
Marvel seperti di buat naik rollercoaster, perasaannya kadang lurus kadang naik,lalu secara tiba-tiba dihempaskan ke bawah hanya karena kehamilan Rena,
Sikap Rena bener-bener membuat Marvel frutasi.Mandi tengah malam sering dilakukan Marvel gara-gara di saat sudah on fire tiba-tiba Rena menolaknya di tengah jalan,kalopun Marvel menolak menghentikan aktivitasnya Rena akan menangis tersedu-sedu sampai membuat Marvel tak tega.
sama halnya dengan saat ini ,disaat seriusnya meeting dengan beberapa karyawan nya tiba-tiba Rena menelpon dan minta di buatkan salad buah,dan 'catet' harus Marvel sendiri yang pulang,memasak di dapur dan disaksikan Rena tentunya.
Braaakkkk
Marvel mengebrak meja meeting, semua orang yang melihat ketakutan,mereka mengira bahwa Marvel sedang marah atas laporan-laporan yang mereka berikan.
nyonya Mariana memang meminta Marvel dan semua orang di rumah utama untuk merahasiakan kehamilan Rena.
"Ada apa Tuan?"
tanya Hendra panik, pasalnya dia tau semua laporan tersebut bagus dan malah mengalami kenaikan pendapatan.
"Kerja kalian bagus! bubar!"
ucap Marvel dengan galaknya,seketika semua orang membubarkan diri takut-takut kalo mendapatkan dampak atas kemarahan singa buas itu.
Marvel memijit pangkal hidung nya sambil menghempaskan tubuhnya di kursi.
"Hen! kita pulang!!"
"apa ada masalah Tuan?"
tanya Hendra terlihat cemas,pun dengan Marcel yang masih berada di kursinya.
"Rena ingin makan salad!!"
jawab Marvel terlihat frustasi.
"Apa salahnya Tuan,tinggal kita belikan saja di restoran dengan kualitas terbaik!"
tatapan tajam Marvel pada Hendra seakan ingin menguliti si empunya.
"Kau tau hen!!dia ingin aku pulang sekarang dan memasak untuknya di dapur seperti chef yang dilihatnya di tv hari ini!! haiiissshh keponakan mu menyebalkan hen!!"
ucap Marvel dengan sangat ketus.
Hahahhahahahaha gelak tawa Hendra dan Marcel membahana di ruangan meeting itu,melihat Marvel yang biasanya selalu menang dari Rena, kini harus tunduk pada Rena karena kehamilan nya.
__ADS_1
drt...drt....drt...
suara telepon milik Marvel berbunyi,ponsel itu sedang berada di meja di depan Hendra, Marvel melirik Hendra sebagai isyarat bahwa Hendra saja yang mengangkat ponselnya.
Hendra sengaja memakai mode loudspeaker,sambil menyodorkan ponsel tersebut didepan Marvel, Marvel acuh tak acuh menanggapi sambungan telepon tersebut.
"Halllo re". kata Marvel sangat lembut, membuat kedua orang yang ada di depannya mendelik seketika,melihat beberapa menit yang lalu Marvel terlihat murka dan rasanya ingin menerkam Rena, tiba-tiba merubah menjadi lembut ketika berhubungan langsung dengan Rena.
"dasar suami takut istri!'" sindir Marcel hingga membuat Marvel mendelik tajam.
"Hallo re..."
diulang kembali oleh Marvel.
"Baaang..hiks...hiks.....kapan pulang?"
mendengar Rena menangis secara tiba-tiba Marvel berdiri
"Ya abang pulang sekarang,mau salad kan? hemm? tunggu ya..jangan menangis!"
ucap Marvel mencoba menenangkan Rena.
tut.. sambungan terputus
"siapkan mobil Hen,kita pulang,dan kau Cel!! urus semua urusan ku dikantor"
"Siap bos!!!"
ucap mereka serentak.
######
"hiks...hiks...hiks..."
Rena menangis melihat drama yang dia tonton,
"kejam sekali!! istrimu sedang hamil!!"
"kenapa kau lakukan itu hiks..hiks...hiks..."
Rena larut dalam dramanya namun pelayan yang tadi masuk memberikan minum pada Rena salah paham,dia mengira bahwa Rena sedang mengumpat pada suaminya.
__ADS_1
ketika Marvel datang dan menanyakan tentang Rena,bibi sisca yang mendapat laporan dari sang pelayan tadi menyampaikan sesuatu dengan laporan si pelayan.
Marvel berlari ke atas menuju kamarnya,dan membuka pintu dengan tergesa-gesa.
"reee??!!"
panggil Marvel ketika tak melihat Rena di atas ranjang maupun di sofa.
"Reee... Rena!!!"
teriak Marvel.
"Ada apa bang?!"
tanya Rena yang terlihat keluar dari ruang ganti baju.rena terlihat seksi dengan baju tidur yang dipakainya, perutnya yang buncit di usia kehamilan ke 5 bulan membuatnya terlihat semakin seksi.
Marvel hanya bisa menelan ludahnya sendiri,sebisa mungkin Marvel tak kan tergoda,dia takut pada akhirnya akan berujung di kamar mandi lagi.
"Ini masih siang re...kenapa kamu mau tidur, jalan-jalan ditaman belakang sana...atau ganti bajumu aku akan memasak seperti biasa!"
kata Marvel tenang sebisa mungkin.kemudian Marvel duduk disofa sambil melepaskan sepatu dan dasi nya,dia sudah berencana tak akan kembali ke kantor hari ini,dia meminta Hendra menghandle semua urusan kantor.
Tak disangka-sangka Rena melangkah dan duduk jongkok di depan Marvel,mulai membuka kancing celana Marvel.
"Jangan macam-macam re!!!"
ucap Marvel dengan galaknya,kali ini Marvel bener-bener tak mau berakhir di kamar mandi.
"ganti bajumu dan aku akan bikinin salad!"
ucap Marvel sambil menahan tangan Rena yang sudah lihai di pinggang Marvel.
Namun dengan cepat Rena menepis tangan Marvel ddan menarik sesuatu yang diinginkan Rena.
"Aku ingin membayar utangku!!"
ucap Rena sambil menikmati sesuatu yang diinginkannya, menikmatinya serasa makan es cream conelo.
"Ooh...shit!!!! istriku memang gila!!"
ucap Marvel sambil memegang rambut Rena dan menikmati servis dari sang istri.
__ADS_1
bersambung...
---yang belum menikah...jangan dibayangkan ya...hus...nanti pengen!!----🤭🤭🤭