
Setelah mencium bibir Lily, Hendra melepaskan dekapannya membelai rambut Lily dan kembali mengecup bibir mungil kekasih barunya itu.
"nanti aku antar pulang! sekalian aku kenalan sama papa kamu!"
"hahh???"
" kenapa? atau sekalian lamaran aja,biar cepet shah!!"
"pak Hendra..."
panggilannya lirih.
"hemmm"
"bapak gak lagi bercanda kan?"
tanya Lily.
Hendra memeluk kembali Lily.
"gak....aku serius....aku hanya cukup gengsi mengakuinya saja!"
"hiks....hiks....hiks.... beneran ini aku jadi kekasihnya pak Hendra??"
"iya Liliyana!!"
"gak nge prank kan??"
"emang aku hobi nge prank!"
"Aku cinta banget sama pak Hendra!!"
"ya aku tau!!"
"cinta nya tuh setengah mati!!"
" ya aku tau!!"
"pak Hendra cinta juga gak sama Lily?"
"ya Lily...kalo gak Cinta ngapain juga nyium-nyium kamu!"
bukan main senengnya Lily mendapatkan balasan cinta dari Hendra,cinta pertamanya,pria idamannya selama bertahun-tahun itu.dan nanti malam Hendra akan ke rumah untuk meminta ijin pada papa Lily yang notabenenya adalah seorang anggota militer.untuk bisa menjadi Lily sebagai kekasihnya.
setelah acara mesra-mesraan diantara mereka, Hendra pergi untuk menemui Marvel karena ada meeting dengan beberapa kliennya.
Rena sedang berada di dapur sekarang, beberapa pelayan sudah sangat cemas melihat sang nona besar dengan cekatannya memasak.
"nona biarkan kami saja"
kata salah satu pelayan
"sudahlah kau liat saja setelah ini bereskan!"
__ADS_1
ucap Rena dengan dana datarnya.
akhir-akhir ini Rena terlihat kembali seperti dirinya yang dulu,tegas dan galak.
rena berencana pergi ke kantor sang suami untuk makan siang bersama, setelah acara memasak selesai dia menyiapkan segala sesuatunya dan segera berangkat ke kantor.
sopir yang mengantarkan Rena mengatakan kalo mereka sudah sampai karena melihat Rena sejenak tertidur di jok belakang.
Rena segera merapikan rambut dan pakaian nya sebelum masuk ke lobby kantor.
dengan anggun dia masuk ke dalam beberapa sapaan dari karyawan yang tentunya sangat mengenal siapa Renata, sedangkan Renata hanya tersenyum ramah pada mereka.
perutnya yang sedikit membuncit tak menghilangkan kesan seksi dan cantik di dalam diri Rena,Kini. Rena sudah ada di depan ruangan Marvel,ketika pintu di ketuk oleh Rena dampak seorang wanita yang cukup seksi keluar dari ruangan Marvel.
"baiklah tuan Marvel, saya permisi, terimakasih atas kesempatan yang anda berikan!"
ucap wanita seksi itu dengan lembut,namun bagi Rena terlihat menggoda Marvel.
ketika wanita itu sudah tak nampak didepan mereka, Marvel membawa Rena masuk.
Marvel langsung mendudukkan di kursi kebesarannya.
"sedang apa kamu disini? tumben??"
"siapa wanita tadi??"
Rena malah bertanya membuat kening Marvel berkerut.
"dia klien re!!"
"dia baru saja keluar sebelum kamu datang re"
melihat ada gelagat yang tak enak,membuat Marvel bangkit dari duduknya dan membopong istrinya ke ruang istirahat miliki.
"hentikan bang?!!"
teriak Rena di dalam gendongannya
"aku bawa makan siang buat abang!! iya ya aku gak marah bang!!!aku tau dia klien!!"
ucap Rena dengan cepat begitu tau gelagat sang suami
Namun Marvel sudah terlihat polos di bagian atasnya.
"aku ingin makan siang dulu!"
kata Marvel sambil melu*at habis bibir Rena, setelah beberapa saat Marvel baru melepaskan Rena yang sudah tersengal-sengal.
"abang gila!! lepaskan aku Marvel!!!"
sayangnya itu hanya di bibir Rena saja, badannya menerima sepenuhnya perlakuan Marvel padanya.
"Rena....."
__ADS_1
panggil Marvel ditengah-tengah pemanasan yang Marvel lakukan,bahkan Marvel belum berniat melakukan penyatuan dengan Rena, dia hanya bermain-main dengan tubuh istrinya itu.
Rena yang sudah di bakar g*irah bangkit dari ranjang dan beralih diatas tubuh suaminya.
Marvel hanya tersenyum dengan tingkahnya rena.
"Aku untuk mu re.." bisik Marvel di telinga Rena.
Rena tak peduli dengan kata-kata yang keluar dari mulut Marvel dia hanya konsentrasi untuk mencari kepuasan nya.
Rena sudah terlihat bagai penari ular disana,dan Marvel hanya menikmati apa yang dilakukan istrinya.
beberapa saat kemudian Rena sudah tak sanggup karena terlihat beberapa kali mendapat pelepasannya.
Rena bagaikan candu bagi seorang Marvel,dan marvel selalu ada seribu cara untuk membuat Rena menuruti semua kemauan Marvel.
"bang selesaikan!!! aku capek!?"
ucap Rena, tanpa menjawab kemauan Rena, Marvel mempercepat gerakannya dan beberapa saat kemudian dia sudah sampai pada puncaknya.
dengan nafas yang masih tersengal-sengal,dia beralih tidur disamping Rena mulai tidur miring menghadap Marvel.
"cup..."
kecupan manis di berikan Marvel dikening Rena.
"Bang!!.....apa abang sayang sama Rena?"
"apa maksud kamu re?"
"bang...aku pengen ketemu Maya!"
"gak!!...jauh re!"
"abang anter dong?!! aku dah lama gak ketemu dia! dia juga gak sosmed,jadi aku gak tau kanar dia sayang..." sambil memainkan jari-jarinya di dada polos Marvel.
"boleh..."
jawab Marvel.
"boleh bang???"
ucap Rena dengan antusias.
"hemmmm...."
tangan Marvel sudah memegang tangan Rena dan mengarahkan ke area Rudal nya yang ternyata sudah nampak siap tempur kembali.
"abang!!!" pekik Rena kaget.
"ambil tiketmu untuk bisa bertemu dengan Maya!"
kata-kata Marvel penuh makna yang membuat rena akhirnya mengerti apa yang di maksud suaminya.
__ADS_1
dan permainan dimulai kembali.
bersambung