Nikah Muda

Nikah Muda
Akal bulus Aditya


__ADS_3

"Adit..."geram Papa Surya,"Sini kamu."


"Damai Pa damai.."tukas Aditya seraya mengangkat dua jarinya ke udara.


"Awas kamu,ini yang terakhir Papa lihat Bella nangis seperti ini,"


"Iya Pa..."


"Ayo nak,kita tinggalkan Adit sendirian.Lebih baik kita sarapan."ajak Papa Surya.


"Iya Pa."seraya mengelap air matanya.


Papa Surya dan Bella pergi ke meja makan,sedangkan Fahri yang melihat drama mereka hanya menggelengkan kepalanya sembari tertawa kecil.


"huft..."sembari mengelus dadanya,"Beruntung hari ini aku lolos dari amukan Papa,"gumam Aditya.


Aditya memutar tubuhnya dan akan melangkah ke arah kamarnya,lalu Aditya melihat selimut yang tergeletak di atas sofa yang tadi dia tiduri.Aditya baru tersadar kalau dirinya semalam tidur di selimuti oleh Bella karena Aditya tau selimut itu selimut kesukaan Bella bila sedang menginap di rumah orang tuanya.


Aditya tersenyum dan menggeleng mengingat sikap Bella yang berubah lebih kekanak-kanakan semenjak hamil.Aditya meraih selimut itu lalu membawanya ke kamar.Meski kesal dengan sikap Bella tapi Aditya tak bisa memungkiri perhatian Bella yang tetap tak berubah.


Aditya masuk ke kamar dan lagi-lagi Bella sudah menyiapkan pakaiannya di atas ranjang serta sepatu.


"Sekesal apapun diriku padanya tetap akan kalah dengan perhatianmu padaku."gumam Aditya sembari memandang pakaiannya.


Aditya melanjutkan langkahnya ke kamar mandi dan segera mandi.


Kini Aditya sudah duduk di depan meja makan,Bella segera mengambil sarapan untuk Aditya walau wajahnya masih menyiratkan rasa kesalnya.


"Cukup sayang.. terima kasih sudah masih melayaniku."tutur Aditya tulus.


"Ya.."


Aditya segera memakan sarapannya dengan hikmat tapi Bella hanya diam menemani Aditya tanpa kata.Aditya melirik Bella lalu Aditya menyentuh tangan Bella tapi Bella menarik tangannya.


"Aku minta maaf soal tadi,aku nggak ada maksud menyakitimu.Aku tau aku salah dalam berbicara maka dari itu aku minta maaf."ucap Aditya dengan pandangan teduh.


Bella menghela nafasnya,tapi Bella enggan menatap Aditya."Sudahlah lupakan."Bella bangun dan mengambil tas ransel Aditya dan melangkah lebih dulu ke depan rumah.


Aditya memandang punggung Bella,dengan perasaan tak menentu."Maafkan aku sayang,bukan maksudku menjelekkanmu."


Aditya bangkit dan menyusul Bella ke depan rumah,Bella menyerahkan tasnya ke Aditya.


"Aku berangkat kuliah dulu."pamit Aditya dan Bella hanya menganggukkan kepalanya tanpa kata.Aditya akan mencium kening Bella tapi Bella mundur selangkah menghindari Aditya.


"Ya sudah aku berangkat."

__ADS_1


"Ya..."


***


Semenjak kejadian hari itu, hubungan Bella dan Aditya kurang berinteraksi bahkan Bella menghubungi Aditya jika ada perlu yang sangat penting.Ini sudah empat malam Aditya akan tidur di sofa,saat ini Aditya tengah memutar otaknya agar hubungannya dengan Bella membaik seperti sebelumnya.


"Gimana caranya agar hubungan aku dan Bella membaik seperti sebelumnya."gumam Aditya seraya mengusap dagunya yang kini mulai di tumbuhi bulu-bulu halus.


"Apa aku ajak jalan saja ya,lagian sudah lama tidak jalan berdua dengan Bella.Di coba deh siapa tau Bella mau aku ajak jalan."celoteh Aditya.


Aditya mencari keberadaan Bella yang kini tengah tertidur di sofa dengan tivi menyala.Aditya memandang wajah damai Bella dan berjalan mendekati Bella.


"Bell..."Aditya mengusap pipi chubby Bella.


"Sayang..bangun yuk."timpal Aditya


Bella membuka matanya dan menatap netra Aditya,"Apa?"Jawa Bella lirih.


"Kita jalan yuk.."


"Jalan kemana?"tanya Bella.


"Kemana aja,asal kamu seneng."sambung Aditya sembari mengelus pipi chubby Bella.


"Baiklah,aku siap-siap dulu."sahut Bella dan langsung bangun dari tidurnya.


