Nikah Muda

Nikah Muda
Ke kantor Papa Surya


__ADS_3

Setelah selesai cek kandungan dan juga sudah mengambil vitamin untuk Bella.Bunda dan Bella beriringan keluar dimana mobil Bunda Ratna terparkir.


"Bun,Bella langsung ke kampus ya..."ujar Bella.


"Iya,nak.Bunda antar kamu ke kampus,Bunda nggak akan biarkan kamu ke kampus sendirian.Ingat kalau kamu sekarang sedang bawa calon cucu Bunda."tegas Bunda seraya menyalakan mobilnya dan keluar dari area parkir mobil.


"Iya, Bundaku sayang...sekarang semakin posesif."cetus Bella.


"Harus, Bunda Harus melakukan itu agar Bunda tidak kehilangan calon cucu Bunda lagi."timpal Bunda yang tetap fokus mengendarai mobilnya.


Bella hanya melengos mendengar penuturan Bunda, tiba-tiba Bella teringat Aditya dan mengecek handphonenya.Tidak ada pesan dari Aditya membuat hati Bella di rundung sedih,Bella menyimpan kembali handphonenya dan menatap ke luar jendela melihat lalu lalang kendaraan.


Bella rindu Aditya,ia ingin sekali mengabari suaminya kalau dia sedang mengandung buah cinta mereka, apalagi calon buah hatinya kembar.Pasti Aditya akan sangat bahagia mendengarnya.


Tak terasa mobil yang di kendarai Bunda sudah sampai di depan kampus Bella,"Bella masuk dulu ya, Bun."pamit Bella.


"Iya,ingat kamu jangan sampai lelah.Kalau ada apa-apa segera hubungi Adit."peringatan Bunda.


"Iya..."Bella mengangguk dan membuka seatbeltnya lalu mencium tangan Bunda dan keluar dari mobil.


Bella berjalan sendiri sembari memperluas pandanganya,berharap bertemu Aditya tapi sampai di depan kelasnya Bella tak melihat Aditya.Bella menghela nafasnya lalu memilih masuk ke dalam kelas karena sebentar lagi mata kuliahnya akan segera di mulai.


***


Sedangkan Aditya kini tengah berada di perpustakaan di temani oleh Sandi teman sekelasnya.Pikiran Aditya hanya tertuju sama Bella,hatinya resah dan juga merasa bersalah karena tadi pagi dia tak pamit sama Bella,tapi dia juga kesal karena Bella selalu mengatakan dia bau padahal dia tak bau bahkan sangat wangi.


"Dit,gue tunggu di luar."bisik Sandi seraya bangkit dari duduknya.


"Oke,,,"sahut Aditya.


Aditya pun segera menyelesaikan materi yang sedang dia pelajari,setelah itu Aditya menemui Sandi yang sedang menunggu di luar perpustakaan.


"Ayo,kita ke kelas.."ajak Aditya dan Sandi pun mengikuti Aditya.


"Dit,Lo tau Bella yang jurusan akuntansi?"tanya Sandi yang berjalan beriringan dengannya.


"Taulah, kenapa memangnya?"


"Dia cantik,gue suka sama tuh cewek."ungkap Sandi.


"Apa..!"pekik Aditya.

__ADS_1


"Kenapa?"Sandi berhenti dan mengernyitkan dahinya menatap Aditya bingung.


"Lo tau,Bella itu siapanya gue?"tanya Aditya menatap Sandi kesal.


Sandi menggelengkan kepalanya,"Emang di pacar kamu?"sandi balik tanya.


"Lebih dari itu,Bella itu adalah istri gue.Paham Lo!"tegas Aditya.


"Ha, istri..."cicit Sandi.Sedetik kemudian sandi tertawa seraya menepuk pundak Aditya."Nggak lucu Dit candaan Lo."tukas Sandi yang masih tertawa.


"Gue serius kali,Bella itu istri gue.Gue dan Bella nikah pas gue dan dia masih duduk di bangku SMA."kesal Aditya.


"Jadi beneran,Bella istri Lo."


