
Kini mereka sampai dirumah sakit terdekat dan petugas langsung membawa tania keruang UGD , vino yang hendak masuk pun di cegah oleh suster .
"Maaf pak dilarang masuk , silahkan bapak tunggu di kursi tunggu " ucap suster .
"Tapi saya ingin melihat kondisi istri saya sus "
"Maaf pak ini sudah peraturan dari rumah sakit " vino pun pasrah dan menunggu diruang tunggu .
Sudah berapa lamanya vino menunggu dan akhirnya dokter pun keluar dari ruangan .
"Dok gimana kondisi istri saya " ucap vino dengan panik .
"Istri anda harus segera di operasi karena janinnya lemah dan anda harus menanda tangani surat pernyataannya untuk operasi " ucap dokter .
"Mari ikut saya pak " ucap suster , vino pun mengikuti suster tersebut untuk menandatangani surat pernyataan .
Setelah menandatangani surat tersebut dokter pun langsung melakukan operasi ..
Kini vino sudah menunggu selama 2 jam dan mendengar suara tangisan bayi ..
Oek ... oek ... oek ..
Vino pun lega mendengar tangisan bayi tersebut . Dokter pun keluar dari ruang operasi tersebut .
"Selamat pak anak anda berjenis kelamin laki laki dan perempuan, dan untuk sementara harus di masukkan dalam inkubator karna lahir prematur " ucap dokter .
"Terima kasih dok , boleh saya melihat istri saya ?" Ucap vino
"Boleh pak tapi saat ini dia belum sadarkan diri mungkin sebentar lagi dia akan sadar " ucap dokter .
Vino pun masuk dalam ruangan dan melihat tania berbaring tak berdaya membuat vino sedih sekaligus bahagia , dia sedih melihat tania yang tidak sadarkan diri dan bahagia karna dia telah melahirkan sepasang buah hati .
"Sayang cepat bangun , ayo kita melihat anak kita dia cantik dan juga tampan " ucap vino yang mencium punggung tangan tania .
__ADS_1
Vino pun keluar sebentar dari ruangan tersebut untuk menelpon kedua orang tuanya dan mertuanya .
"***Halo bunda "
"Iya vin ada apa ?"
"Bunda tania sekarang melahirkan "
"Dirumah sakit mana ?" Ucap bunda yang cemas
"Di rumah sakit xxxxxx "
"Baik bunda segera kesana*** !"
Dan bunda pun mengakhiri telpon dan vino pun ganti menelpon mertuanya .
"***Halo ma "
"Iya nak ada apa tumben nelpon "
"Iya sebentar lagi mama sama papa akan segera kesitu "
"Baik ma*** "
Setelah menelpon mertua dan orang tuanya vino kembali masuk kedalam ruangan tania , dia melihat jari jari tangan tania bergerak .
"Tania sayang " ucap vino .
Dia pun langsung memencet tombol untuk memanggil perawat dan setelah itu dokter pun datang bersama suster untuk memeriksa tania . kini tania pun sudah sadarkan diri . dokter dan suster pun keluar dari ruangan .
"V..in.. " ucap tania yang masih terbata bata .
"iya sayang kamu istirahat dulu ya " ucap vino yang menenangkan tania . tania pun melihat perutnya yang kempes pun bertanya pada vino .
__ADS_1
"vin kenapa perut aku kok kempes , apa yang terjadi sama anakku dia belum waktunya lahir " tania panik dan vino coba menenangkan tania .
"anak kita nggak kenapa napa dia sehat hanya saja terlahir prematur dan masih harus di masukkan di dalam inkubator " ucap vino .
"aku ingin melihat anak kita vin " ucap tania
"iya nanti kalau kamu udah di ijinkan dokter , baru aku antar kamu menemui anak kita " ucap vino . tania pun hanya pasrah ..
Kriett ....
suara seseorang membuka pintu dan masuk kedalam ruangan tersebut .
"tania sayang kamu gak apa apa kan ?" ucap mama tania .
"tania gak papa kok ma "
"oh iya vin dimana anak kalian bunda ingin melihat cucu bunda " ucap bunda vino . kini mertua dan orang tua tania berkumpul dan mereka keluar ruangan untuk melihat cucu mereka ..
End .
*bonus visual
Tania
Vino
***Guys dukung author ya biar author makin semangat nulisnya .
Jangan lupa like , komen , dan vote ..
__ADS_1
Maaf update nya lama .. bingung cari inspirasi alias menghayal*** 😁😁😁