Nikah Muda

Nikah Muda
Mata-mata


__ADS_3

Selesai mengenakan pakaiannya,Aditya berdiri di depan cermin menatap dirinya yang mengenakan kemeja pink cerah sembari menyisir rambutnya.


"Jangan kemana-mana dulu,tunggu aku selesai mandi."pinta Bella.


"Iya..."jawab Aditya singkat.


Setelah Bella masuk ke kamar mandi,Aditya segera membuka lemari pakaiannya dan mengambil salah satu kaos dan segera memasukkannya ke dalam tasnya.


"Masa aku yang ganteng ini dan penuh pesona mengenakan pakaian berwarna pink cerah,Bella benar-benar membuat pesonaku jatuh."gumam Aditya.


Bella selesai mandi dan keluar dari kamar mandi,Bella membuka lemari pakaiannya dan mengambil pakaian yang warna senada dengan Aditya kenakan.Bella tersenyum lebar mematut dirinya di cermin.


"By..sini."


Aditya mendekati Bella dan berdiri di samping Bella"Ada apa?"tanya Aditya.


"Kita cocok kan,"cetus Bella seraya tersenyum simpul menatap dirinya dan Aditya di cermin.


"Iya kita memang cocok,bahkan sangat serasi."ucap Aditya menyenangkan si ibu hamil agar tak meminta yang aneh lagi.


Senyum Bella semakin mengembang mendengar penuturan Aditya,lalu Bella berjinjit mencium pipi Aditya.


"Yang satu lagi belum,yang.."pinta Aditya sembari menyodorkan pipinya yang belum Bella cium.


Cup


"Yang ini juga belum."tunjuk keningnya.


"Menunduk.."ucap Bella dan Aditya menundukkan kepalanya agar Bella mencium keningnya.


Cup


"Satu lagi yang ini."kata Aditya menunjukkan bibirnya.


"Nggak ah,nanti lipstiknya hilang di hisap sama kamu."tukas Bella.


Aditya mengernyitkan dahinya memandang Bella."Emang aku apaan?"dengus Aditya.


Bella hanya mengedikan bahunya dan melangkah mengambil tasnya."Kamu mau kemana?"tanya Aditya.


"Kampuslah,"


"Nggak usah ke kampus dulu,nanti saja.Aku nggak mau kalau kamu sampai kelelahan."tukas Aditya.


"Aku sudah kuat,buktinya aku mampu membuat kamu mend*esah."cetus Bella cuek.


"Kalau itu beda lagi yang...."timpal Aditya,"Jangan samakan kegiatan kita di ranjang sama kegiatan kamu di kampus."


"Tapikan aku sudah kangen kampus dan juga Risa!,"lirih Bella menundukkan kepalanya.


"Bukannya aku melarang kamu yang,ini demi kebaikan kamu.Tolong mengerti."


"Baiklah"ucap Bella pelan dengan tatapan murung.

__ADS_1


"Ayo,kita sarapan..."ajak Aditya menarik tangan Bella keluar kamarnya.


"Selamat pagi..."sapa Aditya kepada Bunda dan Sinta.


Sinta menatap Aditya lekat lalu sedetik kemudian Sinta tertawa melihat Aditya mengenakan kemeja berwarna pink cerah.Membuat Aditya dan Bella heran melihat Sinta yang tertawa.


"Apa ada yang lucu?"tanya Bella.


"Adit,kamu mau kuliah menggunakan kemeja warna ini."ujar Sinta masih dengan tawanya.


"Iya,kenapa memangnya?"balas Aditya seraya melirik gelisah ke arah Bella.


"Nggak salah,kamu memakai kemeja berwarna pink bahkan pink-nya berwarna cerah."tukas Sinta seraya menggelengkan kepalanya.


Bella yang dari tadi diam mulai berkaca-kaca dan pergi meninggalkan semuanya.


"Kak Sinta sih, jadi Bella sedihkan."tukas Aditya memutarkan tubuhnya mengejar Bella yang lebih dulu meninggalkannya.


"Maaf,,,"sahut Sinta.


Aditya mencari Bella ke kamar tapi Bella tak ada di kamar bahkan kamar mandi juga nggak ada.


"Bell...kamu dimana sayang..."teriak Aditya yang terus mencari Bella.


Aditya keluar dan mencari Bella ke setiap ruangan tapi Bella tetap tidak ada.Saat akan turun ke bawah. samar-samar mendengar Isak tangis dari arah balkon depan.Aditya berjalan cepat dan membuka pintu lalu Aditya keluar,Bella tengah menangis dan terduduk di lantai sembari menekuk kakinya dan wajahnya di tenggelamkan di lipatan tangannya.


