
ππ Tentang Agnesππ
"Apa yang terjadi padamu nes!" batin Randy yang hanya bisa menatap gadis itu terus meminta ampun.
Randy mendekati dan jongkok di depan Agnes, namun Agnes terus saja meminta maaf dan meminta ampun, Randy yang tak pernah melihat Agnes terpuruk langsung membawa Agnes ke dalam pelukannya, dia meras iba pada gadis yang berstatus sebagai istri di atas kertas nya itu.
Randy segera membopong tubuh ringkih Agnes, sungguh kurus sekali tubuh Agnes,pikir Randy yang telah membawa Agnes yang terasa ringan di gendongan.
Sesampainya di kamar Agnes, Randy merebahkan tubuhnya Agnes yang masih bergumam tidak jelas, Randy segera berlalu dari kamar Agnes mengambil air putih dan obat yang di temukan milik Agnes tadi, Randy terpaksa memberikan Agnes obat itu sementara agar pikiran Agnes tenang, besok baru dia akan menyelidiki asal muasal Agnes mengkonsumsi obat tersebut. Randy kembali ke kamar Agnes dengan segelas air minum dan obat di tangan nya,namun dia tak menemukan Agnes di ranjang, Randy dan sempat kaget dan takut bila Agnes berniat macam-macam, Randy berlari ke kamar mandi dan melihat di sana ternyata Agnes tak ada di sana,saat akan berlari ke arah balkon kamar, langkah Randy berhenti di depan sofa,dia melihat Agnes meringkuk dengan selimut dan bantal nya, Randy mendekati nya..
"Nes....pindah ke ranjang ayooo...!" ajak Randy
"Enggak?" ucap Agnes lirih sambil mengeleng
"Tidak nyaman tidur disini,....ini minum obat kamu dulu!" kata Randy. Agnes segera meminumnya dan mengembalikan gelas pada Randy.
"Nes..pindah yuk nes!" ajak Randy lagi karena melihat Agnes rasanya tak begitu nyaman.
"Aku udah biasa kok Ran! makasih...udah kamu tidur aja sana!" pinta Agnes.. lagi-lagi dia tersenyum ramah terlihat tanpa beban sama sekali.
"Kamu tidur disini?" tanya Randy bertanya pada Agnes, sedangkan Agnes sudah setengah tertidur karena pengaruh obat yang dia minum, karena obat tersebut mengakibatkan kantuk bagi yang mengkonsumsi nya.
__ADS_1
"hemmmm" jawab Agnes yang tak bisa menahan kantuknya
"Tapi ini tidak nyaman Agnes!" Randy tetap gigih menyuruh Agnes pindah.
"Aku tak pernah tidur ranjang Ran!"
"Kenapa? jadi kau selalu tidur di sofa?" tanya Randy penasaran walaupun dia tau Agnes sudah setengah mengantuk.
"hemmmm!" jawab Agnes yang benar-benar diambang kesadarannya.
"Kenapa nes! jawab!" entah mengapa Randy sangat penasaran.
"Aku takut mama mencambuk ku, sakit..... benar-benar sakit!" akhirnya Agnes benar-benar tertidur dengan lelapnya.
Randy dengan segera membawa Agnes tidur di ranjang dan dengan sigap membuka piyama tidur Agnes, Randy ingin membuktikan sendiri apa ada bekas cambukan di tubuh Agnes, beruntung Agnes memakai baju tidur long dress, Setelah menyimak baju tersebut dan menutup i bagian bawah Agnes dengan selimut, Randy membalikkan tubuh Agnes dan betapa kagetnya Randy mendapati luka bekas cambukan yang terlihat seperti codet memanjang, banyak tak hanya satu, dua bekas luka, Agnes memiliki 6 bekas cambukan yang terbentang panjang di punggungnya.
Randy dengan gemetaran memegang bekas luka yang terlihat sudah membekas lama.
"Ada apa dengan mu Agnes? apa yang tak aku tau tentang kamu nes?" gumam Randy pelan,dia kemudian membaringkan Agnes Setelah membenarkan pakaian Agnes.
Di esok paginya Agnes terbangun di atas ranjang nya, semalam Randy yang melihat Agnes malah tak nyaman di atas ranjang akhirnya memilih berbaring di samping Agnes,dan Agnes dengan nyamannya memeluk Randy bagai guling, hingga menjelang subuh Randy kembali ke kamarnya.Agnes tak ingat kenapa dia tidur di ranjang akhirnya memilih untuk bangun dan bergegas mandi, seperti biasa dia mengintip keluar sebelum keluar kamar, dia tak ingin berpapasan dengan Randy.
__ADS_1
Randy yang sudah berada di ruangan nya beserta seorang anak buahnya, ya semalam Randy meminta seseorang untuk menyelidiki perihal Agnes.
"Dia anak satu-satunya tuan Alva, dan tuan Alva akhirnya menikah dengan nyonya Gia ketika nona Agnes berusia 7tahun dan membawa seorang anak lelaki berusia 4 tahun, Nona Agnes mendapatkan banyak siksaan tatkala mengetahui kalo nyonya Gia tak bisa hamil, nyonya Gia menjadikan nona Agnes sebagai boneka nya, bila tak menurut dan salah melakukan sesuatu yang di minta sang mama Nona Agnes akan mendapatkan amukan dari nyonya Gia!"
kata orang suruhan Randy yang tau informasi tersebut dari pembantu di rumah keluarga Agnes tadi pagi saat pembantu itu pergi ke pasar dengan imbalan uang yang cukup banyak.
"Tuan Randy satu lagi!"
"Apa?"
"Nona Agnes pernah di rawat oleh seorang psikolog tuan?'
"Ya aku juga tau itu! semalam bahkan aku melihat obat depresi nya!"
"Tuan...!"
"Apa lagi?"
" nona Agnes bahkan sudah di DO dari kampus karena tidak bisa membayar uang semester tuan??"
"Apa???!"
__ADS_1
bersambung....