"Iya lah,masa gue bohong."tukas Aditya.


"Sorry,gue nggak tau kalau Bella itu istri Lo,tapi ngomong-ngomong Lo hebat bisa dapatin Bella.Dia itu cantik dan kelihatanya dia pintar."cetus Sandi seraya menepuk bahu Aditya dan melanjutkan langkah kaki mereka ke kelas.


Ngomongin Bella,aku jadi kangen dengannya.Batin Aditya.


Ting.


Bunyi hape Aditya dan Aditya melihat satu pesan dari Mamanya.


Dit,nanti pulang dari kampus langsung ke kantor papa ya.Ada hal yang ingin papa sampaikan,tapi jangan ajak Bella.


Me.


Iya pa...


Setelah berbalas pesan dengan papanya,Aditya langsung menyimpan kembali handphonenya ke saku celana.


Waktu terus bergulir beranjak siang,sang Surya tengah merajai bumi.Aditya tengah berdiri di halaman kampus berharap bertemu Bella karena Aditya sudah menelpon Bella tapi hapenya tidak aktif.Aditya melihat jam di handphonenya biasanya Bella sudah keluar dari kelasnya tapi sampai saat ini Bella tak menampakkan batang hidungnya.


Sudah cukup lama Aditya menunggu di sana dan saat itu juga teman satu kelas Bella lewat.


"Eh,tunggu.Kamu teman satu kelas dengan Bella Lestari anak akutansi bukan?"tanya Aditya.


"Iya,benar.kenapa?"


"Bellanya sudah keluar belum?"tanya Aditya.

__ADS_1


"Kayaknya tadi sudah pulang,dia terlihat buru-buru."ujar teman satu kelas Bella.


"Oh..ya sudah,makasih ya."sambung Aditya


"Ya..."


Pada akhirnya, Aditya langsung berangkat ke kantor papanya,karena waktu terus berjalan dan juga Aditya penasaran yang akan papanya katakan.


Sesampainya di kantor Papa Surya, Aditya langsung saja berjalan ke ruangan Papa Surya.Semua karyawan Papa Surya menyapa Aditya karena mereka tau kalau Aditya adalah anaknya sang bos.Aditya juga membalas sapaan karyawan papanya.


"Papa ada?"tanya Aditya kepada sekretaris papanya.


"Ada, silahkan langsung saja masuk.Beliau sudah menunggu anda."ucap sekretarisnya Papa Surya.


Aditya langsung saja masuk tanpa mengetuk pintu, Papa Surya tengah duduk di kursi kebesarannya seraya menatap laptop.


"Pa.."panggil Aditya.


Papa Surya langsung mendongakkan kepalanya dan tersenyum melihat Aditya sudah tiba.


"Duduk Dit.."titah Papa Surya.


Aditya langsung duduk di kursi dan berhadapan langsung dengan papanya.


"Kenapa papa suruh Adit datang ke kantor?"


"Papa sudah pernah mengatakan kalau kamu yang harus meneruskan usaha Papa ini,jadi papa mau mengajari kamu tentang perusahaan papa ini ke kamu."ungkap Papa Surya.


"Oh, baiklah..."jawab Aditya.


Dan hari itu Aditya mempelajari tentang bisnis Papa Surya dengan serius hingga waktu menjelang petang.Aditya dan Papa Surya pulang menggunakan mobil masing-masing.


Aditya tiba di rumah pukul tujuh malam,tapi Aditya merasa aneh dengan keadaan rumah yang sepi.


Kenapa gerbang rumah di biarkan terbuka lebar dan kenapa rumah gelap begini.Batin Aditya bingung menatap sekitar rumahnya.


Aditya berjalan dan melihat pintu rumah terbuka lebar,sehingga membuat jantungnya berdegup kencang.


"Ada apa ini,kenapa pintu rumah terbuka lebar."gumam Aditya.


Dooor

__ADS_1


Suara letupan dari dalam rumah dan terdengar suara Bella.


"ADIT...."jerit Bella.


__ADS_2