"Sayang..."panggil Aditya lembut.


Aditya mendekati Bella dan Aditya ikut duduk di samping Bella seraya menyentuh punggung Bella.


Bella mendongakkan kepalanya menatap Aditya masih dengan Isak tangisnya."Beneran."jawab Bella sesegukan.


"Iya,jangan nangis lagi ya..."pinta Aditya lalu Aditya memeluk Bella dan mencium pucuk kepala Bella.


"Janji ya,Hubby harus mengenakan baju ini.."ucap Bella.


"Ya..."


Maaf sayang aku nggak janji,semoga kamu nggak marah.Batin Aditya


"Ayo,kita sarapan."ajak Aditya dan Bella mengangguk seraya menyeka air matanya.


"Jangan nangis lagi ya,nanti cantiknya hilang."rayu Aditya


"Iya,aku nggak akan nangis lagi biar tetap cantik,"


Aditya tersenyum mendengar Jawaban Bella yang seperti bocah umur lima tahun yang di rayu premen agar berhenti menangis.


Selesai sarapan Bella mengantarkan Aditya ke depan rumah sembari membawa tas Aditya.


"Aku berangkat kuliah dulu ya,"pamit Aditya.


"Ya,tapi janji jangan ganti bajunya terus jangan tebar pesona terus jangan ganjen terus jangan ngelirik cewek-cewek di kampus apalagi janda terus----"

__ADS_1


Cup


Aditya mencium bibir Bella agar berhenti berbicara yang tidak-tidak."Hanya kamu sayang.... perempuan yang ada di hati aku.Jangan pikirin yang aneh-aneh,cukup satu yang kamu pikirkan yaitu jaga kesehatan kamu dan bayi-bayi kita."ucap Aditya seraya mengelus perut Bella.


"Paham..."sambung Aditya.


"Ya,terus----"


"Beeell..."potong Aditya.


"Dengerin dulu,,,aku belum selesai ngomong..."rengek Bella.


"Ya, lanjutkan."


"Terus pulang dari kampus mau kemana dulu?"


"Oh itu,aku mau ke bengkel dulu.Mau ngecek sekaligus mau bantuin Bang Edo,lagian aku sudah lama nggak ke bengkel."tukas Aditya.


"Ya udah sonoh berangkat,nanti telat dari tadi ngomong terus kayak burung beo."cibir Bella.


"Yang dari tadi ngajakin ngobrol itu siapa.."ucap Aditya gemas bin kesel.


"Ya Hubby lah,"sahut Bella.


"Aku berangkat,"pamit Aditya seraya melangkah menuju mobilnya.


"Ingat pesanku,jangan tebar pesona terus jangan lirik cewek-cewek terus----"


"Iya sayang iya.."seru Aditya kesal.


""Aku kan cuman ngingetin,"sungut Bella.


***


Aditya menepikan mobilnya di pinggir jalan dan berganti pakaian,kemeja pink yang di pilih Bella di letakan begitu saja.


"Siapa juga yang mau pakai baju warna pink cerah, Bella mah benar-benar mau menjatuhkan pesonaku."gerutu Aditya.


Aditya melanjutkan perjalanannya lagi tanpa dia ketahui,Bella sudah mengirim mata-mata.


Aditya sudah sampai di kampus dan berjalan ke kelasnya,dari kejauhan ada yang memotret Aditya bahkan di setiap kegiatan Aditya di potret setelah itu di kirim ke Bella.*Siap-siap Dit,kamu bakal kena semprot habis-habisan sama Bella*ucap othor.


Selesai kuliah Aditya melanjutkan aktivitasnya ke bengkel.


"Hai bang..."sapa Aditya.


"Eh Adit,dari mana saja Lo..."sahut Bang Edo.


"Sibuk Bang ngurusin bumil dan kuliah."tukas Aditya.


Aditya memakai baju bengkel dan membantu Bang Edo,saat sedang berdiri dan bertanya pada pelanggannya tentang kendala motor pelanggannya tiba-tiba ada perempuan yang body-nya semok mendekati Aditya dan bertanya alamat ke Aditya.Perempuan itu berdiri di samping Aditya.


"Mas alamat ini di mana ya?"ucap wanita itu seraya menunjukkan handphonenya.

__ADS_1


Aditya mencondongkan tubuhnya melihat handphone wanita itu."Oh ini, mbaknya tinggal jalan ke arah sana dan nanti ada tikungan, Mbaknya terus saja mengikuti jalan itu dan nanti ada gang kecil,di situ alamat yang Mbak cari."ucap Aditya seraya tersenyum kepada wanita itu dan wanita itu juga tersenyum karena terpesona dengan ketampanan Aditya.


Cekrek


__ADS_2