Nikah Muda

Nikah Muda
Senjata makan tuan


__ADS_3

Aditya tengah menikmati belaian tangan Bella di kepalanya,yang berada di pangkuan Bella seraya memejamkan matanya.Hal ini adalah momen yang sangat Aditya sukai.


" Bell,,,"ucap Aditya yang masih menikmati belaian tangan Bella.


"Hmm.. kenapa?"sahut Bella memandang Aditya.


"Lusa, anak-anak mau ngadain pesta kelulusan.Kamu nggak usah ikut ya..."pinta Aditya.


" Kenapa memangnya?"tanya Bella.


"Kamu kan baru sembuh,aku nggak mau kalau kamu nanti kelelahan."tukas Aditya yang menatap netra Bella.


Bella mengerucutkan Bibirnya." Tapi kan----"


"Bell.."potong Aditya mendelikan matanya.


" Iya iya,aku nggak ikut."dengus Bella.


" Bukannya aku melarang kamu.Kamu juga harus ingat apa kata dokter,nggak boleh kecapean.Paham!."tegas Aditya yang,menarik tangan Bella untuk di letakan di dadanya.


" Baiklah..."ucap Bella pasrah.Bella juga tidak mau membuat Aditya terus-menerus merepotkannya.


" Ayo kita tidur ,ini sudah malam."ajak Aditya dan Bella pun patuh.


***


Waktu pun terus bergulir,hari berganti hari.Acara pesta kelulusan sudah siap tepatnya di kawasan hotel XS.


Kini Aditya tengah bersiap-siap mengenakan kemeja di bantu oleh Bella mengancingkan bajunya.Selesai dengan pakaian Bella juga membantu mengenakan Aditya sepatu.


Aditya berjalan ke arah cermin untuk memastikan apa sudah terlihat rapih atau belum.Sebenarnya Bella dari tadi memasang wajah masam,bukan karena ingin ikut melainkan Bella tak suka melihat Aditya terlalu keren di tambah lagi wajah Aditya yang tampan rupawan.


Bella mendengus samar saat Aditya bercermin untuk memastikan penampilannya, Bella nggak rela kalau Aditya di puja-puja perempuan lain.Aditya menatap Bella dari cermin,melihat wajah Bella yang terus di tekuk.Aditya berbalik dan berjalan mendekati Bella lalu merengkuh pinggang Bella.


" Kamu kenapa sih,dari tadi mukanya di tekuk terus,hemm."tanya Aditya seraya mencubit hidung Bella gemas.


" Aku nggak rela kamu pergi,pasti di sana semua cewe bakal mandangin kamu terus."ungkap Bella sambil mencebikan bibirnya.

__ADS_1


Aditya tersenyum lalu mencium bibir ranum Bella yang sudah jadi candunya." Kamu cemburu. "goda Aditya.


Bella memutarkan matanya,buat apa Aditya berbicara seperti itu sudah jelas-jelas dia cemburu.


Cup,mencium pipi kiri Bella.


"Aku akan menjaga cinta ini untukmu."


Cup,mencium pipi kanan Bella.


" Aku nggak akan pernah berpaling dari kamu."


Cup,mencium bibir Bella.


" Karena aku hanya akan cinta sama kamu,meskipun nanti di sana banyak cewek-cewek cantik cinta dan hati aku sudah milik kamu bahkan sudah aku kunci.Jadi kamu nggak perlu khawatir ya."tutur Aditya yang langsung membawa Bella ke dalam dekapannya.


" Tapi tetap saja aku nggak suka,kamu nggak usah berangkat ya."mendongakkan wajahnya menatap Aditya,memelas adalah jurus andalan Bella.


"No..."menggoyangkan jari telunjuknya."Aku harus tetap menghadirinya,sayang.Aku sudah janji sama temanku yang lain."tukas Aditya.


" Ya sudah,sana..."mendorong tubuh Aditya dengan perasaan kesal.


" Ayo,antar aku depan.."pinta Aditya seraya merangkul pinggang Bella.


Dengan malas Bella menuruti keinginan Aditya menemaninya sampai ke depan rumah.


" Aku berangkat dulu ya!,jangan cemberut gitu dong,sayang..."menjawil bibir Bella yang monyong lima centi.