Selesai dengan ganti pakaian,kini keduanya sudah di dalam mobil.Tidak ada pembicaraan di antara mereka hanya suara musik yang mengalun dari radio.Sebenarnya Aditya ingin sekali ada pembicaraan di antara dirinya dan Bella tapi Aditya bingung merangkai kata yang pas.


Aditya membelokkan mobilnya di parkiran dan turun lebih dulu lalu Aditya membuka pintu mobilnya untuk Bella.Aditya memilih berkencan dengan Bella di taman kota,mereka berjalan beriringan dan duduk di depan air mancur.


"Kamu mau apa?"tanya Aditya.


Bella mengedarkan pandangannya lalu pandangannya tertuju kepada kedai es krim,"Aku mau itu."tunjuk Bella.


"Tunggu disini,biar aku yang belikan."


Aditya segera membeli es krim kesukaan Bella yaitu rasa strawberry.Setelah mendapatkan es krim kesukaan Bella,Aditya menyerahkan es krim strawberry ke Bella.


"Terima kasih."ucap Bella.


Bella memakan es krim itu dengan nikmat bahkan Aditya sampai tidak di tawarin nya.


"Pelan-pelan makannya sayang,aku nggak akan memintanya."tukas Aditya.


"Habis es krimnya enak,aku suka apa lagi rasa strawberry."timpal Bella yang masih terus memakan es krim itu.Aditya tersenyum memandang Bella dari samping sembari tangan kanannya mengelap es krim di pinggir bibir Bella.

__ADS_1


"Sayang,jangan diamkan aku terus ya,jujur aku sedih dengan hubungan kita yang seperti ini."ungkap Aditya.


Bella menatap lekat wajah Aditya,wajah yang selalu membuatnya teduh.Bella mengangguk,Bella juga merasakan hal yang sama.


"Ya,maaf aku juga terlalu banyak menuntut."ucap Bella.


Aditya langsung merengkuh Bella seraya mencium pucuk kepalanya,lalu Aditya menggenggam tangan Bella.Hatinya menghangat karena sudah dapat maaf dari Bella juga sebaliknya.


Setelah lama berkeliling dan Bella sudah terlihat lelah, Aditya mengajak Bella pulang.Hanya membutuhkan sekitar satu jam waktu tempuh ke rumah.


Kini keduanya sudah berada di kamarnya,"Sayang, sebelum tidur kita nonton film dulu.Bagaimana,mau nggak?"tanya Aditya yang sudah membuka laptopnya.


"Boleh."


Aditya segera memasukan Kasetnya ke laptopnya dan film sudah di putar.Awal filmnya biasa saja tapi di pertengahan film ada adegan ciuman dan berlanjut ke atas ranjang.Aditya sengaja memilih film yang bergenre dewasa,agar si leher angsanya bisa masuk kandang.Aditya yakin seyakin-yakinnya kalau Bella pasti akan goyah dan juga pasti akan berakhir masa hukumannya yang tak akan dapat jatah selama sebulan.


Bella menggigit bibirnya saat adegan itu terjadi,Bella segera mematikan film yang tengah mereka tonton dan tak mau melanjutkannya, Bella memilih merebahkan diri.


"Bell,aku keluar ya.Selamat malam."tukas Aditya seraya mencium pucuk kepala Bella.


Di hatinya tengah tersenyum menyeringai,karena Aditya yakin sebentar lagi Bella akan menyusulnya dan menyuruhnya tidur di kamar.Aditya keluar dan seperti malam sebelumnya, Aditya tidur di sofa dan akan pura-pura sudah tidur.


Bella sudah berusaha memejamkan matanya,tapi bayangan adegan di film membuatnya tak bisa tidur,Bella menghela nafasnya lalu menyibakkan selimutnya.Bella turun dari ranjang dan melangkah ke luar kamar mencari Aditya.


Bella sedikit ragu membangunkan Aditya,tapi dia menginginkan Aditya malam ini.Bella memberanikan diri mencolok pipi dengan telunjuknya agar Aditya terbangun.Hati Aditya tersenyum,dia berhasil menjebak Bella agar Bella sendirilah yang menginginkannya lebih dulu.


"By.."bisik Bella sembari mencolok pipi Aditya.


Aditya pura-pura menggeliat dan mengerjapkan matanya,"Kenapa sayang?"ucap Aditya.


"Emm..tidurnya di kamar saja."pinta Bella.


Yes, akhirnya.


"Kenapa? nggak bisa tidur ya?"


Bella mengangguk dengan senyum tipisnya.


____


Selamat Tahun Baru 2022πŸŽ‰πŸŽ‰


Semoga harapan pembaca setia cerita Nikah Muda terkabulkan di tahun 2022 dan selalu di beri kesehatan.


Jangan lupa like nya.

__ADS_1


Salam hangat😘😘


__ADS_2