawasi kamu!


kamu tau betul Rena tidak ada sangkut pautnya atas semua ini!..re keluar lah ambilkan aku minum"


perintah Marvel pada Rena, Marvel benar-benar sudah menekan amarah nya agar bisa memutuskan rantai dendam orang-orang yang menjadi musih keluarga nya,dan dia yakinkan diri diawali dengan Maya.


setelah Rena keluar Marvel mulai menatap Maya tajam.


"Kamu tau!! Rena tak pantas menjadi sasaran kebencian kamu!!


apa kamu tau bagaimana Rena mengenal keluarga papa Alex??"

__ADS_1


Maya mengeleng tanda tak tau apa sebabnya Rena masuk keluarga Alex papanya yang sekarang.


"Ayah kandung nya yang membuat ibu Rena meninggal saat itu!dan Rena juga ikut menjadi sasaran kekejaman Indra ayah kandung Rena!dan Leo serta bos-nya yang telah membunuh Indra karena tidak ingin Indra berhianat pada mereka.


Deg..


Pyaarr...


Marvel tak menyadari kalo Rena sudah berada diambang pintu dan mendengarkan semua yang di bicarakan Marvel dengan Maya.gelas berisi air yang di bawa Rena jatuh dan menjadi beberapa serpihan kaca kecil.


Marvel membuang nafasnya berat, melihat Rena yang berdiri mematung.


Marvel melangkah mendekati Rena dan mengangkat Rena dan membopongnya agar kakinya tak terkena serpihan kaca, kemudian membawa Rena duduk dibangku dan memangku rena,rena seakan lemas seketika, ingatan seburuk itukah yang sekarang hilang dari dirinya?


jadi ayahnya adalah pembunuh ibunya sendiri? seburuk itu kah keluarga kandungku?


lalu bagaimana mereka masih bisa menerima aku dengan baik?


itulah berbagai pertanyaan yang muncul di otak Rena,seketika Rena memeluk leher sang suami mencoba menahan kerapuhan dirinya namun tak sanggup.


"Menurut kamu , apa Rena pantas membayar kesalahan seorang ayah yang bahkan tega menyiksa anak kandungnya dengan kejam!!"


"Tidakkah kamu masih merasa beruntung dibandingkan Rena? kamu masih mempunyai kedua orangtuamu, walaupun kamu kehilangan sodaramu!! sedangkan Rena?"


Maya mencoba merenung dengan kata-kata yang di lontarkan dari mulut Marvel.


"Dendam tak akan membuat hidup kamu jauh lebih baik!!"

__ADS_1


bersambung


__ADS_2