" Ya sudah sana berangkat..."usir Bella ketus.


" Ya.."sekali lagi Aditya mencium pipi chubby Bella.


Kini mobil yang di kendarai Aditya sudah meninggalkan halaman rumah.Bella yang masih berdiri menatap mobil yang di kemudikan Aditya sampai menghilang di belokan jalan menuju ke jalan utama.Bella menghela nafasnya kasar dan menghentak-hentakkan kakinya dengan kesal,Bella benar-benar nggak rela kalau banyak yang melirik Aditya.Karena Aditya cowok keren dan paling tampan di sekolah sehingga banyak para kaum hawa yang mendambakan Aditya menjadi pasangannya di tambah lagi pasti akan bertemu dengan si ulat bulu, Nanda.


***


Kurang lebih satu jam, Aditya sampai di tempat acara dan juga sudah memarkirkan mobilnya di lobby hotel XS.

__ADS_1


Kedatangan Aditya di sambut oleh Sigit yang sudah tiba lebih dulu.Mereka beriringan masuk ke dalam tempat acara yang sudah di penuhi para sahabatnya.


Acara pun di mulai dari penyambutan dari ketua OSIS dan di lanjutkan dengan pidato yang di bawakan oleh salah satu guru mereka.Semakin lama acara tersebut semakin meriah apalagi ada acara dansa nya.


Nanda tersenyum bahagia,karena Aditya datang tanpa di dampingi oleh Bella. Nanda pun merencanakan niatan licik terhadap Aditya.Nanda menghampiri Mayang dan Siska untuk memuluskan rencana licik Nanda.


" May,Sis.Lo berdua harus bantu gue."ucap Nanda dengan senyum menyeringai.


"Bantuin apaan?"tanya Siska bingung.


" Siska,Lo campurin obat ini ke minuman Aditya."cetus Nanda.


" Caranya? "


Nanda mendengus saat Siska bertanya." Lo masukin obat ini ke dalam minuman ini,lalu Lo nyuruh orang kasih minuman ini ke Adit.Tapi ingat jangan sampai ke tuker!"tukas Nanda.


" Oh..emang ini obat apaan?"tanya Siska yang memang tidak tau itu obat apa.


" Lo mah oon,ini tuh obat perangsang."celetuk Mayang yang dari tadi diam.


" Obat perangsang? "cicit Siska.


" Iya oon.Sudah cepat nyuruh orang buat kasih minuman ini ke Adit."suruh Nanda yang gemas melihat Siska yang sedikit Lola(loading lama).


Siska pun langsung menyuruh salah satu temannya dan memberikan minuman itu untuk Aditya.Tanpa mereka sadari ada sepasang mata dan telinga tengah memperhatikan Nanda dan kedua teman laknatnya.


Dia adalah Risa.Risa pun bergerak cepat menghampiri orang suruhan Siska dan menukar minuman itu.Minuman yang buat Aditya di tukar sama minuman yang ada di atas meja sedangkan minuman yang ada obatnya di kembalikan ke Nanda dengan cara yang sama yaitu menyuruh orang mengantarkannya kepada Nanda.


Nanda yang memang mulai gugup akan rencananya seketika haus dan pada saat itu orang yang di suruh Risa untuk memberikan minuman itu langsung di ambil Nanda dan di minum sampai tandas.Dari kejauhan Risa tersenyum senang,akhirnya senjata makan tuan.


Risa pun menelpon Sigit untuk memberi tahu soal rencana licik Nanda,Sigit terkekeh-kekeh saat mendengar penjelasan dari Risa.


"Kenapa?" tanya Aditya yang heran dengan Sigit.


" Lo tau,si Nanda punya rencana licik ke Lo.Yaitu dia mencampurkan obat perangsang ke dalam minumanmu tapi untungnya semua rencana liciknya di ketahui oleh Risa dan sekarang malah si Nanda yang meminumnya."Sigit terkiki-kikik menjelaskannya kepada Aditya.


" Wah parah tuh cewek."tukas Rio yang memang sedang bergabung dengan mereka.

__ADS_1


Sedangkan Nanda mulai merasakan efek dari obat perangsang itu, badannya mulai kepanasan dan ke gerahan.


__ADS_2